
sampai di kantor sudah banyak karyawan yang datang.bianca pun sudah duduk manis di meja kerjanya.sebenarnya Rey ingin menghampiri bianca.dengan senyum lebarnya dia mendekati Bianca..namun Bianca malah melebar matanya seolah menyuruh Rey menjauh.rey yang paham akhirnya menuju meja ya sambil mengedipkan mata kearah Bianca.
Bianca yang ga percaya itu langsung melebarkan mata kembali.sampai akhirnya tertunduk malu karena terus di pandang Rey.
mereka sibuk dengan kerjaan masing masing sampai jam istirahat telah tiba.
rey berniat mengajak makan siang namun Bianca menolak.karena Bianca sudah ada janji dengan teman- temanya.rey hanya menggelar nafasnya dengan panjang.
"begini kalau backstreet mau makan bareng aja susah"batin Rey.
namun Rey tetap senang karena Bianca mau di ajak makan malam saat pulang kerja nanti.
****
saat jam pulang kantor Rey dan Bianca sengaja pulang akhir.di menunggu sampai semua rekanya keluar ruangan.setelah di rasa aman Rey berjalan mendekati bianca.rey memeluk Bianca dari belakang dan mencium pipi Bianca.
Bianca yang kaget akan perlakuan Rey memukul lengan Rey dengan pelan.
"Rey bikin kaget saja"kata Bianca.
Rey hanya terkekeh dan terus memeluk Bianca dengan erat.
"mau berangkat sekarang"tanya Rey.
Bianca hanya mengangguk.saat Bianca mau melangkah malah tanganya di tarik Rey pelan.
"ada apa?"tanya Bianca.
__ADS_1
bukanya menjawab Rey malah mendekatkan wajah nya tepat di depan bianca.tanpa ragu Rey mengecup bibir bianca.namun Bianca mendorong tubuh Rey.
"Rey nanti kalau ada orang"kata Bianca dengan pelan.
"ga ada orang sayang sepi,sudah pada pulang semua"jawab Rey.
Bianca memukul dada Rey pelan.dia malu karena Rey selalu mencuri cium denganya.
akhirnya mereka keluar kantor bersama.rey terus menggenggam tangan Bianca.
Rey memilih cafe untuk makan malam mereka.
sebenarnya cafe itu milik Rey namun dia belum memberi tahu bianca.untuk saat ini memang Rey belum mau memberi tahu siapa dia.tapi nanti saat nya tiba Rey akan menceritakan semua.
mereka menikmati makan malamnya.setelah selesai makan malam.rey memegang jemari bianca.beberapa kali Rey mencium tangan Bianca tanpa malu.
lalu mengeluarkan isinya dan memasangkan di jari Bianca.
Bianca yang tidak percaya hanya menutup mulutnya dengan tangan lainya.matanya berkaca-kaca.
"Rey.....,"kata Bianca dengan bergetar.
"Bi,aku tahu kamu belum siap.tapi ini sebagai tanda aku serius sama kamu.tak apa kalau aku harus menunggu sampai kamu siap.yang penting kamu tahu kalau aku tulus sayang sama kamu"kata Rey dengan sungguh.
Bianca yang ga tahu bicara apa hanya bisa menganggukan kepalanya.dan airmatanya terus menetes.
Rey pun menghapus air mata bianca dengan lembut.lalu menarik tubuh Bianca di pelukannya.
__ADS_1
"terima kasih Rey"ucap Bianca di sela tangisnya.
"aku yang terima kasih sayang sudah mau menerima aku."kata Rey.
setelah drama lamaran dadakan rey.mereka memutuskan untuk pulang.rey pun mengantar bianca.karena mobil Bianca di tinggal di kantor.sepanjang perjalanan pulang Rey tidak melepas genggaman di tangan bianca.sementara tangan satunya megang kemudi.
Rey selalu mengecup jemari Bianca sampai Bianca malu dengan kelakuan Rey.
"Rey udah ih dari tadi di cium Mulu"kata Bianca.
Rey hanya tersenyum dan terus menatap jalan di depannya.
sampai depan rumah bianca.
Bianca langsung turun.rey pun ikut turun.
"istirahat ya sudah malam"kata Rey.
"ya,kamu juga hati hati di jalan"jawab Bianca.
Bianca akan melangkah namun di tahan oleh rey.secepat kilat Rey mengecup bibir Bianca.
"good night sayang"bisik Rey.
tanpa menunggu Bianca Rey langsung mobil dan menjalankan mobilnya.
ban Bianca ca bisa menggelengkan kepala karena tingkah Rey.
__ADS_1
******