
Beberapa bulan kemudian
sejak perselingkuhan kekasihnya dulu.bianca sudah tidak pernah menjalin kasih dengan siapa pun.dia masih menikmati kesendirian.dia lebih fokus bekerja dan terus bekerja.dia pun tak memikirkan siapa pemuda dulu yang dengan mudah membuatnya nyaman.
pagi ini Bianca di sibukan dengan pekerjaan yang menumpuk.
biasa kalau akhir tahun seperi ini banyak laporan yang harus di selesaikan dan di berikan kepada atasanya.
dia masih sibuk bekerja dan hanya sesekali menanngapi sapaan dari temenya.
telpon di meja berbunyi.bianca pun langsung mengangkatnya.
"hallo ada yang bisa saya bantu pak"tanya Bianca.
"bisa keruangan saya sebentar"jawab dari seberang sana.
"baik pak saya akan segera kesana"jawab Bianca
Bianca pun berjalan menuju keruang atasanya.
tok,tok tok.bianca mengetuk pintu ruangan.
"masuk"jawab dari dalam.
Bianca pun masuk keruangan.
"ca ini ada karyawan baru nanti tolong kamu kasih tahu apa saja yang harus dia kerjakan ya*kata atasan Bianca.
"ya pak akan saya bantu sebisa saya"jawab Bianca.
__ADS_1
"saya percaya sama kamu ca"jawab atasanya.
"Rey kenalkan ini Bianca orang yang akan memberi tahu kamu apa saja yang harus kamu krjakan"pangil atasan Bianca pada pemuda yang sibuk dengan hpnya di sofa.
dengan malas pemuda itu pun berdiri menghampiri Bianca yang berdiri membelakanginya.
"ca ini Rey yang akan kerja satu team dengan kamu"kata atasan Bianca.
mereka pun saling berhadapan.namun betapa kagetnya Bianca saat melihat orang tersebut.bianca ingat betul orang yang ada di depannya. dia adalah pemuda yang di danau.
namun dengan cepat Bianca merubah wajah terkejutnya menjadi biasa saja.dia seolah olah beelum pernah ketemu dengan Rey.
berbeda dengan Rey yang langsung tersenyum bahagia.
Bianca pun mengangkat tanganya dan menyebut namanya seolah olah baru pertama bertemu dengan Rey.
"saya Bianca semoga kita bisa kerja menjadi team yang baik"kata Bianca dengan bahasa formalnya.
Bianca yang sadar langsung menarik tanganya dan permisi keluar dari ruangan atasanya.
namun baru beberapa langkah ada yang menarik tanganya dari belakang.
Bianca pun langsung berhenti.
'ada yang bisa saya bantu"tanya Bianca
"heyyy apa kamu dengan aku?"tanya Rey.
"siapa ya...?"tanya Bianca selah olah lupa pernah bertemu dengan Rey.
__ADS_1
"kita pernah bertemu di danau beberapa bulan lalu"kata Rey.
"maaf saya ga ingat"jawab Bianca sambil gugup.
Bianca pun berniat meninggalkan rey.dengan buru buru Bianca terus berjalan menuju ruangannya.
namun lagi lagi Rey menarik tangan Bianca.
"ada apa lagi saya buru-buru masih banyak kerjaan"kata Bianca.
"apa benar kamu tidak ingat saya bi"tanya Rey lagi
Bianca hanya tanpa mengucapkan apa pun.dia masih binngung harus bagaimana bersikap.
"maaf saya rasa kita memang belum pernah ketemu"jawab Bianca lagi.
"ooohhhhj jadi kamu bener-bener lupa .apa perlu saya ingatkan"kata Rey geram.
tanpa ragu Rey langsung mendorong tubuh Bianca ke tembok dan langsung mengapitnya dengan tubuhnya.rey langsung ******* bibir bianca.namu. Bianca yang masih syok hanya diam saja.rey pun terus ******* bibir itu dengan lembut.setelah puas ******* baru Rey melepasnya.melihat Bianca yang hanya diam saja Rey mengapit dagu bianca dan menggangkatnya.
"gimana sudah ingat belum?"tanya Rey.
Bianca yang baru tersadar apa yang terjadi langsung mendorong tubuh Rey dan menamparnya.
"plaaaakkkk,jangan kurang ajar ya"bentak Bianca.
Bianca pun berjalan meninggalkan Rey.
sementara Rey terus memandanginya sambil memegangi pipinya dan malah tersenyum.
__ADS_1
"akhirnya aku menemukan mu sayang"batin Rey.