
pagi harinya Bianca terlihat sangat senang.seyumnya terus mengembang.dia turun dari kamarnya dan sarapan dengan kedua orang tuanya.
"kelihatanya ada yang lagi bahagia ini yah"kata ibu Bianca.
Bianca hanya tersenyum menanggapi ucapan ibunya.
"ada apa ca?ga mau cerita sama kami?"tanya ayah Bianca.
"ga ada apa apa yah"jawab Biancaereka pun melanjutkansarapan.setela beberapa saat Bianca pun mulai bicara dengan orang tuanya.
"hemmm yah,Bu sebenarnya Bianca lagi Deket sama seseorang"kata Bianca.
"bagus dong"jawab ibui Bianca.
"kenapa ga di kenalin ke kami ya yah"sambung ibu Bianca.
"masalahnya dia lebih mudah dari Bianca yah"kata Bianca.
"kalau bisa lebih dewasa dari kamu trus bisa membuat mu nyaman ya ga masalah ca.umur bukan patokan kedewasaan seseorang"kata ayah Bianca.
"betul"sahut ibu Bianca.
"tapi dia juga hanya seorang karyawan yah.dia teman kerja Caca."kata Bianca lagi.
"trus kalau dia karyawan kenapa ca.yang penting dia tetep berusaha memberimu nafkah nantinya"ucap ayah Bianca.
"ca,tidak semua orang harus di pandang dari hartanya.kalau memang dia baik untuk Caca ibu sama ayah ga masalah siapa pun orangnya"kata ibu Bianca.
"makasih yah ,Bu"kata Bianca dengan senyumnya.
******
__ADS_1
setelah pulang dari kantor Rey mengajak Bianca ke cafenya.karena Rey ada sedikit yang harus di kerjakan.
Rey memilih kursi di pojok.lalu memesankan makan bianca.setwlahnya Rey meninggalka Bianca untuk menemui orang kepercayaan.
"bi,tunggu di sini sebentar ya aku mau ketemu orang dulu"kata Rey sambil mengecup dahi Bianca.
"Rey malu ih di lihat orang"kata Bianca.
Rey hanya tersenyum lalu meninggalkan Bianca.
Bianca menikmati makanannya.setelah selesai dia sibuk dengan hpnya.
namun tiba-tiba ada seseorang yang menghampirinya.
"oww ada mantan mu sayang disini"kata si wanita.
"sekarang bergaya nongkrong di cafe.padahal dulu sukanya pinggir jalan"sambung si pria.
karena geram ucapanya tidak di tanggapi oleh bianca.wanita itu menyiram Bianca dengan minuman yang ada di mejanya.
Bianca yang kaget pun langsung berdiri.
"hey apa apaan ini .ada masalah apa anda dengan saya"kata Bianca.
"saya sudah tidak ada urusan lagi dengan orang rendahan seperti kalian"kata Bianca dengan keras.
karena ribut mereka menjadi perhatian semua pengunjung.
Rey yang baru keluar dari ruangannya langsung menghampiri keributan itu.saat sampai di tempat Rey melihat Bianca hampir di tampar.rey pun langsung berlari mendekati Bianca dan menangkap tangan orang yang akan mendapat Bianca.
"jangan coba- coba tangan kotor Anda menyentuh calon istri saya"kata Rey dengan marah.
__ADS_1
"ciiihhhh calon istri"kata wanita tersebut sambil melihat Rey dari atas ke bawah.
"ow ow sekarang doyan berondong ya"sambung wanita itu.
"bi bayar berapa sama mbak mbak ini"lanjut si wanita
"jangan kurang ajar"kata Bianca sambil menampar wanita tersebut.
"saya bukan wanita rendahan yang bisa di tiduri seperti anda"kata Bianca dengan marah.
karena tidak terima wanita itu hampir menampar Bianca namun dengan cepat di tangkap dengan Rey.
"lebih baik kalian pergi sebelum saya panggilkan security"kata Rey.
mereka pun langsung pergi.
Bianca tidak menyangka kalau akan bertemu mantanya dan selingkuhanya.
Rey pun mengajak Bianca pulang.dia menggemgam tangan Bianca namun di tepis.
"ada apa Bu"tanya Rey.
"kenapa sih tadi kamu bilang aku calon istri.aku kan sudah bilang jangan sampai orang tahu"kata Bianca dengan kesal.
"lho kenapa"tanya Rey heran.
namun Bianca tak menjawab dia malah pergi meninggalkan Rey.
Bukanya berterima kasih Bianca malah marah sama Rey.
******
__ADS_1