
hari ini seperti hari hari biasanya, aku tidak peduli dengan hadir ku, dan aku yang masih saja menunggu untuk hal sia sia itu, yaaa aku memang terlihat bodoh tapi untukmu aku sanggup
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
kantor
"selamat siang pak" sapa dira kepada sang bos dan tentu saja arsen hanya nylonong masuk ke dalam ruanganya, dira yang melihat raut muka arsen terlihat kesal hanya bergidik ngeri pasalnya mimik mukanya sangat menakutkan ketika sedang marah
"pak bos katanya tidak masuk" kata david bertanya kepada sang bos, "kurang ajar rosa sudah berani datang ke apsrtemenku ck sungguh itu membuat pagiku sangat berantakan aku sangat kesal vid" jawab arsen kepada david dengan mata yang masih berapi apo menaham amarah. dan david yang mengerti tentang kekesalan bosnya berusaha membuatnya tenang, namun apalah daya, bosnya tidak bergeming, malah dia terlihat semakin kesal, dan satunya cara hanyalah dira yaaa anindiraa
"dira masuk keruangan bos sekarang" belum dira memberikan jawaban, telfon sudah ditutup oleh david, sungguh dira merasa sangat kesal bosnya yang dingin dan angkuh sama peesis dengan asistenya yang tidak waras itu.
tok tok tok
"masuk" kata david kata david kepada dira yang tengah berjalan mendekat. "ada apa bapak memanggiil saya" kata dira pada david dan yaaa david hanya memberi kode dan itu sungguh membuat dira tidak tanggap dengan kode dari sang asisten bosnya
__ADS_1
" bapak kenapa? bapak kelilipan? kok matanya kedip kedip sebelah gitu??? oooo pak david sedang menggoda saya yaa"kata dira percaya diri, dan tentu saja david yang mendebgar itu hanya bisa menganga dengan mulut terbuka lebar, sungguh dira sangat bodoh dalam hal kode mengkode.
"david, tinggalkan aku dan dira sendiri" kata arsen pada david, tanpa menjawab hanya anggukan yang diperlihatkan david langsung keluar dari ruangan itu
" dira apa jadwal saya hari ini" tanya arsen pada dira
"hari ini jadwal semua dicancel pak, karna tadi pagi saya dapat kabsr dari pak david bahwa pak arsen tidak berangkat ke kantor" jawab dira jujur pada arsen
" hmmmm baiklah, temani aku disini sebentar, saya sangat pusing" kata arsen pada dira
" bapak kenapa? apa bapak sakit?" tanya dira pada arsen
__ADS_1
namun entah bagaimana ceritanya tiba tiba arsen reflek memeluk dira dari belakang, dira yang mendapat perlakuan seperti itu semakin salah tingkah dan jujur saja dia merasa takut, yaaa dia takut jika ada yang melihat dira dan arsen seperti ini
"pak lepaskan saya nanti ada yang melihat bagaimana, saya tidak mau ada gosip tidak baik tentang kita" kata dira pada arsen
" sebentar saja dir saya mohon" hanya itu jawaban dari arsen dan benar saja dira seperti terhipnotis oleh arsen, dia membiarkan arsen memeluk tubuh mungilnya itu.
setelah rasa tenang menyelimuti hati arsen dia melepaskan pelukanya dari dira, dia mengatakan besok akan ada peninjauan ke lapangan dan dira disarankan untuk mengenakan pakaian santai saja agar tidak merasa kesulitan besok.
dira yang sudah sangat merasa salah tingkah pun langsung keluar dari ruangan arsen, dan si pelaku tentu saja seperti biasa saja bak tidak tsrjadi apapun di ruangan tadi
^^^^^^^^^^
LIKE
COMENT
__ADS_1
VOTE
LOve❤