
Sudah hampir 1 bulan mereka menikah dan Aditya merencanakan sesuatu untuk memberikan kejutan pada istrinya.
“Siapkan saja Ken seindah mungkin aku akan mengundang semua rekan-rekan kerjaku dan sahabat-sahabat istiku tentunya” Aditya masih berada di kamar dia melihat sang istri masih tertidur
“Baik tuan sudah 80% tinggal selebihnya akan saya atur”
“Baik Ken terima kasih”
Tuuuttt sambungannya terputus
**
Hari ini adalah hari H dari rencana Aditya namun Alisa tidak mengetahuinya sama sekali.
“Sayang aku ingin membawamu ke suatu tempat” Aditya terus memeluk pinggang Alisa yang sedang menyisir rambut.
“Kemana? Ngga ah kasian Gibran Gabriel” Alisa meninggalkan Aditya untuk melihat si kembar
“Tapi sayang pliiis untuk sekarang aja ya, gak jauh kok dan Gibran Gabriel gak bakalan capek kok” Aditya memasang wajah melasnya namun tetap saja terlilhat gagah
Alisa menghembusakan nafas beratnya
“Baiklah baiklah ayo kita berangkat”
“Ngga pakai baju ini sayang sebentar lagi ada yang akan meriasmu sebentar kok”
“Baiklah kamu rajanya sekarang” Alisa menggendong Gibran yang sedikit rewel
“Oh iya terus mereka gimana?” Alisa memikirkan Gibran Gibrael
“Ada kok perias khusus bayi aku datangkan langsung dari Paris”
“Aiiisshh jangan berlebihan”
**
“Maaf nona kami suruhan tuan Aditya untuk meriasmu” Seseorang berbicara dengan bahasa Inggris dengan sangat fasih, Aditya benar-benar mendatangkan perias make up langsung dari Paris.
“Baiklah”
**
Alisa, dan si kembar sudah siap Aditya berada di ruangan yang berbeda dan sudah siap pula.
"Yang ditunggu-tunggu nih wanita ya mememng menurutku strong banget hua akhirnya kamu bahagia Al Al" Aduh authornya Baper kan😁
Gibran Gabriel❤
__ADS_1
Dady Gibran Gabriel❤
Alisa membawa si kembar menuruni anak tangga sementara Aditya menunggu di ruang tamu, Aditya spontan berdiri ketika melihat istri manisnya.
“Kau sangat cantik” Aditya berbisik ditelinga Alisa
Alisa sangat tersipu pipinya selalu memerah
“Kau juga tampan” Alisa langsung mendahului Aditya karena saking malunya, Mobil mewah telah menanti mereka.
**
“Ditutup dulu ya matanya” Aditya mengambil alih si kebar dan menutup mata Alisa
Alisa mendengar riuh tepuk tangan dia semakin gerogi detak jantungnya berpacu lebih cepat
“Sebenarnya kita dimana sayang?” Taya Alisa
Aditya membuka penutup mata Alisa, Alisa sangat kaget melihat banyak orang yang kebanyakan ia tidak mengenalinya, dan ia lebih kaget semua teman-temannya ada dengan Dini dan Alex yang sudah menggendong putri cantiknya dan Rara dan Raka
“Apa? Raka dan Rara?” Alisa sedikit terkejut namun ia melihat Aditya yang sudah mengilang dan ternyata sudah berjongkok didepannya.
Seketika suasana menjadi sunyi Aditya menyampaikan perasaan yang sesungguhnya.
“Maafkan aku, aku mungkin sudah terlambat namun tidak ada kata itu di dalam hidupku, aku juga bukan pria romantis yang dikagumi banyak orang, aku pun bukan pria puitis yang selalu meberikan kata-kata rayuan, aku masih memiliki banyak kekurangan menualah bersamaku” Aditya membuka sebuah kotak yang didalamnya terdapat du Cincin yang berkilauan
“A, Adityaa” Alisa langsung memeluk sang suami
“Aku mencintaimu” Kalimat itu sangat jelas terdengar Alisa
Kebahagiaanya sudah ia raih, Alisa sangat bersyukur tuhan tidak memberikan penderitaan untuk selamanya.
