Odnoliub

Odnoliub
CHAPTER 19


__ADS_3

...••••••••••••...


...Cek Typo...


...•••••••••••...


...TRUE LOVE ...


...WILL NOT ...


...BE DEFEATED.🥀...


...✨✨✨...


..."Siapin cemilan dan cari...


...Tempat yang nyaman...


...Untuk membaca"...


...|| Ready... Go! ||...


...Jangan lupa Vote dan komentarnya...


...|| Happy Reading ||...


..._______...


Ceklek...


"Kalian sudah pulang?" ibunya Verrell menyambut mereka dengan manis. Verrell memasang wajah yang curiga, tidak seperti biasanya ibunya verrell seperti ini.


"Oh, iya,"kata Verrell dengan cuek sambil merebahkan diri ke kasurnya.


Entah kenapa, dia selalu memikirkanku. Dia menarik napasnya panjang, lalu membuangnya.


"Rachael, dimana?" Verrell memutarkan kepalanya ke arah ibunya. "Dia kembali ke villa-nya," verrell pun, kembali merubah posisi kepala ke semula. ibunya hanya membentuk huruf O di bibirnya.


Kenapa aku kepikiran Rachael terus. Verrell memejamkan matanya


Setelah ini kau verrell. Guman ibunya sambil mengukir senyuman jahat.


Ternyata, di balik ini semua. Ada campur tangan ibunya verrell. Ada apa ini? Apakah aku mempunyai salah kepadanya?


"Argh," Verrell beranjak ke kamarnya.


Bruk...


Lagi-lagi verrell menarik napasnya panjang lalu membuangnya sambil menatap langit-langit kamar tidurnya.


Sampai jumpa...


"Kata itu," kata verrell. "Argh,"dia berdecak kesal lalu mengambil HP-nya.


Drrtt-drrtt... Drrtt-drrtt... Drrtt-drrtt...


Nomor yang anda tuju tidak dapat di hubungi.


"Aa, kenapa kok gak di angkat,"sekali lagi dia menelponku. Dan lagi-lagi, aku tidak mengangkatnya.


...••••••••••••••••••••°°°°°°°°°•••••••••••••••••••...


Aku membuka satu persatu mataku, aku dimana? Gumamku dalam hati.


"Ahh,"kepalaku terasa begitu nyeri, ada apa ini?


"Ponselku,"kataku sambil mencari-cari hp-ku.


Tak...tak...tak...


Hentakan kaki terdengar oleh telingaku, siapa dia?


"Kau, siapa?"pandanganku tidak begitu terlalu jelas.


Dia tidak menjawab sama sekali. Sebenarnya, apa tujuannya?


...•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••...


22.00 waktu daerah Paris


[ Mode mimpi on ]


Aku ada dimana.


Verrell terus berjalan mengelilingi sebuah ruangan, yang dia sendiri tidak mengetahuinya. Ruangan yang di penuhi oleh cermin yang besar.


Lindungi Rachael...


Lagi-lagi, kata-kata itu muncul secara misterius.


Aku akan menjaga dia, kau tenang saja dia akan baik-baik saja. Sahut Verrell.


[ Mode mimpi off ]


Dia terbangun dan termenung untuk memikirkan mimpi-mimpi itu.


Apa maksud dari itu semua?


Dia pun beranjak dari kasurnya untuk meneguk segelas air putih yang berada di dapur.

__ADS_1


...•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••...


Drrtt-drrtt..


"Gimana, kau sudah menjalankannya bukan?"


"Tenang saja, semua sudah


Aku jalankan,"


"Bagus,"


...•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••...


Tanpa sengaja, verrell mendengarkan percakapan ibunya, dan dia memberhentikan langkah kakinya dan mengintip ibunya.


"Hallo, kakak,"


Ha? Kakak, momy punya kakak? Gumam Verrell dalam hati.


"Apa kabar, sudah lama kita tidak mengobrol,"


"Clara," ucap wanita itu.


"Aku bukan Clara, tapi Yongsuk," dia berdecak kesal.


Ternyata, nama asli dari ibunya verrell adalah Clara. Dan dia mengubah namanya Yongsuk.


Yongsuk? Bukankah itu nama momy kan?


"Sejak kapan kau menukar


namamu?"


"Sejak," tante Yongsuk memberhentikan percakapannya. Sepertinya, dia mengetahui bahwa Verrell sedang mendengarkan percakapannya.


"Sejak, aku melahirkan Verrell," kata tante Yongsuk.


"Verrell?"


"Aa, sudah ya. Aku mau


tidur dulu, see you sister,"


Tante Yongsuk, mematikan teleponnya dan pergi untuk ke kamarnya. Dan meninggalkan HP-NYA di meja.


Siapa yang dia telpon tadi. Gumam Verrell dalam hati sambil membuka HP tante Yongsuk.


Call


Kakak Cihyun 20 menit yang lalu.


Kau masuk ke perangkap ku, Verrell.


...•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••...


Aku membuka satu persatu mataku, yang sudah terkena pantulan cahaya dari suatu ruangan.


"A..," Sepertinya, rasa nyeri yang aku rasakan tadi belum hilang.


"Aku, dimana?" ucapku dengan begitu lemah. Pandangan yang begitu abu-abu dan sedikit kurang jelas.


Tak... Tak... Tak...


Suara hentakan kaki, dari seseorang yang akan mendekat kepadaku.


"Siapa kau?" sontak ku kepadanya.


