Oke . Kamu Buaya Aku Kadalin

Oke . Kamu Buaya Aku Kadalin
Drama di kamar Mandi


__ADS_3

Sore yang cerah.semburat warna jingga mewarnai langit begitu indah,


Nona Muda keluarga Biantara tengah asyik menyiram tanaman aglonema di sudut kolam renang.mulut mungilnya bersenandung kecil namun terdengar sangat merdu..ia sangat lincah menggerakan tangan nya menyemprotkan air kran dari tanaman satu ke tanaman lainnya.sesekali memetik daun daun layu dari tanaman aglonema yang sudah berumpun,hingga si aglo sang ratu daun itu nampak kian cantik dan mempoesona.. ada jenis hot lady dan suksom jaipong seakan beradu kecantikan ada juga jenis goliath dan escada.yang sedang bertengger di deretan selebrity tanaman hias.seakan tengah berpongah memamerkan status sosial diantara perdaunan nya..ya mereka memang daun daun berderajat sultan saat ini.Miranti punya itu semua hasil ngebolangnya dulu.


sedang di sudut kanan ada monstera king varigata yang Ia sengaja pindahkan dari rumah kerjanya kemaren.Miranty memang pecinta tanaman Aroid, jauh sebelum tanaman tanaman itu terkensl baru baru ini.bahkan sebelum masa jayanya si gelombang cinta.dan kini janda bolong yang sedang di depan.


sumringah wajah miranty sangat kentara kala sedang menyambangi tanaman tanamannya .baginya tanaman itu adalah hiburan untuk merefresh otak saat Ia


terlampau penat dari pekerjaannya .ia sering lupa waktu kalau sedang bersama tanaman.( penasarankan .Miranty pekerjaannya apa?)


namun saat itu keasyikannya bersama tanaman aroid harus terganggu.karena ponselnya berdering sangat kencang.ia merogoh saku celana kulotnya,dan mengeluarkan benda pipih yang jadi prrangkat andalnnya..


Terlihat di layar nama kaptain Asrul.dan segera ia menekan tanda hijau untuk menyambungkan komunikasi dengan seseorang di sana.


"Assalamualaikum kapt." gimanaperkembangannya?".Miranty nenyapa seseorang di sebrang sana.


"Waalaikum salam,.ada banyak bahan analisa kali ini Mir.Aku sudah pasang perangkat penyadap di ponselnya,untung Dia tidurnya kaya kebo.jadi Aku bisa melakukannya dengan leluasa."jawab di sebrang sana yang di ketahui sebagai kapten Asrul.patner kerja sekaligus teman masa kecil Miranty.tidak dapat dipungkiri.sikap tomboy Miranty dulu sedikit banyak di pengaruhi Asrul yang sikap dan karakternya memang cowok banget.meski dengan penampilan gondrongnya.tetap saja kapten Asrul terlihat macho .


"Syukurlah..untuk sementara,kirimkan aja file penemuannya ke Aku ya. Ka.agar aku bisa menganalisa kasusnya lebih cepat,sebelum kita ketemu untuk membahas bersama." printah miranty pada kapten Asrul.


"Oke.tapi kamu harus lebih hati hati Cu.,ingat ,di sekelilingmu kini makin banyak musuh yang.biisa saja hadir tanpa kau sadari"'


"Oke.Kakaku yang super ganteng.hamba laksanakan perintah mu,"sahut miranty terkekeh.


"Lalu kapan kita ketemu,"


"Terserah kakak lah, Sekalian aja Kaka atur scadulnya.,Aku nurut aja."


"oke.sekali lagi jaga diri baik.meski Kaka tahu. kamu cewek jagoan.tapi .kadang kamu .!teleidoran cu.hati hati oke!." kapten Asrul nemberi wejangan pada Miranti.


"Oke.makasih kak.assalamualaikum."Miranty menutup percakapannya dengan kapten Asrul..


