Nine Sexy Dangerous Blackvelvet

Nine Sexy Dangerous Blackvelvet
12


__ADS_3

Dalam bayangan Mino saja ini tidak pernah terjadi, seorang gadis dengan raut wajahnya yang dingin tengah duduk di depannya, mengabaikan mereka yang tengah duduk dengan mulut terbuka,


"Captain Blackvelvet? " Cris mengangguk semangat, aura yang ditimbulkan sudah terlihat cerah tidak seperti sebelumnya,


"Siaga satu! " seru Jungkook, pria bergigi kelinci itu hendak berlari mengambil senjatanya, sebelum kerah bajunya di tarik paksa oleh Mark yang malah membuat Jungkook tercekik,


"Kau tidak lihat? Aura berbeda dari Captain,,,,sesuatu telah terjadi selama Captain pergi dari sini" Jelas Mark membuat Jungkook merasa pusing, jika sesuatu terjadi seharusnya mereka sedang dalam kondisi baku hantam kan, belum lagi tentang kejadian Flower Blackvelvet yang mati di tangan kedua rekannya,


"Aku mengerti mengapa kalian bisa melakukan hal ini,,, bagaimana lagi? Bunga mawar memang mudah gugur kan ? Tapi cinta dan simbol dari kehadirannya tidak akan pernah gugur,,, ada alasan mengapa Rose melakukan ini pada rekan mu"


"Apa kau berkata manis untuk membodohi kami? " Queen tertawa dengan tatapan curiga dari Vernon, lelaki dingin itu tampaknya type orang yang sangat berhati-hati,


"Apa yang kau pelajari dari dunia balap???" Vernon diam mencermati,


"Kau harus mengurangi kecepatan untuk menghadapi tikungan! " setiap perkataan dari Queen mengandung makna dibaliknya, ini yang Vernon takutkan, tapi kembali kepada Captain Cris, pria itu tampak menyembunyikan sesuatu, jika Captain Cris percaya pada gadis dihadapannya ini ia juga harus percaya, karena ia adalah pemimpin sekaligus jalan penyelesaian dari kepingan puzzle ini,


"Tujuanmu untuk melenyapkan kami berdua? Lakukan! " tantang Sehun, Suga hanya diam menilai segala sesuatu yang telah ia lakukan selama ini, mungkin ini adalah akhirnya,


"Aku tidak ingin meninggalkan aroma yang busuk pada harum nama adikku!" tekan Queen dalam,


Jika berbicara tentang Rose, ia akan cenderung emosional,


"Lalu apa tujuanmu datang kesini? Bersama Captain? " tanya NamJoon, sedikit ia bisa menilai akan adanya sebuah kerja sama jika dilihat dari wajah sangat captain,


"Captain,,,, "


"Tidak, aku bukan lagi captain kalian" ke11 orang lainnya melongo dengan ucapan Kris,


"Captain,,, jika kau ingin kami pergi kau bisa mengatakannya jangan korbankan mereka dalam situasi in,,,, "


"Aku bukan Captain mu lagi Sehun! " seperti sebuah ledakan ucapan Cris mampu membuat mereka terguncang, sudah sekian lama mereka bersama apakah ini akhirnya?


"Aku Captain B-THIRTEEN menyatakan untuk mundur dari segala bentuk misi dan perintah dari walikota Choi Eunhyuk" 


Shitt


Tidak pernah sebelumnya ia melihat Captain B-THIRTEEN seperti ini, apa ini adalah pengaruh dari Queen Blackvelvet?


"Hyung, kau tidak memikirkan kami? Sejak kecil kita bersama dan,,, "

__ADS_1


"Aku tidak ingin kalian juga terjebak dalam masalah ini Jung Hoseok! Sebaiknya kalian juga berhenti dari misi ini"


"Tapi apa alasannya? " teriak Mino frustasi, dia memang orang yang paling dekat dengan Kris dulu di panti,


"Aku akan bergabung dengan Blackvelvet untuk menyelesaikan misi nya" jujur Cris membuat 11 anggota yang lain kecewa,


"Cristian, kau ingat? Kita adalah B-THIRTEEN, semenjak Captain Daesung pergi, beliau telah menyerahkan segala tugasnya kepadamu, termasuk tentang kami, jika kau berniat untuk bergabung dengan Blackvelvet,,,,,, aku juga ikut dengan mu! " ucap Mino,


Dia mengatakan hal itu karena ia sangat percaya dengan langkah yang dibuat oleh Cris,,, selama hidupnya Cristian telah menjadi pelindung dan pengarah yang baik, dia telah mengenban tugasnya dengan sangat baik, dan ia berpikir ini adalah jalannya untuk membalas segala budi baik Captain sekaligus kakanya,


Meskipun berulang kali Cristian menggeleng menolak keputusan Mino, pemuda berkulit Tan itu tetap teguh pada pendiriannya,


"Aku juga ikut denganmu" putus Suga pada akhirnya, membuat Queen yang sedari tadi diam ikut terkejut,


