
pagi harinya Bianca berangkat seperti hari biasa.namun kali wajahnya di hiasi senyum bahagia.
Dia turun kebawah untuk pamit kepada kedua orang tuanya.dia sudah tak sabar untuk samapai kantor dan ketemu sang pujaan.
"yah,Bu Caca berangkat sekarang ya"pamit Bianca.
"ga sarapan dulu ca"tanya ibunya.
"di kantor saja Bu"jawab Bianca.
""ya udah hati hati ya"jawab ibunya.
Bianca pun menyalami kedua orang tua.menjalan mobilnya dengan kecepatan sedang.
sedangkan Rey sudah di kantor.dia sedang di introgasi atasanya yang tak lain sepupu ya sendiri
"gila lho Rey main lamar anak orang ga bilang bilang gue"kata Bagas(sepupu Rey)
"rencananya mendadak bang.lagian kita cuma makan malam biasa aja ga ada acara yang special"jawab Rey.
"sejak kapan kenal Bianca kok tiba tiba meminang"tanya Bagas.
"kenalnya sih baru bang.ga tahu rasanya yakin aja ingin mempersunting Bianca"jawab Rey sungguh sungguh.
"semoga langgeng"doa Bagas.
"amiin"jawab Rey.
setelah sedikit ngobrol pun Rey kembali kemejanya.disana sudah ada Bianca yang duduk manis di mejanya.rey tersenyum bahagia melihat waniita tersenyum manis padanya.namun Rey ga menghampiri Bianca dia langsung kembali kemejanya.
sampai jam istirahat Bianca makan siang di kantin kantor dengan teman temanya.
__ADS_1
"ca ada yang beda ya kayaknya"tanya temen Bianca.
"apa" tanya Bianca balik.
"tu jari.diem diem Bae"kata tanya lagi.
Bianca hanya tersenyum menanggapi rasa penasaran temenya.
"siapa"tanya temenya lagi
"nanti juga tahu"jawab Bianca.
lagi asyik ngobrol hp Bianca berdering bertanda ada yang telpon.
"dimana"tanya si penelpon.
"di kantin.kenapa mau nyusul"tanya Bianca.
"boleh dong"jawab Bianca.
"yakin"tanya si penelpon lagi.
"kenapa ga mau"balik tanya Bianca.
"mau dong.ya udah aku kesana ya"jawab si penelpon.
tak berapa lama si Rey pun sampai di kantin.dia langsung mencari keberadaan Bianca.setelah melihat Bianca rey langsung menghampirinya.
"hey"sapa Rey
"Hay Rey"sapa temen Bianca.
__ADS_1
Bianca hanya tersenyum malu setelah duduk di sebelahnya dan mengusap rambutnya.
temenya hanya melebarkan mata melihat interaksi mereka.
setelah Rey duduk Bianca tak sungkan hanya sekedar menggandeng lengan rey.bahkan Bianca menyandarkan kepalanya di bahu Rey.
Rey pun kaget dengan perlakuan bianca.namun dia juga merasa senang dengan sikap bianca.itu tandanya Bianca sudah mau membuka hubungan mereka.temenya yang memandang dengan heran ga sabar untuk bertanya.
"jadi"tanya temenya dengan ragu.
"iya"jawab Bianca dengan menunjukan jari tanganya.rey tersenyum bahagia akhirnya Bianca mau terbuka dengan hubungan mereka.rey pun tak ragu mengecup kening bianca.membuat teman Bianca bersorak.setelah selesai makan siang mereka kembali bekerja.sampai jam menunjukan waktunya pulang.bianca sengaja menunggu rey.
setelah selesai membereskan mejanya Rey menghampiri bianca.mengungkung Bianca antara meja dan tubuhnya.tanpa ragu Rey mengecup bibir Bianca.walau hanya kecupan membuat Rey merona.
"Rey di kantor ih"kata Bianca sambil memukul dada Rey dengan pelan.
"terus di mana?mau di kamar?"tanya Rey.
ckkkk Bianca berdecih.dan Rey tertawa pelan.
"makin cinta deh"kata Rey sambil mencium pipi Bianca.
"gombal Mulu"jawab Bianca.
"ga sayang suer"kata Rey sambil mengangkat jari membentuk v.
"mampir kerumah yuk.mama mau ketemu kamu"ajak Rey.
Bianca tersenyum dan menganggukan kepalanya tanda setuju.akhirnya mereka keluar ruangan sambil bergandeng tangan.beberapa karyawan yang masih di kantor melihat mereka penuh tanya.namun mereka ga peduli.mereka tetap jalan dengan Bianca yang bergelayut manja di lengan rey.
******
__ADS_1