
Dio tidak ingin Tania meminta cerai. Dio berjanji akan berlaku adil pada keduanya. Namun Dira begitu marah.
" Kalau sudah ketahuan gini buat apalagi memadu kami. Sekarang pilih saja aku atau dia? Yang jelas jika kau pilih dia. Jangan harap bisa melihat anakmu lagi. Aku akan menganggap kau sudah mati." teriak Dira
Ternyata ibu mertua Tania mengikuti Tania sampai ke rumah Dio.
" Cukup Dio. Ibu yang menyuruh Tania meminta cerai. Ibu kasihan dengan Dira. Sekarang pergilah dari sini Tania. Besok kita bertemu di pengadilan agama." Ucap Ibu
Tania pergi dengan langkah gontai. Ia kembali pulang ke rumah. Tania membereskan pakaian dan barang yang akan dia bawa. Setelah bercerai, Tania tidak mungkin tinggal di rumah milik Dio lagi. Air mata begitu deras mengalir dari sudut matanya.
" Mas Dio.. Kenapa hidupku jadi begini." ucap Tania
Tania tengah tertidur lelap di dalam kamarnya. Namun ada seseorang yang diam-diam masuk ke rumah itu. Dia adalah Dio yang dalam kondisi mabuk. Dio begitu terpukul karena harus kehilangan Tania.
__ADS_1
" Tania sayang.. Sayang " teriak Dio
Tania terbangun dari tidurnya. Dengan mata yang begitu sembab Tania turun ke lantai bawah. Di lihatnya Dio dengan keadaan kacau serta mata yang memerah.
" Mas Dio.. Untuk apalagi kau ke sini?" tanya Tania
Dio tidak menjawab. Dia hanya mendekat ke arah Tania. Dio melemparkan tubuh Tania ke sofa. Lalu membenamkan tubuhnya ke tubuh Tania.
Walaupun Dio adalah suami sah Tania. Tapi saat ini Tania begitu jijik melayani nafsu suaminya itu. Ia berusaha melepaskan diri dari kungkungan Dio.
" Besok bercerai kan. Tapi hari ini kau masih milikku." Ucap Dio
Secara paksa Dio menarik baju yang di pakai Tania. Membuat kancing berhamburan ke lantai. Tania hanya bisa meronta sekuat tenaga. Namun tenaga Dio lebih besar dari dia. Dio menarik bra Tania dengan paksa. Kini bagian atas Tania dapat terlihat dengan jelas. Membuat Dio tidak dapat menahan diri. Dio membenamkan wajahnya di dada Tania.
__ADS_1
Tania tetap meronta. Ia tidak ikhlas untuk melayani suaminya saat ini. Dio tahu Tania tidak rela melayaninya saat ini. Dio begitu geram. Dia Menarik paksa pakaian bawah Tania. Membuat Tania kini dalam keadaan bugil. Dengan segera Dio membenamkan juniornya ke milik Tania.
Ia menyetubuhi Tania secara paksa malam itu hingga berulang kali. Malam panjang itu pun berlangsung cukup lama. Sementara sepanjang malam Tania hanya menangis karena perbuatan Dio. Karena kelelahan menangis Tania sampai tertidur.
Di pagi hari Dira mencari suaminya sampai ke rumah Tania. Ia masuk ke kamar dan melihat Dio tengah tidur bersama Tania di dalam kamar dalam keadaan bugil.
" Dasar wanita tidak tahu malu. Kalian akan bercerai kenapa seperti ini." teriak Dira sambil menjambak rambut Tania.
Dio terbangun karena kaget.
" Sayang maafkan mas. Mas bermaksud ke sini hanya untuk mengambil baju kerja. Tapi wanita gila ini menggodaku." ucap Dio
Tania hanya bisa menangis menghadapi kejahatan mereka berdua. Seharusnya dia yang marah saat ini.
__ADS_1
" Pergi kau dari sini. Cepat pakai bajumu dan angkat kaki dari sini." ucap Dira
Tania mengenakan bajunya dengan air mata yang mengalir deras di pipinya.