
pagi harinya Bianca langsung berangkat kekantor.
Dia tidak ikut sarapan dengan kedua orang tuanya.
sampai di kantor Bianca langsung menuju meja kerjanya.bukanya langsung kerja Bianca malah sibuk memikirkan kekasihnya.
karena sampai sekarang kekasihnya belum menghunginya juga.bahkan tak ada satu pun pesan yang masuk.
karena terlalu lama melamun Bianca sampai tidak mendengar telpon di mejanya berbunyi.
sampai rekan krja menegurnya.
"ca,ada panggilan dari bos itu".kata temenya.
"haaahhh..iya iya.."gugup Bianca.
Bianca pun mengangkat telponya.
"hallo ya pak..".jawab Bianca
"bisa keruangan saya sebentar".kata seseorang di sebrang.
"bisa pak saya kesana sekarang".jawab Bianca.
Bianca pun berjalan menuju ruangan atasanya.
sampai di depan ruangan atasanya Bianca langsung mengetuk pintunya.
"tok,tok,tok"
"ya silahkan masuk"jawab dari dalam."
Bianca pun masuk ke dalam ruangan atasanya.
"ada yang bisa saya bantu pak".tanya Bianca
"apa untuk laporan bulan ini sudah kamu selesaikan ca".tanya atasanya.
__ADS_1
"maaf pak belum baru saya kerjakan".jawab Bianca.
"ya sudah kalau gitu tolong segera kamu selesaikan ya".ujar atasan Bianca.
"baik pak kalau begitu saya permisi dulu".jawab Bianca.
Bianca pun keluar dari ruang atasanya menuju meja kerjanya.
Bianca langsung mengerjakan laporan yang di minta atasanya.
"gara- gara mikirin mas Rudi ini jadi ga konsen kerja".batin Bianca.
saking sibuknya mengerjakan laporanya Bianca sampai melupakan makan siangnya.
dia menyelesaikan laporanya sampai sore hari .
tak terasa sampai waktu sudah menunjukan Waktu pulang kerja.
sebelum pulang kerumah bianca menyempatkan mampir ke cafe untuk mengisi perutnya yang kosong karena, belum di isi dari siang.
"brukkk...ehhh sorry - sorry".kata Bianca
"oh ga apa-apa mbak". jawab pemuda itu.
Bianca pun langsung melanjutkan jalanya.
tapi pemuda itu terus memandangi Bianca.
"cantik".batin pemuda itu.
sampai didalam kcafe Bianca langung mencari tempat duduk dan memesan makana favoritnya.
Bianca menikmati makanya sendirian.
baru sajaau menuju kasir untuk membayar tapi Bianca melihat seseorang yang mirip kekasihnya.
Bianca pun menghampiri orang tersebut.
__ADS_1
"lho mas di sini sama siapa".tanya Bianca. karena di meja Rudi ada bekas makan berdua.
"hemmmm ini lagi sama emmm, lagi sama klien".jawab Rudi gugup.
"owh trus mana orangnya".tanya Bianca lagi.
"orangnya lagi di toilet".jawab Rudi.
"sudah selesai belum kalau sudah kita jalan-jalan dulu yuk mas".ajak Bianca.
"maaf ca aku ga bisa aku masih ada kerjaan"jawab Rudi.
"ya udah deh mas hati-hati ya pulanya".kata Bianca.
"ya kamu juga"jawab Rudi.
Rudi pun langsung jalan meninggalkan Bianca menuju parkir.
sampai di tempat parkir Rudi langsung menelpon seseorang.
"Tut,Tut,Tut...hallo sayang aku tunggu di parkiran ya".kata Rudi.
sementara Bianca masih berdiri mematung di cafe.sambil menatap punggu kekasihnya yang semakin menjauh.
"apa segitu sibuknya ya mas sampai ga ada waktu buat kita".batin Bianca.
akhirnya Bianca pun berjalan keluar cafe menuju parkir.
Bianca langsung menjalankan mobilnya menuju kediaman orang tuanya.
sampai di rumah Bianca langsung menuju kamarnya untuk merebahkan tubuhnya di kasur empuknya.
dia masih memikirkan kekasihya yang sekarang sikapnya mulai berubah.
"kamu sebenarnya kenapa mas,kenapa sekarang kamu berubah padahal sebentar lagi hari jadi kita yang pertama atau jangan-jangan kamu lupa tanggal jadian kita".batin Bianca.
akhirnya Bianca pun tertidur.
__ADS_1