
,"Katakan saja.ga papa.kalian ga usah takut.toh meski kalian tak mengatakan nya.kan Aku bakal tahu sendiri nantinya.",ucap Miranti berusaha bijak menghadapi sikap tertutup para pelayan suaminya
" Sudah sejak lama.Tuan Bian menempati kamar atas.dan meninggalkan Nona kecil di kamar ini sendirian.".tiba tiba saja saja dr Edo membuka suara nya.yang mebuat Miranti tersadar.dengan keberadaannya.
Sesaat Miranti termenung.memikirkan.betapa kesepian zsasa malang nya..ia tidak bisa membayangkan.bagaimana bila zsasa kehausan di tengah malam.tanpa ada orang di dekatnya. sedang kamar pengasuhnya saja jauh dari kamarnya.. pantas saja..zsasa mengalami depresi dan sering kemasukan energi negatif di tubuhnya..
" ya sudah..sekarang tidak ussh perdulikan itu.ada berapa banyak pegawai di sini mbok?."tanya Miranti.
" ada 6.nona..kami berempat.dan satu seorang satpam.satu lagi Gea.susternya non zsasa..tapi.Gea sedang pulang bersama dengan Danu.satpam rumah ini.",..
"Baik.apa tidak ada lagi?"
"ada tukang kebun..pak Jaja.tpi dia tidak menginap di sini nona.dia pulang tiap hari ke rumah nya."
Miranti mengangguk faham.
"Baiklah.klo begitu.Aku minta tolong pada kalian bisa kan malam ini kita akan lembur.untuk membersihkan kamar.nengganti kasur kasur dan semua sprai disini.agar suasana nya bersih dan tampak baru."
"Bisa Nona.tapi ini kan sudah malam.klo mengganti kasur Kami bingung harus beli di mna?"
"mbok.tidak usah bingung .itu jadi urusanku.mbok dan mbak bersihkan saja..masalah kasur baru.sebentar lagi ada yang mengirimnya kemari."
"Terus..maaf dok.apa dokter akan segera pulang?"tanya Miranti pada dokter Edo yang sedari tadi tidak bergeming di tempatnya.
"jika.Nona tidak keberatan.saya mau menemani anda.sampai non zsasa bisa tidur.".mantap dr Edo.
"Apa anda sudah.izin istri anda?",
"hehe..Saya singgle.nona."seraya mengacungkan 2 jarinya membentuk hurup v..Miranti manggut manggut .ia percaya dr.Edo jujur.di matanya tidak terlihat kebohongan.cuma ia sedikitmembatin.kok bisa ya.pria sekeren dr Edo .hri gini masih jomblo.
__ADS_1
"ya.terserah dokter.klo begitu."ucap Miranti dengan seulas srnyum di bibirnya.
"Mba,,,???," Ia menunjuk dua orang pelayan
"saya.Nina.Nona."
"Saya..,Mia." sahut mereka memperkenalkan diri.
"baik.mba Nina..bisa bantu siapkan .air hangat buat mandi zsasa..trus Mba Mia.tolong buatkan sari pati beras ya.dari air leri beras.godok bersama gula aren dan sedikit bubuk jahe.bisa kan mba?."
"baik Nona.."serempak keduanya..mereka pun mengerjakn tugas masing masing sedang mbok nur dan Mbok Titin sedah mulai menggulungkan sepre dan mulai mengeluarkan kasur.kasur nya..
sementara Miranti langsung membawa zsasa ke kamar mandi.yang di ikuti dr Edo.
melihat dr Edio.mengekor di belakangnya.sontak Miranti menoleh dan menatap tanya pada sang dokter..si dokter yg faham akan tatapan nona nya tersenyum tipis.
"Saya..hanya ingin membantu anda Nona..kalau saja nanti saya di butuhkan.buat menerangkan kondisi non zsasa."cicit dr Edo datar.
"oke..baiklah .kalau dokter memaksa.." sera-ya menutup kamar mandi .dan lantas berdiri bersandar di pintu kamar mandi.tanpa melepaskan gendongan zsasa...tangan nya mencengkram lengan dokter Edo sangat kuat.sehingga dokter Edo meringis kesakitan..
"Gila.ni cewek.cengkramannya kaya.beton aja, batin dr edo meringis.seraya menatap ke arah Miranti.yang tengah melotot ke arah nya.
"Ada,apa Nona.?."ringis dr Edo.tak bisa menyembunyikan rasa kaget nya.namun ia berusaha tegar di depan Miranti.
