Oh My Arsenio

Oh My Arsenio
Chapter 17


__ADS_3

akan ada masa dimana aku datang menjemputmu pulang, tak perlu risau, janjiku tak akan kudah kuingkar kasih, bersabarlah, yakinlah, rinduku padamu tak pernah luntur meski kabar jarang bertukar


Happy reading:)


pagi ini sungguh terasa sangat cerah, anindira sang gadis cantik berkulit putih, telah bersiap untuk berangkat bekerja dengan hati gembira, pasalnya, tidak ada tekanan dari saudara tiri dan ibu tirinya, sungguh bahagia yang dira rasakan sangat sederhana jika difikirkan.


"huft aku sangat senang hari ini rasanya, tidak pernah aku berangkat ke kantor dengan hati segembira ini" kata dira sambil berjalan menuju halte bus


setelah beberapa menit menunggu bus, akhirnya bus yang ditunggu datang, dira dengan bahagianya memasuki bus tersebut, didalam bus dia terus bersenandung bak baru saja mendapatkan sebongkah berlian.

__ADS_1


tiga puluh menit perjalanan dira telah sampai dikantor, dia langsung naik lift untuk menuju tempatnya bekerja, disana terlihat sudah ada sang bos dan sekertarisnya, arsenio yaaa dia sangat terlihat tampan hari ini, dia memakai baju casual yang sangat pas dengan kulit tubuhnya. sungguh dira sangat kagum dengan lelaki tampan didepan matanya ini.



begitupun arsen dia terlihat sangat kagum dengan wanita didepanya itu, wanita yang akan menjadi istrinya terlihat sangat imut dengan baju sederhananya.



" ehh hmmm ya" hanya itu jawaban dari arsen, dia memang terlihat sangat gugup, dia berusaha menutupi pipinya yang memerah itu. sungguh menyenangkan jika dibayangkan haha

__ADS_1


" mari bos kita berangkat" kata sang asisten


" hm " hanya itu andalan jawaban dari sang CEO muda nan tampan ini.


akhirnya mereka bertiga pergi untuk meeting diluar hari ini dan kebetulan tempatnya ada di puncak sehingga arsenio menyarankan dira untuk memakai sepatu cat. sepanjang jalan tidak ada pembicaraan apapun antara bos asisten dan sekertaris itu, mereka saling diam saja. dira yang berada disamping sang bos itu sungguh terasa sangat canggung, pasalnya arsenio hanya diam saja dia sibuk dengan benda pipih ditanganya.


hampir tiga jam perjalanan, akhirnya mereka sampai di tempat yang mereka tuju. dan benar saja udara disana sangat sejuk asri. dira sangat menikmatinya. disana juga sudah ada wanita cantik yang sedang menunggu kedatangan sang ceo, tentu saja arsenio langsung menghampirinya, dia terlihat sangat cantik, namun siapa sangka dengan kecantikanya itu benar benar tidak membuat arsen jatuh cinta, dia bersikap sangat prosional dalam bekerja. " bu neta apa kabar?" sapa arsenio kepada sang klaien, " baik bagaimana keadaan pak arsen sendiri" tanya bu neta " seperti yang anda liat" jawab araen kembali, "baiklah pak mari kita segerakan untuk penanda tanganan kontrak sekaligus meninjau lokasi yang akan kita bangun menjadi resort " kata bu neta sambil mengarahkan arsenio untuk duduk. jangan ditanya, sekarang dira sedang melihat kehangtan sang bos dan kelaienya itu, mereka terlihat sangat akrab ya begitu pandangan seorang anindra padahal kenyataanya arsen hanya berusaha untuk menghormati sang kelaien agar dia tidak merasa kecewa.


"huh kenapa mereka terlihat sangat romantis, eh ada apa denganmu dira, buang jauh jauh pikiran itu" kata dira sambil mengumpat dirinya sendiri. david yang sedang kebetulan lewat melihat sang calon nona mudanya mengumpat untuk dirinya sendiripun heran, ada apa denganya? seperti itu pikiran david saat itu.

__ADS_1


♡♡♡♡♡♡♡♡


author come back 😍


__ADS_2