Tanpa ia sadari sedari tadi.ada sepasang mata yang tak henti menatap nya lurus.seolah ingin tahu aoa yang di bicarakannya ,hingga membuat miranty begitu bahagia.


sepasang mata itu milik Biantara.yang telah tebangun dari tidurnya bersama zsasa,. tadinya ia melihat dan mendengar senandung kecil dari mahluk manis di pinggir kolam renang.yang memang tampak jelas dari kamar zsasa.a


Saat ini.Miranty tidak mengenakan jilbabnya. karena kolam renang itu memang tersembunyi di lingkup area pribadi kamar utama dan kamar zsasa.jadi tidak akan ada orang lain yang melihat,kalaupun Bian melihat toh Dia suaminya bukan orang lain,

__ADS_1


Bian di buat takjub dengan penampilan Miranty yang sederhana.rambutnya yang hitam lurus sepinggang.membingkai wajah oriental yang sangat lembut namun ketakjubannya harus terganggu dengan suara ponsel miranty dan ada tatap tak suka ketika miranty terdengar bercengkrama akrab denga seseorang yang tidak di ketahuinya.


"mau di bantu?."cicit Bian berbasa basi.padahal ia tahu Miranti telah selesai dengan acara menyiramnya.namun tak ayal miranti di buatnya terkejut.melihat Bisn yang telah berdiri di ambang pintu dengan kedua tangan yang di lipatkan di dada nya.


"a.eh..Tuan sudah bangun?,zsasa mana?", tanya Miranti lupa menjawab pertanyaan Bian.ia malah balik nanya.


"masih Bobo.", ketus Bian


"Lho.kenapa di tinggal?,kenapa ngga di bangunin sekalian sudah terlalu sore ini." miranti nyerocos bicara dan tanpa memperdulikan kehadiran Bian yang sidikit di buat kesal.ia masuk kamar zsasa dan Bian membuntuti nya.


Dilihatnya zsasa memang masih menikmati tidurnya.terlihat tubuh mungil itu berkembang kempis dengan ritme yang halus.Miranti mengelus .pipi gadis kecilnya .dengan lembut


Sayang bangun!,udah sore nih.katanya mo jalan jalan sama Momy." Bisik Miranty di tielinga zsasa.


," emmmh..Lenguhan zsasa terdengar, seiring dengan terbukanya mata zsasa.sejenak bocah itu terdiam,seakan mengumpulkan jiwanya yang masih asyik bertualang di alam mimpinya.


"Mommy..zsa ipi.Deddy bobo cini.peluk zsa," ucap zsasa tiba tiba.Miranty tersenyum mendengarnya.seraya merengkuh tubuh zsasa kepangkuannya.


"zsasa senang ya.bobo sama Daddy?"tanya Miranty dan zsasa hanya mengangguk dengan antusias,.


"Benel..?? sasa menelisik wajah ibunya seakan minta kebenaran.Miranty pun mengangguk dengan semangat."Itu benar sayang." terdengar suara barithon di belakang keduanya.


zsasa yang tengah di pangkuan ibunya mengarahkan pandangan ke sumber suara..nampak Bian tersenyum dan menghadiahi zsasa dengan dua ciuman sayang di pipinya..


cup ! cup!.


'"masih Daddy." ucap zsasa dengan girang,bukan saja zsasa namun di hati Miranty ada do,a tulus yang terpanjatkan."biarkan semua ini terus begini ya Alloh.",


sedang Bian hatinya begitu tersentuh.ternyata hal sederhana seperti ini yang putrinya rindukan


"Sekarang Zsasa mandi ya..biar. tambah cantik dan segar oke!!,tutur Miranty membujuk putrinya, zsasa pun mengangguk mantap,membuat Bian tercengang,karena selama ini acara memandikan zsasa selalu menjadi babak drama yang sangat menguras tenaga dan penuh cerita memilukan.tapi kali ini?????.pantas saja putrinya kini terlihat cantik dan segar".rupanya ini penyebabnya".batin Bian berceloteh.


Bianpun seperti ekor Miranty mengikuti kemana gerak miranty .Dia melihat betapa kurus tubuh putrinya saat di mandikan..Miranty sangat hati hati menggosok dan mengusap raga ringkihnyal.titik bening kembali lolos dari sudut matanya betapa.ia selalu tak sanggup mrlihat kenyataan itu.syukurlah borok di tubuh zsasa sudah mulai sembuh tinggal menyisakan kulit kulit matinya yg terkelupas.zsasa terlihat nyaman dan menikmati setiap sentuhan ibunya yang penuh kasih. sementara Bian hanya sanggup menatapnya gamang.tenggorokannya seperti tersekat,matanya telah berkaca kaca melihat jejak keteledoran dirinya selama ini Ia tak pernah peduli dengan keadaan zsasa.yang ada di otaknya cuma monica.monica dan monica.