Dia mendekatiku dan berbisik tepat di telingaku, "kau tak perlu tahu siapa diriku," dia tertawa kecil.


"Argh," aku memegang kepalaku. Lagi-lagi, kepalaku sakit. Apa penyebab aku tidak mengetahuinya.


...•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••...


Bruk...


Verrell merebahkan dirinya kembali di kasurnya, "ahh," ada apa semua ini. Kenapa belakangan ini, terlihat seperti mencurigakan. Dan ucapan wanita yang ada di mimpi Verrell, rasanya seperti nyata, tolong jaga Rachael.


Apa maksud dari perkataan itu semuanya?


"Argh, semua ini membuatku gila,"


"Tapi, kalau sesuatu terjadi kepada Rachael. Aku gak bakalan memaafkan diriku," Verrell berbicara lembut dan memikirkan bahwa semua omongan wanita itu benar, Rachael dalam bahaya, kau harus menyelamatkannya.


Verrell mengambil HP-NYA di meja dekat sebelah kasurnya.


Drrtt-drrtt... 3X


Nomor yang anda tuju tidak ada di hubungi.


"Aa, sialan. Lagi-lagi, Direject," Dia melemparkan Hp nya di kasur, dan menutup matanya dengan tangannya.


...✨✨✨...


"Nicko," teriak Verrell.


"Iya, Dedy,"


"Kita berangkat sekarang," Verrell mengendong Nicko dan membawanya untuk masuk ke mobil, tetapi, "mama, gak ikut?" Astaga, sampai lupa. "Mama, nanti bakalan datang, Nicko duluan ke sekolah," bujuk Verrell.

__ADS_1


Jalankan sekarang tugasmu. Tante Yongsuk, menyuruh seseorang untuk mengikuti Verrell.


L'école Elémentaire


Adalah sekolah Dasar di Prancis.


"Sekarang, kau masuk ke kelas," Verrell mengecup keningnya Nicko, dan Nicko menganggukkan kepala, sambil melambaikan tangannya.


Lagi-lagi, dia mencoba menelpon ku. Tetapi, sama sekali tidak ada jawaban.


Tanpa berpikir panjang, Verrell pergi ke villa ku untuk melihatku, apakah yang sedang aku lakukan.


...✨✨✨...


"Rachael," Verrell mengetuk pintu kamarku. "Rachael," tidak ada jawaban sama sekali. "Rachael," Verrell berteriak.


Apa aku dobrak saja pintunya. Gumam verrell.


"Argh," Verrell pun mendobrak pintu Kamarku.


Kosong, "Rachael, Rachael," Verrell mengecek ke kamar mandi. "Rachael," ternyata aku juga tidak disana. "Apa, dia sudah berada di sekolahnya, Nicko?"


Verrell bergegas untuk kembali ke sekolahnya Nicko. Tetapi, langkahnya terhenti ketika melihat selembaran kertas yang sudah terletak di kasurnya Rachael.


Temuin aku di gedung X.


Verrell meremas kertas itu dan membuangnya ke tong sampah.


Kring...


Rachael.


Online


Kita ketemuan di gedung X.


Ha? Gedung X? Gedung sama yang tertulis di kertas selembar itu. Jangan-jangan, Rachael mau membuat kejutan.


Syukurlah, aku akan kesana Rachael. Kau tenang saja.


Verrell mengemudi mobilnya dengan kecepatan tinggi. Karena, dia gak mau aku menunggu lama.


Sampailah di tujuan 🍂


Verrell mematikan mesin mobilnya dan pergi untuk menjemput ku.


Drrtt-drrtt...


Suara dering telpon ku semakin jelas. Ketika Verrell mendekati salah satu ruangan yang ada disana.


Tak... Tak... Tak...


Langkah hentakan Verrell begitu jelas dan berdengung ketika dia memasuki ruangan itu.


Drrtt-drrtt...


Langkahnya terhenti, dan Verrell melihat bahwa ada bayangan seseorang yang menghampirinya.


"Kau, siapa?" tanya Verrell kepada pria itu. "kenapa, HP-nya Rachael ada padamu?" pria yang menggunakan topi hitam dan jaket jeans berwarna hitam itu tertawa ketika melihat wajahku.


"Kau gak perlu tahu, siapa diriku," balas pria asing itu.


"KATAKAN DIMANA RACHAEL," Verrell berdecak kesal dan menarik jacket pria itu.


Pria itu tertawa dan berkata, "kau, mau tahu dimana dia?" Kaya pria itu.


"Cepatlah, kau beritahu sekarang," teriak Verrell.


"Dia,"


Pria itu berhasil menumbuk wajahnya Verrell. "Argh,"


Wah wah wah, ngajak gelud nih anak. Verrell pun, membalasnya.


"Mati, kau," kata pria itu sambil memukul perutnya Verrell dengan balok kayu yang berukuran besar.


"Aah," Verrell terjatuh lemah dan tidak berdaya.


...⭐__________⭐...


..."Kejahatan akan dapat...


...Dikalahkan oleh...


...Kebaikan."...


...|| Odnoliub ||...


...⭐___________⭐...



Hai hai semuanya...


Aku ada pengumuman. Cerita ini, bakalan update seminggu dua kali. Kalau moodku bagus, bakalan aku lebihkan up-nya.


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak Vote dan komentarnya.


Salam hangat dan manis dari Author super kece

__ADS_1


Darwan.


__ADS_2