"Aku rasa.di rumah ini banyak sekali.misteri yang harus ku pecahkan.Aku ingim memastikan..saja.Anda ada di pihak mana dokter.?.tatapan Miranti nembunuh.
dr Edo tersenyum .berusaha .menenangkan dirinya.
"Nona.Aleysa Mira gunawan..Saya bersumpah .Inshaalloh .Saya ada di pihak Anda.sekarang dan selamanya.apapun yang terjadi..meski nyawaku taruhan nya." tutur dr Edo mantap.
__ADS_1
dan Miranti melihat sorot ke jujuran terpancar dari mata dr .Edo.
"Baiklah trimakasih.sekarang Aku merasa sedikit lega.setidaknya Aku merasa tidak sendiri.dalam nenghadapi semua ini.."
"hem..anda bisa pegang kata kata Saya nona"..
"oke oke..tapi..apa .kita bisa tidak terlalu formal dalam bersikap dokter?."
"tentu saja.panggil saja Aku bang Edo."
" Hem..Abang panggil Aku.Miranti aja ya."
" Kenapa? knapa tidak Aleysa Aja?".
"ngga bang...Aku lebih senang di panggil Miranti.karena itu panggilan sayang dari Mamah ku."
"baiklah..kita deal ya.."dr Edo kembali mengulurkan tangannya.seteh tadi di lepas Miranti.rasa ngilu sebenarnya masih terasa..namun ia tidak ingin menampilkan sisi lemah nya di hadapan wanita..
"deal,,,,",jawab miranti.seraya menyambut tangan dr Edo.dengan mantap.dan mereka bersalaman.tanda sepakat.Miranti tersenyum begitu juga dr Edo..dan entah rasa dari mana..tiba tiba saja Miranti merasa nyaman ada di dekat dr Edo.
Setelsh itu keduanya bergegas menuju bath tube untuk membersihka tubuh zsasa yg penampilannya sangat ironis dengan nona Muda anak orang terkaya di kota S.
dengan hati hati Miranti membuka pakaian yg membungkus tubuh kering zsasa...air matanyağgģğ6!ekmbali menitik saat menyaksikan betapa tubuh anak itu hanya bagian -tulang yg terbungkus kulit.belum lagi bercak bercak bruntus kemerahan..tersebar di seluruh tubuhnya matanya juga cekung .seperti mayat hidup..
dr Edo yang tengah mencapur air dengan aromaterafi dan minyak sirih..menyaksikan .kepedihan Miranti.ia pun medekat.
"maaf..Aku belum bisa mengobati penyakit gizi buruk zsasa dengan.sempurna.karena.selalu saja Zsasa histeris.bila Aku akan melakukan pengobatan...Zsasa tidak mau makan.minumpun sangat jarang..ia hanya meminum susu saja."ucap dr Edo penuh sesal. Miranti tak berkata apapun.tangannya mulai membasuh tubuh zsasa dengan sabun anti seftik yg di berikan dt Edo.
dengan lembut.dan sangat hati hati.Miranti menggosok tubuh.zsasa.memberikan pijatan pijatan lembut juga di bagian bagian tertentu .dan zsasa terlihat sangat nyaman..sehingga Miranti tak menyadari.zsasa sampai tertidur.di lengannya..karena Miranti memposisikan zsasa seperti memandikan seorang bayi.mungkin juga itu pengaruh dari susu hangat yang di bubuhi jahe..yang di minumkan sebelum zsasa di mandikan.Miranti meminumkan susu hangat yg di hubuhi jahe.agar perut zsasa tidak kosong dan tidak masuk angin mengingat saat ini sudah malam..karenanya sebelum membasuh tubuhnya zsasa Ia terlebih dahulu membasuh rambut gimbalnya zsasa.tak lupa pula ia memberikan conditioner.supaya nanti rambutnya tidak susah untuk di sisir.lantas ia membalut kepala zsasa dengan handuk terapi yg telah di pasang alat pengering dan sekaligus kepala zsasa seperti merasakan pijatan pijatan refleksi dari handuk itu.
__ADS_1
dr Edo di buat takjub.dengan kepiawaian Miranti .sungguh semua sangat di luar expektasi Bian. Sahabat sekaligus bos nya itu.menyebut .Miranti.sebagai gadis kampung yang culun dan kasar.
"Bersiap siap lah Bro!.Kau sekarang kena batunya.".batin dr Edo.merutuki Bian Sahabatnya..