
hidup ku hidup mu ku, ku harap akan menjadi hidup kita, bahagia selalu, bersama selalu, sampai hari dimana tuhan menjemput ku, ku tunggu kelak dirimu di pintu surga kita bahagia bersama, abadi.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
HAPPY READING:)
kini arsen telah berada di apartemen miliknya, dia masih merasa sangat kesal dengan perkataan adiknya dira, sungguh anak yang sangat tidak sopan pikirnya.
dia langsung saja bergegas untuk mandi, karna badanya sungguh terasa lengket akibat kegiatanya hari ini.
lima belas menit ia berkutat di kamar mandi, berendam didalam bathup dan itu sungguh membuat badanya terasa sangat rilex dan segar, selesai mandi dia segera duduk disofa dan mulai membuka benda pipih dan melihat media sosial untuk menghilangkan rasa jenuhnya akibat tinggal sendiri di aparteman mewah miliknya.
***
di tempat lain, dira masih merasa sangat gusar, dia masih memikiran apakah keputusanya untuk menikah dengan sang bos itu benar, namun saat dira sedang melamum tiba tiba sang adik masuk.
"kak kakak kenapa melamun"tanya brayen yang membuat dira tersentak kaget
" eh kamu dek "jawab dira masih celongo*ban
" brayen denger kakak tadi abis di lamar sama cowok yah?" tanya brayen to the point
"iya dek kakak abis dilamar sama bos kakak" jawab anindira
brayen yang mendengar itu langsung tersenyum
"kamu kenapa senyum senyum gitu si iihhhh, kakak tuh lagi bingung sama keputusan yang kakak buat tadi, apakah kakak akan bahagia hidup bahagia bersama pak arsen, kakak bingung dek" kata dira pada sang adik, dan tentu brayen yang mendengar itu pun langsung berusaha menasihati sang kakak
" kakak, dengerin brayen, brayen yakin pak arsen laki laki baik, dia bakal bisa bahagiain kakak, percaya kak, ini adalah kesempatan buat kakak, kesmepatan agar kakak tidak ditindas sama ibu sama kak olive, kakak ga boleh terus kaya gini, apa kakak mau selamanya ditekan sama mereka? disiksa sama mereka?, kakak harus tau brayen sakit kak liat kakak disiksa sepeti itu kak, meskipun kakak cuma kakak tiri aku, aku sangat mencintai kakak, sangat, kebahagiaan kakak prioritas aku, dan nanti meskipun kakak sudah menikah, aku janji akan tetep lindungin kakak, dan kak maaf bukan aku ngga mau bela kakak ketika kakak disiksa ibu, tapi ibu mengancam jika aku membantu kakak ibu akan menambah hukuman untuk kakak, maafkan brayen kak, brayen tidak berguna" jata brayen panjang lebar kepada anindira.
dira yang mendengar penuturan sang adik pun terharu hingga meneteskan air matanya
__ADS_1
" brayen denger kakak, kamu adalah kebahagiian kakak, makasih sudah menyayangi kakak seperti kakak kandungmu sendiri dek, kakak janji akan bantu kamu untuk sukses, dan kamu juga harus janji sama kakak, kamu harua jadi laki laki tangguh dan beetanggung jawab, kamu harus bisa berkembang oke dek" jawab dira kepada sang adik
" baiklah kak brayen akan selalu inget pesan kakak" kata brayen lagi
" ya sudah kamu ke kamae gih tidur kakak juga mau tidur nih udah capek banger rasanya huuhhhh" jawab dira pada sang adik lagi
" siap kakak" kata brayen dan mulai melangkahkan kaki keluuar dari kamar sang kakak
***
pagi ini, dira terlihat lebih fresh dari hari biasanya, entahlah kenapa dira merasa sepeti itu, bahkan senyuman itu terus mengembang di bibir manisnya.
dira bergegas pergi untuk bersiap siap bekerja ke kantor, dan yaaaaaa hampir satu jam persiapanya, maklum dia wanita hihihikkk
penampilan anindira pagi ini xix
dia berjalan menuju halte bus, yaaa dia memang setiap pagi seperti itu, jika dia masih ada waktu dia akan naik bus agar lebih hemat, bukan karna dia pelit hanya saja dia memang harus mengingat akan kebutuhan keluarganya, dia tidam boleh egois untuk masalah yang satu ini.
**
sedangkan di apartemen arsen, dia masih berbaring di sofa, dia bahakan masih enggan untuk membersihkan diri, entahlah dia merasa hari ini dia ingin sekali tidak berangkat ke kantor.
namun saat ia tengah asik berbaring di sofa empuknya tiba tiba bel berbunyi, arsen pun heran siapa yang datang sepagi ini?? huhh menjengkelkan pikirya
" siapa yang datang sepagi ini sih mengganggu saja" kata arsen melangkahkan kaki untuk membuka pintu, dann yaaa arsen sungguh kaget, bagaimana bisa sang kakak ipar datang kesini sepagi ini, dan untuk apa?
" david, aku merindukanmu" kata rosa dengan tidak tau malunya
__ADS_1
" cih untuk apa kau kesini lebih baik pergi" jawab arsen ketus
" arsen kenapa kau mau menikah dengan wanita jal*ang itu, apa matamu buta arsen bahkan dia tidak ada apa apanya dibandingkan aku" kata rosa lagi
" kau sungguh membuatku muat pergi dari sini rosa " jawab arsen dengan nada yang sudah meninggi, rosa yang merasakan kemarahan arsen pun langsung pergi, dia tahu bagaimana jika arsen marah.
brakkkk
arsen menutup pintu itu dengan kasar, dia sungguh benci dengan wanita itu, bisa bisanya dia menikah dengan kakanya namun mencintai adiknya, sungguh wanita tidak tahu diri.
arsen yang tengah emosi langsung saja mandi untuk pergi ke kantor, ya arsen memutuskan untuk tetap bekerja agar dia bisa menghilangkan rasa kesal ini
30 menit dia bersiap siap kini dia telah terlihat sangat tampan dengan setelan jas yang melekat lada tubunnya, sungguh badan yang tinggi, kulit yang putih, hidung yang mancung, membuat ketapanan arsen pagi ini begitu merekah.
arsen pagi ini memutuskan untuk membawa mobil sendiri, karna dia tau david pasti sudah berada dikantor, ya memang tadi dia sudah menelfon sang asisten untuk tidak berangkat ke kantor, namun apa boleh buat dia tidak bisa tinggal diapartemen sendiri itu akan membuatnya sangat jenuh.
♡♡♡♡
**maafkan author baru up temen temen, ga tau kenapa berasa lesu bgt buat up:(((
padahal kalian semangat banget nunggu kelanjutan cerita arsenio dan anindira maafkan dosa author nak anak:(((((
jangan lupa tetep
LIKe
COMENT
VOTE
__ADS_1
LOVe♥️**