"Aku bersalah, biarkan aku menebusnya"


"Aku juga" kali ini Sehun yang mengatakan, membuat keterkejutan mereka bertambah, dengan bangga Bobby menepuk bahu Sehun yang berdiri tepat di belakangnya, dengan cepat kesebelasan itu berkerubung membuat posisi Cris berada di tengah-tengah mereka,


"Kita adalah B-THIRTEEN, keputusan captain Cris adalah perintah! Meskipun anggota kita tidak lagi lengkap, kita tetap B-THIRTEEN, 13 laki-laki yang mampu membebaskan kebenaran dari penjara kejahatan, aku percaya padamu Captain, kami percaya jika kebenaran mengalir dalam darahmu,kau akan selalu memihak pada mereka yang bener" ucap NamJoon mewakili yang lain,


Cris di buat terharu dengan pemandangan di depannya, kesebelas anggotanya memberikan hormat layaknya seorang prajurit kepada Jendral,


*******


7 orang gadis berkumpul di ruang tengah guna menunggu kedatangan Queen, sore tadi Queen of Blackvelvet menyampaikan pesan jika mereka harus berkumpul di markas besar dengan formasi lengkap, kecuali Rose tentunya,


"Menurutmu apa yang akan di lakukan Queen? " tanya Yeri pada Lisa, keduanya terlihat jauh lebih akrab semenjak banyak pertengkaran yang terjadi,


"Entahlah, Queen pasti punya rencana"


"Kak Jisoo" panggil Yeri pada Jisoo, gadis itu duduk tepat si samping kiri Yeri, namun lamunan sepertinya membuat suara Yeri teredam,


Jennie menatap kakak pertama keluarga Kim dengan penuh selidik, dilihat dari wajahnya, Jisoo tampak tengah memikirkan sesuatu,


"Ada apa denganmu Jisoo?" tanya Wendy, sekali lagi Jisoo tidak mendengarnya masih sibuk dengan pikirnya sendiri,


"JISOO! "


"Ha? Apa? Kenapa? Dimana?" syukurlah Jisoo yang biasanya telah kembali, itu cukup membuat Jennie lega meskipun rasa canggung akibat pertengkaran tadi masih mendominasi,

__ADS_1


"Apa yang kau pikirkan? " tanya Seulgi sedikit kesal,


"Aku berpikir tentang,,, emh sebenarnya aku menemukan sesuatu di kamar Rose,  sebuah ramuan penawar racun ciptaan Rose "


"Huft,,, itu saja? Itu sudah hal yang biasa, kita tau Rose adalah ilmuan kan? Kau lupa ya?" datar Seulgi lagi, entah mengapa emosinya mulai tidak stabil,


"Bukan, tapi ramuan ini tidak dapat digunakan oleh penderita Autoimun, diabetes melitus tipe 1, syndrome sjorgen dan my,,,,,, "


"Semua sudah berkumpul?" Suara Queen dari arah pintu depan,


"MUSUH!!!" teriak Lisa panik, membuat 7 orang gadis lainnya kocar kacir, bahkan Jennie yang biasanya sangat berani saja ikut berteriak panik,


"Sial, dimana Revolverku, Dynamite? "


"Kau yang meletakkan benda itu sembarangan! " balas Joy tak kalah sengit pada Seulgi,


"Aw Lisa jangan menginjak kakiku" teriak Jennie sadis hingga membuat telinga Lisa berdenging,


"Kak Jennie, jangan menyebutkan  nama asli ku di depan mereka bodoh ih! "


"Kau juga sama saja bodoh!"


"Semua duduk! " perintah Irene dingin, membuat 7 gadis itu dilanda kebingungan, di satu sisi mereka ingin menuruti perintah Irene di satu sisi ada musuh yang terang terangan masuk kedalam rumah mereka,


"Queen,,,tenanglah, kami akan menyelamatkanmu! " Lisa berpikir jika Irene menjadi sandera saat ini,


Tak lama datanglah Bear dengan senjata laras panjang kebanggaannya, membuat hawa menjadi lebih panas karena Mino yang tak ingin kalah juga bersiap mengarahkan senjata kebanggaannya,


Kedua Sniper hebat itu beradu tatap dengan begitu sengit,,, hawa hawa hitam menyelimuti keduanya,


"Bear! Mino! Letakkan senjata kalian berdua" perintah Cris dengan dingin, Mino segera meletakkan senjatanya sedangkan Seulgi abai dengan perintah, selama itu bukan perintah Queen atau wakilnya Blackvelvet tidak bisa menurutinya,


"Bear, letakkan senjata mu" kali ini mau tak mau Seulgi harus patuh pada perintah, Queen paling tidak suka jika harus mengulangi perkataannya,


"Duduk! Ada yang ingin aku bicarakan"


Bolehkah Joy curiga dengan sikap Irene?


Ia hanya tak suka melihat dua orang pembunuh adik kandungnya berkeliaran bebas apalagi sampai dekat dengan Blackvelvet, tidak akan! .

__ADS_1


__ADS_2