My Sweet Berondong

My Sweet Berondong
Bab 1


__ADS_3

Dikediaman Aryan Hutama.


keluarga Bianca selalu menyempatkan untuk sarapan bersama sebelum memulai kesibukan masing-masing.mereka sarapan sambil berbincang apa saja yang penting bisa mengakrabkan keluarga mereka dan membuat nyaman .karena mereka tahu setelahnya pasti akan sibuk dengan kegiatan masing-masing.jadi selama ada waktu mereka berusaha untuk tetap lebih dekat lagi.ya seperti saat ini mereka menikmati sarapan dan asyik mengobrol.


"Ca,apa tidak sebaiknya kamu kerja di perusahaan ayah saja".tanya ayah Bianca


"nanti saja yah Caca masih betah di tempat kerja yang sekarang,toh ayah masih bisa menghandle semua tanpa Caca".jawab Bianca.


"ya ca,kasihan ayahmu sudah semakin tua".sambung ibu Bianca.


"Dih ibu siapa bilang ayah sudah tua,lihat itu ayah masih kelihatan ganteng dan gagah kok".jawab Bianca.


"ini anak kalau di bilangin ada saja jawabnya"jawab ibunya sambil senyum.


"kamu kan bisa bantu-bantu ayah dulu ca".sambung ibunya lagi.


"Tapi Bu Caca masih mau cari pengalaman di luar dulu"jawab Caca.


"Apa masih kurang pengalaman 2 tahun di tempat kerjamu yang sekarang".tanya ibunya lagi.


"Caca merasa masih belum layak Bu untuk menggantikan ayah di perusahaan".jawab Bianca lagi.

__ADS_1


"kamukan ga harus langsung jadi pimpinan ca,bisa dari bawah dulu".kata ibunya lagi.


"Caca takut ga bisa profesional Bu kalau jadi karyawan di perusahaan ayah".jawab Bianca lagi.


"ya udah terserah kamu ca,yang penting kamu bahagia".pasrah kedua orang tua Bianca.


"Terus kapan ca kamu mau ngenalin pacarmu ke ayah dan ibu?".tanya ibi Bianca.


"nanti Bu kalau mas Rudi sudah ada waktu,pasti Caca kenalin ke ayah dan ibu".jawab Bianca.


"jangan lama-lama ca,ibu khawatir kalau kamu cuma buat mainan pacar mu".kata ibunya.


"ga kok Bu mas Rudi orangnya baik".kata Bianca.


"makasih Bu,doakan saja yang terbaik untuk Caca.semoga Caca dan mas Rudy berjodoh".kata Bianca.


"Caca udah selesai sarapan yah,bu.caca berangkat dulu".pamit Caca.


Bianca pun pamit dan mencium tangan kedua orang tuanya.


"selalu begitu nanyain kapan kenalin pacar".batin Bianca.

__ADS_1


yah,jadi ingat mas Rudi.ya,sudah hampir 1 tahun aku pacaran dengan mas Rudi.


Tapi entah kenapa dia selalu bilang belum siap saat aku ingin ajak kerumah untuk aku kenalin sama ayah dan ibu.


sikap pun seperti mulai berubah.setiap aku tanya pasti alasannya sibuk.


Tapi aku pun tak pernah berfikir buruk tentang kekasihnya.


mungkin kekasihnya beneran sibuk,karena yang Bianca tahu kekasihnya akan mendapatkan promosi kenaikan jabatan jadi,Bianca tak akan membebani kekasihnya dengan memaksa untuk ketemu orang tuanya.


Dia akan selalu mendukung apapun yang terbaik untuk kekasihnya.Termasuk untuk menunda pertemuannya dengan orang tuanya.


walaupun sebenar Bianca sudah ingin membawa kekasihnya kerumah.


Tapi apa daya kalau memang kekasihnya belum siap untuk ketemu orang tuanya.yang penting bagi Bianca kekasihnya masih setia bersamanya.


Bianca hanya bisa berdo'a semoga memang mereka berjodoh.dan bisa sampai menua bersama.


ya sesederhana itu impian seorang Bianca.


Dia tetap yakin bisa hidup bahagia dengan kekasinya yang sekarang.walau dia ga tahu akan seperti apa kedepanya.tapi Bianca tetap yakin pada perasaanya.

__ADS_1


*******


__ADS_2