Miranty menyadari tubuh tinggi atletis itu tengah terguncang di belakangnya, segera ia membungkus tubuh zsasa dengan handuk .Ia tak ingin putrinya melihat sisi rapuh dari ayahnya yang mulai menemukan hatinya.


" Daddy..juga sekarang mandi .biar gantenya tambah maksimal" sahut miranti mencoba membuyarkan kabut hitam di hati Bian. seraya meninggalkan lelaki itu sendiri di kamar mandi biarlah ia menuntaskan sesak di dadanya yang memang seharusnya tertumpah dari dulu.

__ADS_1


bergegas Miranty mendandani zsasa dengan baju yang serba tebal dan modis.sengaja ia membirong baju baju panjang dari online shoonya untuk zsasa mengganti semua baju zsasa yang tidak layak pakai lagi. setelah selesai.ia menitipkan dulu zsasa ke mbok Nur.yang kebetulan mendatanginya .memberi tahu ada Handry asisten nya Bian menunggu di ruang tamu.


segera Ia kembali ke kamar mandy dimana Bian tengah bersandar di dinding kedua lututnya di tekuk.dan kepalanya tetunduk menyentuh lututnya sedabg kedua tanganbya menjambak jambak dan meremas kepala dan rambutnya sendiri.hingga ia terlihat acak acakan.


Dengan lembut Miranty meraih kedua tangan Bian.membuat wajah yang biasanya sangar itu mendongak ke arahnya..matanya telah sembab dan memerah sisi lembut dari seorang Biantara ardi wiguna terlihat sudah.Miranty tersenyum untuk nemberi energi ketenangan pada Bian.jari lentiknya menghapus sisa butiran bening di mata elang itu.suasana mendadak romance pun tercipta..


"Sudahlah Tuan.kalo begini terus ,kaya cewek lagi pms tahu." bisik Mirsnty tersenyum arif.


"


jedut..


jedut..


jedut..


Hati Bian seperti tersengat listrik berkekuatan ribuan watt..membuat wajahnya merona malu.


"Daddy,mau mandi sendi atau mau di mandiin? " miranti sengaja menggioda,


" Emang berani.mandiin Aku?." ucap Bian nencoba nenutupi kegugupannya."


"Siapa takut,toh Saya bisa mematahkan lenganmu.bila Tuan macam macam.,".


"Terus kalau tongkat saktiku berulah.bagaimana??" entah kekuatan darimana ia berani mengungkapkan hal itu..


"oh tenang saja..Aku bisa memotong habis tongkat saktimu , biar kujadikan gantungan kunci .apa mau??" jawab miranti begitu enteng.


".Iih..cantik cantik kok kejam".Bian bergidik sendiri


"haruslah.apalagi bila tongkatnya sering celap celup di sembarang panci." ucapan Miranty makin horor..seraya nenyeret Bian ke bathtub.dan membuka paksa kaos yang di kenakan Bian..sialnya Miranty kembali harus menelan salivanya manakala bagian terindah tubuh suaminya utu terexpos bebas..


"ka ka mu mau apa?..mau perkosa Aku ya.?." Bian balik menggida.


"hiii.geer.masih banyak kok yang menginginkan berlabuh di surgaku.ngapain harus oerkosa segaka" Miranti kontan setengah sewot, melihat rona nerah di pipi putih Miranty.


"cepet mandi Tuan.ada A Handry nenunggu.dan saya tak mau Daddynya zsasa terlihat nengenasjan di hadapan anak buahnya." sergah Miranty lalu ngibrit keluar.mencoba nenetralisir rasa yang mendadak banyak virusnys.😃😃😃.namun dihatinya terasa bahagia.untuk hari ini ia sukses membuat hubungan Bian dan durinya lebih terasa santai.

__ADS_1


__ADS_2