My Sweet Berondong

My Sweet Berondong
Bab 18


__ADS_3

karena takut Bianca marah Reynan mengajak bicara berdua.dan sekarang mereka berada di gazebo taman belakang rumah bianca.di dekat kolam renang yang menambah di ginta malam.


"Bi"


"rey"


ucap mereka berbarengan.mereka hanya saling pandang ga tahu harus mulai dari mana.


"kamu dulu"kata Bianca.


dengan perasaan tak menentu Rey memberanikan diri menggenggam tangan Bianca dengan lembut.


"Bi,aku minta maaf,aku ga bermaksud untuk membohongi mu"kata Rey lirih.


"aku sebenarnya mau bicara jujur setelah malam ini.aku ingin menceritakan semuanya.tapialah udah ketahuan duluan"sambung Rey dengan perasaan takut.takut kalau wanitanya marah karena merasa di bohongi.rey semakin tak menentu perasaanya karena Bianca hanya diam tanpa merespon apapun.bahkan Bianca ga mau memandang wajah Rey.


sementara Bianca juga merasakan hal yang sama.perasaanya juga tak menentu.bahkan dia juga ga tahu apa yang dia rasakan.


"aku juga minta maaf Rey,aku juga ga jujur sama kamu"jawab Bianca.


mereka saling tatap Bianca membalas genggaman tangan Rey tak kalah lembut.melihat mata bianca berkaca kaca Rey mengelus pipi Bianca dengan lembut dengan tangan satunya.


"kenapa"tanya Rey


Bianca hanya menggelengkan kepalanya.


"aku hanya takut kehilanganmu rey.saat yang aku tahu kamu cuma karyawan biasa aja aku takut kamu meninggalkan ku.apalagi sekarang pasti banyak wanita diluar sana yang mau bersama mu"sambung Bianca dengan suara seraknya.

__ADS_1


"hey kok mikirnya begitu.aku ga mungkin meninggalkan mu bi.sungguh"jawab Rey dengan yakin.


"semoga"sambung Bianca.


Rey merengkuh Bianca untuk di dekatnya.sungguh Rey sangat mencintai wanita yang di peluknya saat ini


berkali kali Rey mencium pucuk kepala bianca.dan Bianca menikmati setiap perlakuan Rey.


"percayalah bi,cuma kamu"kata Rey lagi.


Bianca pun mengangkat kepalanya untuk menatap rey.rey yang ga tahan godaan bibir Bianca langsung mengecupnya singkat.karena tidak ada respon dari Bianca akhirnya Rey ******* bibir Bianca dengan lembut.bianca pun membalas setiap ******* Rey.


setelah beberapa saat saling mengecap bibir pasangannya akhirnya mereka memutuskan untuk kembali bergabung dengan kedua orang tua mereka.


mereka memsuki rumah dengan saling bergandeng tangan.


setelah mereka bergabung mereka baru melanjutkan pembicaraan hubungan anak anaknya.


"gimana Rey?"tanya papa rey.rey hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya.bertanda untuk memberitahukan maksud kedatanganya.


""jadi begini pak hutama.maksud kedatangan kami untuk meminta nak Bianca untuk menjadi calon istri putra kami"kata papanya Rey.


"kalau masalah ini saya serahkan sepenuhnya pada anak kami pak"jawab ayah Bianca.


"gimana ca?.mau di terima tidak?"tanya ayah Bianca.


Bianca hanya menganggukan kepalanya karena malu.

__ADS_1


"Alhamdulillah"ucap semua orang serempak.rey pun mengeluarkan cincinnya dan memasangkan di jari bianca.begitu pun Bianca memasang cincin di jari manis Rey.sebagai tanda awal hubungan mereka menuju jenjang pernikahan.


setelah selesai memasang cincin Rey memberi satu kotak lagi.


"kalau ini dari mama"kata Rey sambil memberikan kotak satu ya lagi.


"apa ini"tanya Bianca sambil membuka kotak tersebut.


"pakaikan Rey"kata mama rey.rey pun langsung memakaikan kalung tersebut.


'maaf kedatangan kami mendadak dan tanpa membawa apa apa karena Rey pun memberi tahu mendadak tadi"sambung mama rey.


"kami juga minta maaf jeng menyambut pun seadanya"jawab ibu Bianca.


"ini ga mau diadakan acara pertunangan"tanya mama Rey.


"ga usah Tan,di rayakan nanti kalau resepsi saja"jawab Bianca.


Rey tersenyum senang karena itu tandanya Bianca mau menikah denganya.


"kok manggil Tante?mama dong biar sama kayak Rey"kata mama Rey lagi.


Bianca hanya mengangguk malu.


setelah berbincang lama akhirnya keluarga Rey pamit pulang karena hari sudah malam.


******

__ADS_1


__ADS_2