Odnoliub

Odnoliub
CHAPTER 1


__ADS_3

"**Siapin cemilan, dan cari


Tempat yang nyaman


Untuk membaca"


|| Ready...... Go! ||


Jangan lupa vote and komentarnya


||Happy Reading**||


__


Baru pertama kalinya, aku menginjakkan kakiku di negeri romantis ini.


Ahh... Aku bergumam dalam hati.


Aku pun, duduk di bangku dan menikmati indahnya suasana di negeri ini. Angin kencang menerpa wajahku, membuat sehelai rambut ku terbang tak beraturan.


Aku mendengarkan musik dengan menggunakan handset dan menutup mataku. Tiba-tiba


Prak...


Semua orang berdiri, mendatangi sumber suara tersebut. Aku pun tersontak kaget.


"Ada apa itu?"Aku melepaskan handsetku dan pergi ke sumber suara tersebut.


Ternyata, kecelakaan terjadi disana. Semua orang hanya melihat tanpa menolong mereka. Sedang kan aku, aku berlari untuk membawa seorang pria yang sudah terbaring lemah di mobil itu.


"Taxsi, taxsi..." Aku melambaikan tanganku.


Aku pun pergi ke rumah sakit, untuk membawa lelaki itu. Aku hanya mondar-mandir, di depan pintu UGD. Aku takut, dia tidak selamat.


"Apa yang sudah aku pikirkan. Pasti dia akan selamat." Kataku sambil menghilangkan pikiran kotor itu.


Akhirnya, dokter keluar dari ruangan UGD itu.

__ADS_1


"Gimana, dok?Apakah dia baik-baik saja?"


"Kecelakaan itu membuat dia kehilangan banyak darah. Kebetulan, kami sedang kehabisan stok darah." Kata dokter itu.


"Kalau saya boleh tahu, golongan darahnya apa ya, dok?"


"Golongan darahnya A."


"Kebetulan, kalau begitu saya siap jadi pendonor nya, Dok." Kata ku dengan bahagia.


Aku pun pergi untuk mendonorkan darah ku kepadanya. Dan aku berpesan, jangan ada yang memberitahukan kepada nya bahwa aku pendonor darah untuknya.


Aku pun duduk menunggu penjelasan dari dokter. Sudah lebih dari 1 jam dokter memeriksa nya kembali.


gimana nih... aku bergumam dalam hati.


aku hanya mondar-mandir di pintu UGD. Dan akhirnya, dokter keluar dari ruangan UGD.


"Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar." kata dokter itu.


"Alhamdulillah..." aku pun tersenyum bahagia.


∆∆∆∆∆


13.00 WIB


Semua berjalan dengan lancar, dan pria itu sudah mulai membaik. Senang rasanya, ketika membantu sesama. Jujur, pria ini sangat tampan dan berkharisma. Seandainya, aku bisa memiliki nya.


Apa sih yang aku pikirkan...aku bergumam dalam hati.


Jujur sih, aku pengen berada di dalam hidup nya. Tapi, itu semua gak bakalan terjadi.


Aku pun pergi meninggalkan nya. Aku berharap, keluarganya cepat datang untuk menemui nya. Semakin lama, aku semakin hilang dari hadapannya.


Bruk...


Aku melemparkan diriku ke kasur. Tiba-tiba, aku terngiang-ngiang wajah pria tersebut.

__ADS_1


Apakah dia baik-baik saja?Dan keluarga nya, apakah sudah menemuinya.


Aku pun membuka gadget ku, untuk men-scroll media sosial ku. Seketika, ada pemberitahuan tentang kecelakaan itu.


Aku pun terkejut kaget, dan menutup mulutku. Ternyata, pria itu adalah seorang CEO di perusahaan besar di kota ini.


"Ya, ampun. Apakah aku lancang sudah membantunya?"


Pantas saja, dia berwibawa sekali dan berkharisma. Ternyata, dia seorang CEO.


Aku pun menutup gadget ku, dan pergi untuk tidur.


_____


" kenapa harus di pertemukan,


Kalau ujung-ujungnya


Bakalan di


pisahkan"


||Sweater Girl's||


_____


**Hai, hai semuanya.


Gimana ceritanya, hehehe...


Tuangkan segala keluh kesah kalian di kolom komentar.


Jujur, ini baru pertama kalinya aku membuat genre romantis.


Maaf kan aku yaa... Kalau cerita nya kurang enak. Hmm....


Salam hangat dari author

__ADS_1


Dwij**


__ADS_2