Oke . Kamu Buaya Aku Kadalin

Oke . Kamu Buaya Aku Kadalin
Pertemuan


__ADS_3

...Di Rumah mewah.Tuan Ridwan..saat ini telah di hiasa bunga bunga mawar putih nan 'indah..tampak meja akad yg di buat sangat elegant...Nyonya indah..ingin pesta pernikahan ini di adakan dengan sangat mewah.mengingat miranti bagi.kedua suami istri itu adalah sosok yang sangat istimewa..namun karena permintaan Bian dan Juga Miranti ingin sederhana..dan cuma keluarga yang hadir..mau tidak mau nyonya Indah menuruti keinginan kedumempelai yang belum saling kenal itu....


Sejak semalam.Miranti dan Didah telah hadir di Rumah Tuan Ridwan.atas permintaan Nyonya Indah,untuk maksud mempermudah segala sesuatunya.


Di malam itu juga.Miranti berkesempatan berjumpa dengan calon suaminya saat Ia hendak beristirahat di kamar tamu..


Bian menjumpai Miranti..dengan wajah jutek tak ada manis manis nya.Ia ingin memastikan.seperti apa wanita yang di pilih orang tuanya..sampai Miranti begitu istimewa di hati mama papahnya...selain itu..Bian geram.karena Mamah papahnya meminta menyediakan uang 200 juta untuk sekedar maskawin..huh! tntu saja Bian fikir itu terlalu besar untuk seorang perempuan kampung itu..meski sebenarnya uang segitu tak begitu berarti buat dirinya.


.


"Hai...gadis kampung!.." sapa Bian dengan sengitnya. yang sukses membuat Miranti menoleh ke arahnya..tak ayal dua wajah berlainan jenis itu bertemu pandang...


Bian menatap Miranti dengan tatapan membunuh..entah mengapa hatinya merasa benci pada gadis di hadapanya yg sesaa t lagi akan menjadi 'strinya itu. meskipun hati kecilnya mengakui ternyata gadis.di hadapannya sangat cantik.walau tampil dalam balutan busana yang sangat sederhana..hanya dres.panjang dan baju tunik sepinggang. performanya yang memiliki kulit kuning langsat..wajah bulat telur hidungnya tidak terlalu mancung namun proforsional dg wajah yg semi oriental. Miranti memiliki mata bulat indah yang bercahaya bibir mungil berbentuk hati...sexy.. mamun tak sedikitpun menyentuh.hati Bian..yang seakan telah terkunci rapat .karena di dalamnya telah penuh dengan cinta buta pada gadis yang bernama Monica. dan dia yg nota bene sekretarisnya itu.sanggup melakukan apapun untuk mendapatkan Bian..

__ADS_1


Sementara Miranti menatap seksama Lelaki dewasa yang barusan memanggilnya gadis kampung itu.serauya menyapukan pandanganya keseluruh tubuh Bian dari ujung ramput sampai ujung kaki.. Ia harus pastikan detail' tidak ada yg terlewati oleh pandangan nya ."huh!" sebuah nafas yg seperti ada masanya lolos begitu saja dari mulut mungil nya. dan Ia menarik nafas dalam dalam untuk bertegur sapa dg calon suaminya


"Anda .Menegur Saya Kang" sapa Miranti.dengan seulas senyum di bibirnya.yang hampir saja gagal tercipta.


"Apa?.Kau panggil apa barusan??..hati Bian semakin jengah .terdengar dari nadanya yg meninggi..telinganya serasa di kerek korek gorila.saking tidak sukanya dengan panggilan yang menurutnya sangat kampungan itu..


Sedang Miranti.berusaha menekan riak emosi yg seakan mau meledak di dadanya..melihat mata Bian yang melotot.dan kedua tanganya yang berkacak pinggang.hanya karena sebuah ucapan yg memang belum terpropaganda.cukup meyakinkan Miranti jika lelaki yang akan jadi suaminya itu adalah seorang lelaki arogan angkuh.dan bermulut tajam. membuat Ia mengurungkan niatnya untuk menundukan wajahnya . Ia tak ingin dirinya terlihat lemah di hadapan Bian.


"Lalu saya harus panggil apa?.7777"usia. anda kan lebih tua dari .Saya.


Miranti sekilas membuang muka.bibirnya di monyunkan ' oh alah..seperti di zaman penjazahan Belanda saja",senyum getir tertarik dari sudut bibirnya. mengiringi gumamannya yg sangat lembut hampir tak terdengar.


Namun Biar mendengar ucapan Miranti.dan berhasil membuat hatinya semakin meradang.tangannya yang sajak tadi menunjuk nunjuk itu.kini berubah mencengkran pundak Miranti ysng mungil.dengan tatapan yang tak berubah..bengis dan menakutkan.

