
Hari ini Gael tidak pergi ke kantor karna memang saat ini sedang tanggal merah dan di waktu ini lah seluruh keluarga mereka akan berkumpul.
" El temenin bunda ke pasar yuk beli buah !" Ajak Bunda melisa pada anak bungsu nya.
" Loh emang bibi kemana bun ?" Tanya Gael yang sedang mengobrol dengan sang ayah.
" Bibi ada, tapi bunda pengen ke pasar udah lama juga kan bunda gak nengokin pasar heheh !" Sahut Bunda melisa sedikit terkekeh membuat Gael dan ayah Hans pun ikut terkekeh.
" Ada-Ada aja bunda pake segala nengokin- pasar, kenapa gak di supermarket aja sih bun ?" Ucap Gael sambil menggelengkan kepala nya.
" Enak kan di pasar ah, selain harga nya murah kita juga bisa bantu mereka para pedagang kecil, kalau di supermarket bisa dua kali lipat harga nya bikin makin kaya yang udah kaya !" Celetuk bunda Melisa.
" Kenapa gak minta anter supir aja ?" Tanya Gael lagi membuat bunda Melisa mencebik.
" Bunda tuh pengen di anter anak bunda bukan supir, lagian jarang-jarang loh kamu bisa nemenin bunda karna sibuk terus di kantor !" Cerocos bunda Melisa membuat Gael meringis kecil mendengar nya.
" Ya udah iya ayo El anter !" Sahut Gael langsung dan beranjak dari duduk nya sebelum sang bunda semakin merepet seperti terompet.
" Naik motor aja ya El ?" Pinta bunda melisa dengan puppy eyes membuat Gael mengernyitkan alis nya bingung.
" Jangan aneh-aneh deh bun, pake mobil aja ah nanti kalo tiba-tiba ujan gimana ?" Tanya Gael karna memang sekarang cuaca sedang tidak kondusif kadang panas kadang hujan.
Dengan wajah yang di tekuk pun akhir nya bunda melisa menuruti ucapan sang anak karna tidak mau jika sampai Gael berubah fikiran dan tidak jadi mengantar nya ke pasar.
" Bunda ke pasar dulu ya Yah !" Pamit bunda Melisa pada sang suami membuat ayah Hans terkekeh geli melihat betapa exticed nya sang istri ingin pergi ke pasar.
" Hati-hati ya bun, belanja sepuas bunda kalo uang nya kurang bilang sama El !" Jawab ayah Hans membuat bunda Melisa melotot kan mata nya.
" Kirain bilang ke ayah !" Cibir bunda melisa membuat tawa ayah Hans pecah.
" Loh kapan lagi coba kamu morotin anak bungsu kamu itu ?" Tanya ayah Hans walau pun sebenar nya tanpa bunda melisa minta pun Gael selalu memberi nya.
" Ayo bun !" Ajak Gael yang baru saja mengambil kunci mobil milik nya.
" Let's go !" Pekik bunda Melisa penuh semangat.
Saat sampai di ruang tamu mereka berpapasan oleh Carol yang baru saja pulang jogging.
__ADS_1
" Oma sama Uncle mau kemana ?" Tanya Carol menghenti kan langkah mereka.
" Mau ke pasar !" Jawab Bunda Melisa.
" IKUTTT !" Pekik Carol membuat mereka terlonjak kaget.
" Biasa aja kali Ca bikin kaget aja kamu ini !" Omel Gael.
" Heheh maaf Uncle, Oma Caca ikut ya !" Sahut Carol pada Gael dan beralih pada sang Oma.
" Kamu baru aja pulang jogging Ca, belum mandi !" Bukan bunda Melisa yang menjawab melain kan Gael.
" Ihh gapapa lah orang Caca juga gak bau ini, tuh cium !" Sahut Carol sambil mendekat kan diri nya pada Gael membuat Gael reflek memundurkan tubuh nya.
" Ih jorok !" Cibir Gael sambil menatap jijik pada Carol tetapi keponakan nya itu malah cuek saja.
" Boleh ya Oma, Plisss !" Mohon Carol membuat bunda Melisa tidak tega dan kemudian menganggukan kepala nya.
