
Tepat jam 08.00.di sana.di kediaman tuan Ridwan dan nyonya indah. di meja akad yang telah di hias dengan cantik.telah duduk seorang Bintara Ardi wiguna.seorang penghulu.Tuan Ridwan dan nyonya indah..Didah..paman malik adiknya Didah. seorang wali hakim dan beberapa pengawal Bian juga hadir di sana.hadir sebagai saksi..semenara .kursi Miranti masih terlihat kosong ,itu karena Miranti menolak hadir sebelum akad ijab kabulnya selesai di laksanakan.
"seperempat jam kemudiansang wali hakim selesai mengikrarkan ijabnya dan langsung di sambut oleh Bian untuk menjawab qobulnya.
"Saya terima nikahnyaAlessya Mira. Gunawan..binti Ahmad Radita Gunawan dengan maskawin uang 200 juta di bayar tunai ". ikrar qobul Bian ternyata sangat fasih dan lancar..hadirin yang sedari tadi ikut menahan nafas..serempak nengatakan "sah.!!." untuk ijab kabulnya..
Bian termangu .ia tak mengira. bisa selancar itu mengucapkannya.padahal banyak fikiran yg merecoki otak nya..tpi knapa hatinya begitu merasa ikhlas menerima pernikahan ini.
__ADS_1
terlihat kedua orang tuanya menitikan air mata bahagia.menatap dg senyum ke arahnya.begitupun orang tua Miranti tampak berkaca kaca karena haru..entahlah..akad pernikahan Miranti dan Bian ini terasa begitu khidmat. Bian sendiri. tak dapat membohongi hatinya.jika pernikahannya kali ini terasa berbeda.tentu saja ,Bian bisa merasakan perbedaannya.karena ini pernikahan kali ke dua untuk dirinya..ada rasa yang tak sanggup ia mengerti.timbul tenggelam..jauh di dadar hatinya yang paling dalam.
Sementara itu. sesaat setelah.ikrar ijab kabul usai terdegar suara Mc.memanggil mempelai wanita yang kini telah sah menjadi istri Biantaran Ardi Wiguna.
Dan serentak semua melihat.ke arah.tangga lantai dua..dimana terlihat Miranti yang di gandeng 2orang bridesmide begitu anggun mengenakan gaun putih bertabur mutiara dengan model gaun syar'i membuat pancaran.wajahnya anggun dan berwibawa.tak trkecuali seorang Bian..Ia menatap terkesima perempuan yg kini telah sah menjadi istrinya itu.dan tiba tiba saja seorang sahabat Bian melantunkan sholawat..ya.. habibal qolbii..mengiringi langkah langkah Sang ratu menuruni tangga menuju tempat dimana sang raja menyambutnya dengan seikat bunga mawar.yang segera akan di serahkankan nya bersama sekotak uang maskawinnya.
Next.momen kali ini.adalah penyerahan maskawin.sebagai syarat sah nikah nya.di atur oleh sang pembawa acara..Bian dan Miranti berdiri berhadapan.lalu..."Ku serahkan maskawin ini.semoga bermanfaat dan barokah".ucap bian sangat lirih di telinga Miranti."
__ADS_1
" trimakasih.semoga menjadi amal soleh bagi mu.." jawab Miranti sangat lembut terdengar..seraya kembali mencium tangan Bian..yang kali ini ciuman ditangan bian itu sedikit lama..karena jerit di hati Miranti terasa mendiamkan waktu.." Ya..Rob,,!.jika pernikahann ini adalah takdirmu.maka izinkanlah hamba mempertahankannya.dan beri jalan lurus untuk menempuh nya..beri hamba kekuatan Mu .ya Robby..!!!.ratap do'a Miranti pada sang khalik .sangatlah tramat dalam.di kalbunya menangis memohon di kabulkan..hingga tak terasa air matanya jatuh menitik.dan terus menitik hingga jatuh di tangan.Suaminya.Bianpun mrrasakan titikan airmata itu membasahi tanganya..sejenak hatinya gamang..dan entah apa yang mendorong tangannya mengikuti wajah Miranti yang mengkat keatas..seraya menghapus titik bening di sudut mata Miranti dengan penuh prrasaan lalu seketika ia mencium kening istrinya dengan lembut...dan Miranti merasakan ciuman di keningnya sangat tulus.ia membiarkan bibir hanyat suaminya tertahan agak lama di sana.sampai riuh tepuk tangn hadirin mengejutkannyaƫ.da Bian melepaskn kecupn di kening istrinya..keduanya pun tersadar.dan tersipu malu..sungguh ini moment yg sangat manis.
.Miranti membiarkan sementara recok hatinya meracau.ia lalu mnenangkan dirinya.untuk meminta restu kepada orang tua dan mertuanya..
" Mamah dan Papah..akan selalu ada di belakangmu nak..bila ada sesuatu.terjadi jangan sungkan untuk bicara." ujat Tuan dan nyonya Ridwan di telinga miranti.selepas acara sungkemannya.
sementara Didah terlihat berkaca kaca.Ibu sambung Miranti itu layak di sebut Ibu sejati.tangan lembutn nya yang membesarkan Miranti sangat.tulus.di dalam hati Didah kini sedang sibuk dengn kata kata.." nyonya Tamara..ini putrimu..tak kumaksudkan Ia masuk ke mulut buaya..namun demi rasa harmatku padamu.ku ingin putrimu menguak misteri di balik kematian mu nyonya..Aku sangat menghormati dan menyayangimu..Aku sangat mencintai putrimu..Aku hnya ingin .mnemukan keluarga nyonya..agar putrimu tahu keluarganya..dan aku rasa dari sinilah gerbang awal Putrimu menemukan semuanya..maafkan kelancangan saya nyonya.".
__ADS_1
saat itu miranti menyadari perang batin sedang terjadi di hati ibu nya.terlihat Didah menangis sambil memejamkan mata..sontak Ia memeluk Wanita .malaikat hidupnya itu penuh perasaan."jangan menangis Mamah...Mamah telah mempersiapkan Aku untuk menjadi wanita tangguh sejak kecil..ayolah jangan menangis Mamah..Aku melangkah atas restu dan ridlomu..Aku janji utk menemukan semuanya.ucap miranti meyakinkan ibunya..mendengar itu sontak Didah melepas pelukan miranti dan menatap lekat wajah putrinya.seraya memagang bahu Miranti dan menatap tersenyum penuh arti.oke.perempuan bajaku..medan perang menantimu!.! seraya mengepapalkan tangannya.membakar semangat Miranti pun membalas kepalan tangann.ibunya..di kala itu..Paman Malik yang sedari tadi berdiam diri di samping Didah.kini menghampiri Miranti seraya mepuk nepuk pundak Miranti 2kali dan miranti menyadari kode rahasiah yg di berikn pamannya.itu."kau Anak ayah Mira.dan akan selau jdi anak Ayah." kata singkat pamanMalik penuh penekanan .dan Miranti faham sekali maksud pamnnya..."its oke paman.ucap miranti seraya menyatkan jari telunjuk dan jmpolnya menyangkatnya di depan wajahnya..dan merekapun tersenyum bersamaan..untuk kemudian mereka menikmati hidangan yg di sediakan .