__ADS_1


" Katakan padaku!.apa tujuan mu.hingga kau mau di jodohkan dengan ku..?..,apa Kau ingin harta ku?",


Mendengar ucapan 'Bian.miranti rasanya ingin muntah..tetapi ia terdiam menahan amarahnya..agar tidak terjadi keributan..yang tentu saja akan membuat orang tua mereka tersakiti..Ia membiarkan .satwa sangka di otak Bian tercipta dengan sempurna,.mengingat Mirantipun tak tahu akan nasibnya di sepersekian detik kedepan dalam catatan sekenario sang khaliqNya..apakah Ia benar benar akan menjadi Nyonya Biantara Ardi wiguna.atau tidak..Miranti hanya mencoba mengikuti alur seperti air mengaliir saja.setelah Ia mantap mengambil keputusan alasan perjodohan itu yang di titahkan sang mama padanya.


Melihat miranti terdiam.sontak.kekesalan Bian sampai menempati ubun ubunnya.dan rasanya mau pecah.ingin rasanya Bian menyacak ngacak gadis itu.kalau tidak mengingat Ia sedang berada di rumah orang tuanya.


"Jangan pernah bermimpi menjadi cinderela di rumahku.bahkan penampilanmu saja seperti orang orangan sawah.Aku tidak akan pernah menyukai gadis cupu sepertimu.camkan itu.gadis kampung!".ucap Bian seraya memperkeras cengkramannya di bahu Miranti.


Miranti sedikit meringis.Ia mncoba menepiskan tangan Bian .dengan sedikit.menjentik tangan kekar Bian di bahunya..kelihatannya sangat lembut.tapi Bian di buat sangat terkejut karea Bian nerasakan tangannya seoerti di sengat puluhsn lebah.panas dan sanyat menyakitkan.dan itusukses mebuat tanganya terlepas.mulut tajamnya ternganga..Ia ingin berteriak.namun sangat gengsi.dan lagi takut kedua orang tuanya tahu.


Sebelum Bian terlepas dari rasa kagetnya..kini tangan kecil Miranti yang telah berganti posisi berada di pundak Bian dengan kedua kaki yang berjinjit karena tubuh B'an lebih tinggi dari nya.seraya menatap Bian seolah ingin menelan Bulat pria tampan yang arogan di hadapan nya."Dengar Tuan,seperti katamuAku ini hanya seorang gadis kampung.Aku terlalu lemah untuk menentang kehendak orang tua.dan aku pasrah karena Aku tidak ingin mejadi anak durhaka,akan tetapi Anda,,,//Anda lelaki dewasa superkuasa.memiliki kekuatan untuk menolak perjodohan ini. tetapi kenapa???kenapa pula Anda menerima perjodohan ini heh!???,ucap miranti denga nada penuh penekanan.dengam senyum sinis yang mempu menyilet hati seorang Bian."sekarang.lebih baik Anda tidur Tuan.masih ada waktu untuk berfikir.untuk meneruskan perjodohan ini.jika Anda maju.saya terpaksa berada di sisi Anda.jika Anda mundur.dengan senang hati saya akan pulang tanpa beban oke!.ucap miranti lagi.nadanya sedikit santai.seraya menurunkn tangannya dari pundak Bian lalu melipat kedua tangan itu di dada.menyandarkan tubuh semampainya di dinding .gerak ritmik santai Miranti.mendorong paksa rasa takjub Bian.dan beberapa detik lalu memaksa pandangannya tentang Miranti seketika berubah..ternyata gadis calon jodohnyai itu tidak sepolos yang dia kira..kata kata Miranti menohok .sampai ke dalam jantungnya.membuat Bian terdiam seribu bahasa.tentu saja sukses pula membuat egonya terjun menukik.sampai ke dasar hatinya.


"Ayolah tuan!.semoga perkenalan kita ini berkesan ya.pergilah tidur..ini sudah malam.tak baik 2 orang bukan muhrim seperti kita malam malam begini bercengkrama.Saya mohon diri..sampai ketemu besok Sassalamualaikum" kata Miranti dengan seulas senyum ia melambaikan tangannya lalu masuk kamar dan menutup pintunya rapat.meninggalkan Sang pangeran yang beringsut mengacak ngacak rambutnya sendiri..perasaan geram.malu.kaget.beradu di kepalanya.

__ADS_1


perasaan nya camour raduk bagai potongan potonga buah alpukat yag siap diaduk menjadi es teler..


Itukah calon istriku? apa pula arti dari pernyataan mama nya kemarin...kalo Miranti memang bukan istri yang Dia inginkan.tapi miranti akan menjadi istri yang Dia butuhkan.. .pusing ..pusing pusiiiiing!!!!.Bian menenggelakan kepalanya di bawah bantal.mecoba menekan mumetnya sampai ia pun tertidur karena lelah..


__ADS_2