**
Acara resepsi masih meriah, meriahnya Aditya tidak bisa melepaskan pinggang Alisa ia terus memeluknya.
“Sayang aku mau melihat Gibran dan Gabriel dulu ya pasti mereka haus” Tutur Alisa
“Nanti saja sayang masih banyak rekan kerja dan tuh teman-temanmu” Aditya melihat ke sebuah kelompok yang memang itu teman-teman Alisa.
“Kita kesana sayang” Alisa sedikit merajuk
“Baiklah baiklah ini hari bahagiamu jangan genit sama orang” Aditya mulai menunjukan sifat posesifnya
“Ah iya iya, oh iya Zen kemana yak ok gak kelihatan” Alisa celingukan
“Biarkan saja”
Mereka sudah sampai di tengah-tengah temannya.
“Penganten baru nih” Sahut dini
__ADS_1
“Husstt sayang jangan ganggu mereka” Sergah Alex ia menggendong putri kecilnya
“Ah lo Aditya dulu aja lo ogah-ogahan sekarang lo gak mau pisah” Delik Raka ia sedang membawa seseorang
“Bisa aja lo bro”
Alisa Rara dan Dini memisahkan diri sementara Alex Raka dan Aditya seperti sedang reunion Aditya tidak sadar istrinya sudah tidak ada disampingnya
“Rara ya ampun apa kabar lo?” Sahut Alisa
Namun Rara sedikit merasa bersalah pada Alisa, dia terus menunduk Dini yang memang mengetahui semuanya hanya Diam
“Hey kenapa kalian diiam sih?” Tanya Alisa heran
“Al maafin gue, gue udah jahat sama lo” Rara melontarkan ucapannya namun ia masih menunduk
“Iya ampun Rara cuman gara-gara itu, gue udah maafin semua kejadian di masa lalu lupakan saja”
“Oh iya kamu kok bisa lengket sama Raka?” selidik Alisa ia sedikit antusias
Rara sedikit melupakan rasa bersalahnya
“Iya bener tuh Ra, kapan nih nyusul kami” Dini merangkul pundak Alisa
“Bulan depan” Raka sudah berada di belakang Rara dan memeluk pinggangnya
“Uwuu sweet” Dini sangat Antusias namun suaminya Alex mengikuti langkah Raka memeluk pinggang Dini begitupun Aditya tidak ingin kalah.
“Sebentar untuk hadirin yang sudah datang ke acara sahabat saya, saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih dan saya mohon untuk perhatiannya”
Adam menghembusakn nafas beratnya ia mengambil alih MC disana.
“Sebelumnya kak Aditya aku mohon doa restumu untuk merestui kami berdua”
Adam berjalan di karpet merah dan berjalan menuju seseorang yang akan ia lamar semua orang memberiinya jalan
“Putri Zenia Pramana Will You Merry Me?” Semua orang terkejut termasuk Aditya dan Alisa mereka terperengah dengan kelukan Adam yang spontan padahal mereka tahu Adam dan Zen sudah lama tidak bertemu
“Yes I will” Zenia sekilas memandang dulu kakaknya Aditya dan Aditya mengiyakan dengan menganggukan kepalanya.
“Hueek-hueek-hueek” Alisa berlarian mencari kamar kecil setelah peristiwa lamaran Adam dan Zen
“Sayang kamu kenapa?” Aditya mengejar Alisa
Alisa sudah menemukan kamar kecil disana dan langsung masuk, perutnya sangat tidak enak, kerigat dingin mulai bercucuran.
Aditya terus menggedor-gedor pintu tilet itu dia hampir mendobraknya namun keburu Alisa keluar.
“Sayang ada apa?”
“Pussiiing” Alisa memegangi kepala nya tak lama kemudian ia ambruk dipelukan Aditya
Ada apalagi dengan Alisa? Di Extra Part ya😍
__ADS_1