
Setelah memutuskan untuk resign dari perusahaan milik Dira. Aicel memilih kembali ke rumah orang tuanya. Sebenarnya Aicel bukan sepupu Marcel. Ia adalah adik tiri Marcel. Namun Marcel sangat benci dengan ibunya Aicel yang sudah menjadi orang ketiga untuk keluarga Marcel.
Aicel kembali ke rumah orang tuanya yang sudah cukup lama ia tinggalkan. Di sana ia juga melihat mobil Marcel yang sama-sama baru tiba.
" Apa kabar?" ucap Aicel
" Ada apa kau kembali ke sini? Bukankah kau kabur dari rumah sudah cukup lama. Kau memutuskan pergi karena ayah memaksamu ke london. " ucap Marcel
" Aku terpaksa kembali ke sini lagi. Aku tidak ada pekerjaan. Sudah menganggur." ucap Aicel
" Loh pekerjaanmu di kantor itu. Ada masalah apa?" tanya Marcel sambil berjalan menuju pintu rumah.
" Nanti lah aku jelaskan" ucap Aicel
Ayahnya Marcel yang bernama Alexander datang menyambut kedatangan mereka berdua.
" Hai sayang. Hari ini pasti hari keberuntungan ayah. Kalian berdua datang ke sini. Ayah sangat merindukanmu putriku" ucap Alex sambil memeluk putrinya.
" Aku juga rindu dengan ayah. " ucap Aicel
__ADS_1
Setelah melepaskan pelukan ayahnya. Aicel menatap ibunya yang berada di samping ayahnya. Ia benci dengan ibunay yang begitu tega menjadi orang ketiga untuk keluarga Marcel.
" Apa kau tidak rindu dengan ibu nak?" ucap Arini ibu kandung Aicel
"Aku juga rindu bu." ucap Aicel sambil memeluk ibunya
Namun berbeda dengan Marcel. Ia mengganggap Arini tidak ada. Dia tidak pernah bicara sepatah katapun dengan Arini. Selama ini Marcel hanya mengunjungi rumah ayahnya untuk keperluan bisnis.
Mereka menikmati makan malam bersama. Setelah makan malam selesai Marcel berbkncang dengan Aicel.
" Kenapa kau resign dari kantor itu?" tanya Marcel
" Aku kesal sekali. Tadi pagi aku tidak sengaja tahu pernikahan anaknya presdir dengan suami Tania." ucap Aicel
"Iya suami Tania. Pantaslah dia naik jabatan. Rupanya dia gandeng anak atasannya itu. Tega sekali dia dengan Tania. Belum sampai sebulan Tania kehilangan bayinya. Kini Ia sudah menikah lagi diam-diam." ucap Aicel
" Apa hubungannya dia menikah dengan kamu yang resign." ucap Marcel
" Presdir tak hargai aku. Dia ancam aku. Dia bilang akan memecatku jika aku bocorkan hal ini ke Tania. Padahal aku tidak ada niat kasi tahu. Sok sangat pak tua itu. Dia kira hebat sangatkah dia itu" ucap Aicel
__ADS_1
Marcel tersenyum melihat adiknya yang marah. Ia teringat dengan Tania. Sudah cukup lama ia tidak berjumpa dengannya. Terakhir berpapasan di kantor Dio. Namun Marcel sengaja berpura-pura tidak mengenalnya.
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
6 bulan kemudian
Tania sedang berbelanja ke sebuah mall. Namun secara tidak sengaja ia berpapasan dengan Marcel.
Tania mengalihkan pandangannya ke arah lain. Ia tahu Marcel pernah berpura-pura tidak kenal dia. Jadi dia ingin berpura-pura tidak kenal Marcel saat ini.
"Dia kelihatan berbeda sekarang. Dia kelihatan sangat kurus. Apa dia begitu menderita karena di madu." batin Marcel sambil memandangi tubuh Tania.
Tania teringat dengan sahabatnya Aicel. Sudah 6 bulan ini dia tidak pernah kontak dengan Aicel. Tania sudah bertanya ke Dio. Katanya Aicel sudah berhenti bekerja setelah bertengkar dengan presdir. Tania ingin tahu kabar sahabatnya itu. No ponsel Aicel juga sudah tidak aktif.
Tiba-tiba terdengar dari ada suara wanita yang sangat mirip dengan Aicel menghampiri Marcel. Membuat Tania kaget dan langsung menoleh ke arah Marcel.
" Cel..Kemana saja sih. Katanya mau belikan aku baju dan sepatu." teriak Aicel
" Aicel.." teriak Tania
__ADS_1
" Tania" ucap Aicel
bersambung