
Jam makan siang telah tiba para karyawan sudah berhamburan menuju kantin untuk makan siang
seperti biasa arisha,devi dan adi menikmati menu makan siang mereka
selesai makan siang mereka mengobrol tanpa terasa jam istirahat sudah selesai mereka bergegas menuju tempat kerja masing-masing
" sha,tolong kamu keruangan saya" perintah retno
" baik bu " ucap arisha sambil berjalan menuju ruangan atasannya
tok tok tok
" masuk " ucap retno
" selamat siang bu,maaf kalau boleh tau ada apa ya ibu memanggil saya?" tanya arisha
" tolong kamu berikan berkas ini kepada presdir !" sambil menyodorkan beberapa berkas
" maaf kalau boleh tau kenapa harus saya bu ?" tanya arisha bingung dan mengambil berkas tersebut
" saya kurang tau tadi pak presdir meminta kamu untuk mengantar"
" sudah kamu segera antar dokumen ini ke presdir sebab beliau tidak suka menunggu !" imbuhnya
" baik bu,kalau begitu saya permisi dulu " ucap arisha sambil bergegas keluar
" aneh seperti ada hubungan antara arisha dengan presdir sebab beliau selalu meminta arisha untuk mengantar dokumen tersebut" guman retno
" ah... sudahlah itu urusan mereka kaum muda " sambil tersenyum
sementara itu arisha yang berjalan menuju ruangan presdir segera meminta izin kepada sekretaris bos nya
" selamat siang mbak via,saya ingin menyerahkan berkas kepada presdir apa beliau ada didalam ? " tanya arisha
" eh...arisha,pak bryan baru aja selesai makan siang diluar sekarang pak bryan didalam dengan pak risky,masuk aja sha !"
" baiklah mbak via kalau begitu saya permisi dan terima kasih atas waktunya "
tanpa menjawab via hanya tersenyum kepada arisha
__ADS_1
tok tok tok
" masuklah" perintah bryan
" permisi pak saya membawa berkas yang bapak minta " ucap arisha
" ris, tolong kamu tinggalkan ruangan saya nanti jika ada sesuatu saya akan hubungi kamu " ucap bryan tanpa menjawab arisha
" baik tuan saya permisi nanti jika tuan membutuhkan sesuatu saya ada di ruangan saya tuan " ucap risky sambil berpamitan kepada bos nya
" kamu duduk lah disitu " tunjuk bryan kepada kursi didepan mejanya
dengan mengangguk arisha melangkah kan kaki nya menuju kursi tersebut
arisha meletakkan berkas diatas meja sementara bryan hanya duduk tersenyum melihat arisha yang gugup
" gak usah gugup kayak gitu sha ?" ucap bryan santai
arisha yang mendengar bryan bicara dengan nada santai langsung mendongak kan wajah ny kepada atasannya
dia bingung bisa bisanya dikantir bryan bicara sesantai itu
" maaf pak " ucap arisha sambil menunduk
" iya kak,eh pak maksud saya " dengan nada gugup
" haduh kenapa aku jadi grogi sih bicara sama kak bryan " guman arisha dalam hati
Bryan hanya tersenyum lucu melihat gadis didepannya
" sha.. gimana kabar kamu selama ini ?" tanya bryan
" maksud bapak gimana ya ?" tanya nya dengan kebingungan
" maksudnya saya gimana keadaan kamu sekarang ?"
"oww .maaf saya hanya kaget bapak bertanya begitu " ucap arisha
" Alhamdulillah saya dan keluanga sehat pak "
__ADS_1
" syukurlah sa,kalau boleh tau apa kamu sudah punya suami atau pacar ? maaf kalau saya bertanya masalah pribadi mu ?"
" ehhh... tidak apa apa pak "
" kebetulan saya masih sendiri "
tanpa menjawab bryan hanya tersenyum geli dibenaknya dia senang sebab dia masih punya kesempatan untuk memiliki arisha
keadaan ruangan hening sejenak setelah arisha membuyarkan keheningan
" maaf pak jika tidak ada lagi yang dibutuhkan saya keluar dulu "
" eh.. tunggu dulu ! apa nanti saya boleh mengantarkan kamu pulang ? tanya bryan
arisha membulat kan kedua matanya sambil melongo mendengar ucapan atasannya
" mohon maaf pak sebelum nya saya nanti pulang sendiri saja saya takut nanti akan menjadi bahan omongan dari para karyawan mereka akan beranggapan bahwa saya sudah menggoda atasan saya " ucap arisha
" kamu tidak usah khawatir nanti setelah pulang kerja kamu tunggu saya dihalte dekat kantor yang biasa kamu pakai buat nunggu bus ! ucap bryan
" tapi pak..." belum sempat mengucapkan bryan sudah menjawab
" tidak ada penolakan ini perintah" ucapnya dengan tegas
arisha hanya menunduk kan kepala dengan kepasrahan nya
" baiklah pak kalau begitu saya permisi " sambil membungkuk berpamitan dengan bryan
bryan hanya mengangguk kan kepala dan tersenyum bahagia segera dia meraih ponselnya
tut tut tut tut
" ris...nanti kamu gak usah antar saya kamu duluan aja pulang istirahat lah diapartement "
" baik tuan"
" nanti setelah acara ku sudah selesai saya akan menghubungi kamu lagi " dan segera mengakhiri panggilan ponselnya
dengan menggerutu risky hanya menghembuskan nafas kasarnya
__ADS_1
" untung kamu boss saya jika tidak saya akan gambar anda tuan karena seenaknya sendiri " batin risky
mohon maaf author telat up nya dikarenakan sibuk dengan persiapan acara nikahannya adik suami saya🙏