
sekarang Rey dan Bianca sudah ga menutupi hubungan mereka.walaupun mereka juga ga terlalu mengumbar.namun mereka sudah sering jalan berdua.seperti sekarang ini Bianca sedang menikmati waktu berdua dengan rey.mereka sedang makan siang di cafe rey.karena ada kerjaan yang harus di urus di cafenya.
dan sekarang Rey dan Bianca ada di ruang pribadinya Rey.
"Bi,Minggu depan aku mulai kerja di kantor pusat"kata Rey.
"ya bagus dong"jawab Bianca.
ckkkkk Rey berdecak.
"kenapa?"tanya Bianca.
"ga bisa ketemu kamu tiap hari"jawab Rey dengan sedihnya.
"kan bisa ketemu kalau sudah pulang kerja atau bisa video call kan"jawab Bianca.
"ga asyik ah bi"kata Rey dengan cemberut
"idih ngambek sayangnya aku ini"jawab Bianca dengan mencubit pipi Rey.
ckkkkkkk Rey hanya berdecak.
" atau kamu ikut pindah aja bi ke kantor pusat"kata Rey dengan semangat.
"hmmmmm gimana ya"jawab Bianca dengan pura pura berfikir.
"nanti DECH aku fikirin lagi"sambung Bianca.
__ADS_1
tanpa segan Rey langsung mengecup bibir Bianca.
"ih Rey kebiasaan deh"kata Bianca.
"kapan kita nikahnya bi"tanya Rey
"nanti lah Rey"jawab Bianca dengan santainya.
"jangan lama lama bi.aku sudah ga tahan"jawab Rey dengan mata sayunya.
"ga tahan apa ?"tanya Bianca dengan bingung.
"ga tahan untuk *** ***"jawab Rey tepat di telinga Bianca.
"ihhhh mesum deh"jawab Bianca dengan memukul tubuh Rey pelan.
Bianca pun. tanpa segan membalas ******* bibir rey.mereka saling bercumbu.yang awalnya hanya ******* lembut sekarang berubah menjadi ******* yang menuntut.nafas mereka pun hampir kehabisan nafas.setelah meraup nafas beberapa saat mereka kembali birciuman.bahkan sekarang Bianca sudah di baringkan Rey di atas ranjang kecilnya.tangan Rey pun tak tinggal diam.bahkan kancing baju Bianca sudah terbuka beberapa.mereka terus saling bercumbu.bibir keduanya beradu tangan Rey pun terus meraba setiap bagian tubuh bianca.saat dia menemukan apa yang di cari tanpa segan Rey pun meremasnya dengan lembut.rey memainkan bukit kembar milik bianca.dan Bianca yang terlena eh sentuhan Rey seolah ga sadar kalau bukit kembarnya terpampang jelas di depan Rey.
bahkan sekarang bibir Rey berpindah keceruk leher Bianca dan terus kebawah.saat tepat di depan bukit kembar Bianca tanpa ragu Rey **********.sanbil tanganya yang sebelah terus meremasnya dengan lembut.
"aahhhhhh reyyyyy"desah Bianca tanpa sadar.
Rey yang mendengar suara Bianca makin menjadi.sekarang tubuh Rey sudah berada tepat diatas tubuh Bianca.entah sejak kapan rey bahkan sudah melepas kaosnya dan membuangnya entah kemana.rey terus mencumbui bianca.bahkan sudah membuat beberapa tanda kepemilikan di leher dan dada bianca.
Bianca bahkan bisa merasakan pusat Rey sudah sesak di bawah sana.rey sengaja menekan biar Bianca tahu kalau dia sedang ON.
"reyyyy"kata Bianca dengan menahan gejolaknya.
__ADS_1
"Bi aku ga tahan"jawab Rey dengan serak.
Bianca hanya diam.dia ga tahu harus berbuat apa.
"Bi kalau kita ga cepat nikah aku takutnya seperti ini"kata Rey.
"aku takut nekat buat kamu hamil bi kalau kelamaan nunggu jawaban mu"sambung Rey lagi.
"ih Rey.."kata bianca dengan gugup.
Rey pun merebah kan tubuhnya di samping Bianca sebelum keblabasan.dia memegang tangan Bianca dan mengarahkan ke pusat dirinya.
"coba pegang BI sudah ON banget ini."kata Rey sambil meletakan tangan Bianca di atasnya.
"ih Rey mesum ih"kata Bianca dan langsung mengangkat tanganya dengan cepat.
"apalagi setelah melihat ini bi"kata Rey sambil memegang bukit kembar Bianca.
Bianca yang kaget pun langsung menyingkirkan tangan rey.dan menyilang kan tanganya di atas dadanya.
Rey hanya tertawa terbahak bahak.
"ya udah aku ke kamar mandi dulu ya"kata Rey sambil mencium pipi Bianca.
Rey pun ke kamar mandi dan terpaksa menuntaskan hasratnya sendiri.
*****
__ADS_1