
Sejak kejadian di cafe Bianca mendiamkan rey.entah kenapa dia merasa kesal dengan rey.sebenarnya Bianca ga marah sama rey.bianca cuma takut kehilangan rey.dia takut kalau Rey akan di rebut orang lagi.tapi dia ga mau memberi tahu Rey apa yang dia rasakan.
Di kantor pun Bianca ga mau bicara dengan rey.dia sengaja berangkat siang dan pulang lebih cepat.dua tahu Rey menunggunya namun Bianca tidak peduli.
saat jam istirahat Rey berusaha menghubungi no bianca.namun ga di angkat.
"sumpah ya bi kalau kamu ga mau angkat telpon aku.akan aku samperin kamu kesana"pesan Rey pada Bianca.
Bianca hanya melebarkan matanya.saat akan mengetik balasan.hpnya sudah berdering.
"ya hallo"jawab Bianca dengan malas.
"kamu kenapa sih bi,dari kemarin kok cuekin aku"tanya Rey.
"kamu masih tanya salah mu apa"jawab Bianca dengan kesal.
"ok kalau masalah kemarin aku minta maaf.aku cuma berusaha melindungi kamu"kata Rey.
ckkkkk Bianca hanya berdecak.
"sudah dulu ya kita bicara lagi nanti.sudah waktunya kerja"kata Bianca dengan ketus.
"ok tp nan......."belum selesai Rey ngomong sudah di matikan sepihak oleh Bianca.
clkkkkk Rey pun hanya berdecak.akhirnya Rey memutuskan untuk mengirim pesan saja.
__ADS_1
"ok aku tunggu saat pulang kantor.jangan menghindar.kita harus bicara"pesan Rey.
akhirnya mereka melanjutkan bekerja.
*****
sampai jam pulang kerja Rey danbianca masih duduk di tempat mereka masing masing.mereka sengaja menunggu semua rekanya pulang.
saat di rasa sudah aman Rey menyeret kursi kerjanya mendekat ke arah bianca.rey menggenggam tangan bianca.bianca hanya menunduk tanpa mau melihat rey.karena Bianca terus menunduk Rey mengapit dagu bianca dan mengangkatnya.
"bi jangan begini ok kemarin aku salah.aku minta maaf"kata Rey dengan sungguh.
"kalau memang mau mu ga ada orang yang tahu hubungan kita ga apa apa.tp kemarin aku cuma mau melindungi mu bi"kata Rey lagi dengan terus memandang Bianca.
Bianca yang terus di pandang oleh Rey cuma menunduk.dia tahu kalau Rey tulus sayang sama dia.tp Bianca ga tahu bagaimana mengungkapkan.
"hey kok malah nangis"tanya Rey.
"aku ga marah Rey"Bianca menjeda ucapanya.rey pun menunggu apa yang akan di katakan oleh Bianca.
"aku cuma takut kehilanganmu.aku takut saat ada orang tahu kita bersama akan ada orang yang merebutmu dariku"kata Bianca sambil menahan tangisnya.
"bi,lihat aku"kata Rey.
Bianca pun mengangkat kepalanya dan melihat Rey.
__ADS_1
"apa kamu ga percaya kalau aku sayang dan cinta sama kamu.cuma kamu bi ga ada yang lain."kata Rey dengan sungguh.bianca hanya diam dia tidak mampu berkata.sampai akhirnya Rey mendekat kan wajahnya dan menempelkan bibirnya diatas bibir bianca.yang awalnya cuma kecupan berubah menjadi lumatkan.mereka saling berbelit lidah.sampai akhirnya Bianca menjauhkan wajahnya karena kehabisan nafas.
"Rey...."bisik Bianca
"apa sayang"jawab Rey dengan santainya.
Bianca yang malu hanya bisa menyembunyikan wajahnya didada bidang Rey.
"bi,aku ingin hubungan kita lebih serius bi.ga apa apa kalau kamu belum mau ada orang yang tahu.tapi setidaknya kedua orang tua kita tahu.atau ga saling mengenal dulu lah"kata Rey dengan serius.
"aku mau melamar mu secara resmi"kata Rey lagi.
"tp aku belum mengenal orang tua mu begitu juga kamu"kata Bianca.
"makanya aku berniat mengenal kan mu.besok sore aku jemput gimana sekalian aku mau ketemu orang tua mu"kata Rey lagi.
""terserah kamu"jawab Bianca.
"serius"tanya Rey ga percaya.
"iya"jawab Bianca.
cup
"terimakasih sayang"kata Rey.
__ADS_1
Bianca hanya tersenyum.akhirnya mereka memutuskan untuk pulang.karena hari sudah petang.
******