My Sweet Berondong

My Sweet Berondong
Bab 5


__ADS_3

Untuk seorang pekerja kantoran seperi Bianca week end seperti ini adalah waktunya memanjakan diri.


jam sudah menunjukan pukul 10:00.


tapi, Bianca masih bergelut malas dengan selimut tebalnya.


"tok,tok,tok..ca bangun sudah siang"panggil ibunya.


"ya Bu"jawab Bianca.


Bianca pun turun kebawah untuk gabung bersama keluarganya.


"anak gadis Kon jam segini baru bangun,gimana mau dapat jodoh".kata ibunya.


"Bu,jangan mulai"tegur ayah Bianca.


begini yang bikin Bianca malas kalau lagi kumpul dan bahas jodoh.selalu di kait-kaitkan dengan umur.


setelah beberapa saat kumpul Bianca pun pamit untuk kekamar.


hingga tak terasa waktu sudah sore.


Bianca baru ingat kalau hari ini hari jadinya yang pertama bersama kekasihnya.


tapi sampai sekarang kekasihnya belum menghungi Bianca.


kenapa sampai sekarang mas Rudi belum menghungi aku,atau jangan-jangan mas Rudi lupa".batin Bianca.


Bianca pun berniat memberi kejutan untuk kekasihnya.


akhirnya Bianca pun bersiap pergi menemui kekasihnya.bianca pun turun kebawah untuk berpamitan kepada kedua orang tuanya.


"yah,Bu Caca keluar sebentar ya mau ketemu temen"pamit Bianca.

__ADS_1


"ya hati-hatinya,pulangya jangan malam-malam".jawab kedua orangtuanya.


Bianca pun keluar rumah dan menuju apartemen kekasihnya.


sebelum ke apartemen kekasihnya Bianca membeli kue dan kado dulu untuk kekasihnya.


sampai di toko kue lagi-lagi Bianca menabrak seseorang.


"bruuukkk....."ehhh sorry ya".kata Bianca.


"ga pa....lho mbak ya lagi.mbak hobi banget ya nabrak saya".kata pemuda itu.


"sorry ya jangan kepedean ga sengaja".jawab Bianca sambil berlalu meninggalkan pemuda itu.


"jutek banget untuk cantik"batin pemuda itu.


setelah mendapatkan apa yang di cari Bianca langsung menuju apartemen kekasihnya.


Dia ingin cepet memberi kejutan untuk kekasihnya.


namun samar-samar Bianca mendengar suara gaduh dari dalam kamar kekasihnya.


Bianca pun terus berjalan.dia penasaran bersama siapa kekasihnya.


namun semakin dekat suara itu semakin jelas.


"aaaahhhhhh sayaaaaanggghh".terdengar suara ******* seorang pria dan wanita.


tanpa ragu Bianca pun langsung membuka pintu kamar tersebut.


betapa terkejutnya Bianca melihat kekasihnya sedang asyik berpeluh dengan wanita lain.


mereka masih asyik menikmati sisa -sisa kenikmatan hingga tak sadar kalau Bianca sudah berdiri di depan pintu.

__ADS_1


hingga barang bawaan Bianca jatuh ke lantai


"brrruuuuukkkk".


baru lah mereka menyadari ada orang lain di sana.


si pria yang panik langsung mengambil celana nya sementara si wanita langsung menutup badannya dengan selimut.


Bianca sudah ingin menghampiri mereka namun dengan cepat si pria jalan menghampiri Bianca.


"brengsek,bangsat,bajingan kamu mas".murka Bianca


"jadi begini kelakuanmu di belakangku".teriak Bianca sambil menangis.


Bianca sudah mengangkat tangannya untuk menampar kekasihnya.


namun dengan cepat tanganya di tangkap oleh Rudi.


"ya begini lah aku trus kamu apa".kata Rudi.


"jadi karena kamu sudah tahu yang sebenarnya aku ga usah repot-repot untuk mutusin kamu"kata Rudi lagi.


Dia mengatakan tanpa rasa bersalah sedikit pun.


"plakkkk,plaaakkkk"Bianca pun langsung menapat kedua pipi Rudi.


"brengsek,bajingan sekarang kita putus".kata Bianca dengan emosinya.


Bianca pun langsung berlari meninggalkan apartemen Rudi.


dia tak menyangka kalau kekasihnya sebrengsek itu.


niatnya mau memberi kejutan malah dia yang di beri kejutan.

__ADS_1


Bianca masih terus melajukan mobilnya sambil terus menangis.


__ADS_2