My Lovely,My CEO

My Lovely,My CEO
Bab 30


__ADS_3

jam makan siang telah tiba arisha,devi dan ady menuju kantin kantor ketika berjalan semua mata tertuju kepada mereka, terutama kepada arisha


arisha yang merasa dirinya ditatap akhirnya bertanya kepada sahabatnya


" guys kenapa mereka kayaknya ngeliatin kita deh,dan kayaknya mereka dari tadi lihatin aku? apa hanya perasaanku saja ya ? ucap nya dengan mata yang masih mengamati sekeliling


" ah itu mungkin hanya perasaanmu saja sha " ucap devi dengan sedikit gugup


" apa kamu yakin gak ada yang kalian sembunyikan dari aku selama aku gak kerja ?" sidik arisha


Devi dan ady saling pandang dan mereka meyakinkan arisha bahwa tidak ada yang perlu dipikirkan


mereka pun menikmati makan siang dengan pada pikiran masing-masing,dan arisha pun tidak ambil pusing


setelah mereka menikmati makan siang mereka melanjutkan kerja mereka masing masing


jam kantor telah usai arisha menuju mansion dengan menggunakan taksi sebab tadi bryan berpesan bahwa dia akan pulang terlambat sebab masih ada acara diluar


setelah sampai arisha segera membersihkan diri dan merebahkan tubuhnya di ranjang sebab dia lelah dengan hari ini


karena terlalu lelah arisha tak menyadari bahwa sang suami telah pulang dia begitu terlelap dalan tidur nya


" seperti kamu lelah sekali sayang sampai aku pulang kamu tak tahu " ucapnya sambil mengelus puncak kepala dan segera mencium kening arisha


sementara arisha yang terusik akan suaminya terbangun


" kakak sudah pulang ? sambil bangkit bangun


" iya barusan " sambil menuju kamar mandi

__ADS_1


" apa kakak sudah makan? kalau belum biar aku siapkan" sambil melangkah keluar


namun belum sampai melangkah keluar tangannya sudah ditarik oleh suaminya hingga masuk ke pelukan bryan


" aku tadi sudah makan, sekarang aku hanya ingin kamu sayang " ucapnya sambil mencium leher arisha


deg


tubuh arisha seakan meremang mendengar ucapan suami nya sebab memang selama mereka menikah hampir 1bulan arisha belum memberikan hak nya kepada suaminya


" kamu Kenapa yang kok diem ? tanya bryan yang melihat dang istri hanya diam


" ah itu anu,ah sudah lah lebih baik kakak mandi dulu arisha mau ke dapur sebentar " ucapnya sambil berlari keluar sebab jantung nya semakin tak karuan dekat dengan suaminya


bryan yang melihat hanya tersenyum dan segera membersihkan diri


setelah dirasa keadaan sudah tenang arisha kembali ke kamar mereka dan bersama itu bryan baru saja selesai mandi dan arisha disuguhkan dengan pemandangan yang luar biasa


arisha hanya bisa menelan salvina


" ya tuhan tubuh kak bryan " batin arisha


" sudah belum mandangin tubuh aku yang sempurna" sambil tersenyum menggoda sang istri


arisha yang mengetahuinya segera memalingkan wajah kesamping


" kak pakai baju dulu !" ucap arisha


namun bryan yang melihat istrinya malu segera mendekati dan menggoda sang istri

__ADS_1


" kamu gak usah malu yang semua ini kan punya mu " mendekati arisha dan menggoda nya


bryan pun segera meraih pinggang arisha dan tangan satunya meraih tekuk arisha sejenak mereka menikmati ciuman panas itu semakin panas dan akhirnya Bryan menuntut sang istri ke ranjang mereka


" apakah boleh kalau aku minta " dengan suara parau nya


tanpa menjawab arisha hanya menganggukkan kepalanya sebab dia juga sebenarnya menginginkannya


mendapatkan lampu hijau dari sang istri bryan pun segera beraksi sebab dia kuga sudah menahan hasratnya menunggu sang istri


( untuk adegan dibayangkan sendiri ya author bingung kata katanya 😂🙏)


mereka pun melewati malam penuh pergulatan berulang ulang seolah tak ada lelah


keesokan paginya arisha yang ingin bangun meringis kesakitan diarea sensitif ini semua karena ulah sang suami


bryan yang terbangun karena gerakan sang istri segera mendekati nya


" sayang apa masih sakit ? ucap bryan


" iya kak sedikit sakit ,dan aku mau ke kamar mandi tapi dibuat jalan sakit kak " ucap arisha sambil meringis kesakitan


" sini aku bantu turun " sambil menggendong tubuh istri dan menyingkirkan selimut yang menutupi tubuh arisha


" kak aku malu" sambil menenggelamkan wajahnya di dada sang suami


" kenapa harus malu aku sudah melihat semuanya yang " sambil berjalan menuju kamar mandi sambil menggendong arisha


tanpa penolakan arisha hanya pasrah mengikuti sang suami

__ADS_1


dan acara mandi pun dilalui sangat panjang sebab bryan mengulang lagi kegiatan malamnya


__ADS_2