My Sweet Berondong

My Sweet Berondong
Bab 23


__ADS_3

Setelah Rey keluar ruanganya Bianca pun langsung keluar dari ruangan Rey tanpa memberi pesan kepada Rey.bianca langsung pulang ke rumah dan masuk ke kamar nya.


sore harinya Rey trus menghubungi Bianca tapi tidak pernah di jawab.puluhan pesan pun di kirim kebianca.namun tak satu pun di balas.


"ada apalagi sih bi"batin Rey.


Rey masih mondar mandir di dalam kamar sambil terus melihat ponselnya.namun tak satu pun pesan di terimanya.


sementara Bianca masih mengurung diri di kamarnya.dia terus kepikiran kebersamaan Rey dengan seorang wanita di ruangan kerjanya.


kenangan buruk tentang kekasihnya dulu kembali menghantui pikiran Bianca.


sampai beberapa hari Bianca masih mendiamkan Rey.


Rey pun tidak menghubungi Bianca karena kesibukannya.


"apakah Rey sudah ga mau menghuni aku lagi?.atau Rey sedang sibuk dengan perempuan itu."batin Bianca.


Bianca menyibukan diri dengan bekerja.dia tidak mau memikirkan Rey trus.


sampai jam pulang kerja Bianca masih di kantor.dia masih mengerjakan laporan yang harus di serah kan ke atasannya besok.


sampai ada orang yang tiba-tiba nyium pipinya.yang membuat dia kaget dan hampir menampar pelakunya.


"Hay sayang sibuk banget sih"sapa Rey


namun Bianca mengacuhkan Rey.

__ADS_1


Sampai beberapa saat Rey masih menunggu bianca.namun Bianca tetap ga peduli dengan Rey.


"Hay sayang kok aku di cuekin?"tanya Rey


namun Bianca tetap acuh.sampai Rey gemes sendiri.langsung memutar kursi Bianca menghadap dia dan langsung mencium Bianca.


namun Bianca langsung mendorongnya.


"kamu apa-apan sih Rey"kata Bianca dengan marah.


"habisnya dari tadi aku di cuekin ga kangen sama aku"kata Rey.


"kirain lagi sibuk sama yang lain"jawab Bianca ketus.


"yang lain siapa?"tanya Rey dendam muka bingung.


dan Rey masih bingung siapa yang di maksud bianca.sampai akhirnya tersenyum senang karena mengingat sesuatu.


"kenapa senyum-senyum.seneng iya karena ada yang lain di kantor?"tanya Bianca.


"jadi sayang ku lagi cemburu ini"kata Rey sambil mencubit hidung Bianca gemas.


Bianca cuma berdecak sebal.


"Rey aku serius.kalau kamu masih mau main main aku milih mundur"kata Bianca dengan mata berkaca-kaca.


Rey pun langsung tertegun mendengan ucapan Bianca.

__ADS_1


sampai saat Bianca akan berdiri meninggalkanya.rey baru sadar dan langsung memegang tangan Bianca.


"Bi,kenapa ngomonya begitu?"aku serius sama kamu.bahkan aku mau cepat nikahkan sama kamu."kata Rey.


mereka saling pandang.bulir bening pun mengalir di pipi Bianca.


dengan lembut Rey menghapusnya.


"hey sayang dengarkan aku.aku ga ada hubungan apa-apa sama perempuan itu.dia itu sekertarinya pak Edo yang kebetulan kasih laporan sama aku"kata Rey sambil menatap Bianca.


"yakin"tanya Bianca dengan ragu.


Rey hanya mengangguk.


"Bi,gimana kalau kamu mutasi saja ke kantor pusat sama aku.


aku ga mau kamu salah paham terus sayang"mohon Rey dengan sungguh.


"atau kita nikah aja biar kamu makin yakin.aku serius bi.aku ga mau kayak gini terus.kalau kita nikah ikatan antara kita makin kuat.ada janji ku pada orang tuamu dan Tuhan yang harus aku tepati."sambung Rey dengan serius.


"kamu yakin mau nikah sekarang?"tanya Bianca.


Rey hanya mengangguk.


"nanti kita bahas dengan kedua orang tua kita"kata Bianca.


karena terlalu bahagia Rey hanya mengangguk an kepalanya.

__ADS_1


****


__ADS_2