" Ya udah ayo !" Jawab Bunda Melisa dengan pasrah membuat Carol memekik girang.
" Ayo El keburu siang ini !" Ajak Bunda melisa dan Gael pun mengangguk seraya menghela nafas karna setelah ini ia pasti akan di buat repotan oleh dua wanita kesayangan nya.
" Beli buah doang, tapi gak tau kalo udah sampe sana mah hehehh !" Jawab Bunda Melisa seraya terkekeh membuat Carol ikut terkekeh.
Tidak lama kemudian mereka tiba di sebuah pasar tradisional yang terlihat cukup bersih.
" Kamu mau tunggu di mobil aja El ?" Tanya bunda Melisa pada sang putra sebelum ia turun dari mobil.
" Ia deh El tunggi di sini aja !" Sahut Gael karna ia sangat malas jika harus ikut masuk ke dalam pasar pasti diri nya akan menjadi pusat perhatian seperti sebelum-sebelum nya.
" Ya udah, bunda gak lama kok !" Ucap Bunda Melisa lalu turun dari mobil bersama sang cucu, Carol.
Gael memarkirkan mobil nya khusus di tempat parkir mobil dan di sekitar parkiran itu sangat banyak tukang jajanan seperti Kue cubit, Cilok, bakso, mie ayam dan masih banyak lagi.
Sedangkan di tempat lain seorang gadis meminta izin pada sang ibu untuk membeli Cilok titipan sang abang.
" Nyak Ica beli cilok dulu ya, Enyak duluan aja ke motor !" Ucap Ica dan di balas anggukan oleh Enyak Romlah.
__ADS_1
Ica pun mengayun langkah nya menuju tukang cilok langganan nya yang berada di sekitar tempat parkiran mobil.
" Bang cilok nya sepuluh ribuan dua bungkus ya !" Ucap Ica pada penjual cilok.
" Siap neng !" Jawab abang cilok tersebut.
Sambil menunggu cilok nya di bungkus Ica mengedar kan pandangan nya ke sekeliling parkiran dan tiba-tiba alis nya mengernyit saat melihat seseorang yang ia kenal.
" Om ganteng !" Gumam Ica dengan mata berbinar, dan ya yang di lihat Ica adalah Gael karna lelaki itu turu. Dari mobil nya untuk membeli es cincau yang sudah sangat lama tidak ia temukan.
Lamunan Ica buyar seiring panggilan abang cilok yang memberikan pesanan Ica, setelah membayar cilok nya Ica pun segera berlari untuk menghampiri Gael.
" OM GANTENG !" Teriak Ica membuat Gael urung masuk ke dalam mobil karna ia merasa kenal dengan suara itu.
Gael membalikan badan nya seketika jantung nya ber disko ria saat melihat keberadaan gadis yang selalu mengusik pikiran nya.
" Ica !" Gumam Gael lirih dan malah terbengong hingga tidak menyadari jika Ica sudah berada di hadapan nya.
" Om ngapain di sini ?" Tanya Ica menyadarkan Gael dari rasa terkejut nya.
" Saya mengantar bunda saya belanja !" Jawab Gael berusaha bersikap biasa saja dan tetap memasang wajah datar.
" Ohh sama dong, Ica juga nganterin Enyak belanja heheh !" Ucap Ica tanpa di tanya.
" oohh !" Jawab Gael hanya berohria saja membuat Ica mencebik tanpa sepengetahuan Gael.
" Ya udah deh kalo gitu Ica duluan ya, dadah Om Ganteng jangan lupa tunggu Ica sampai lulus kuliah ya !" Ucap Ica dengan gaya centil nya dan melambaikan tangan nya ke arah Gael dan langsung berlari ke tukang penjual kue pancong tanpa menunggu jawaban lelaki itu.
Setelah Ica pergi Gael pun menghembus kan nafas nya kasar.
" Seneng nya bikin orang deg-degan !" Gerutu Gael dan langsung masuk ke dalam mobil.
*
*
Maaf kalo Echi belakangan ini jarang up, insya allah untuk kedepan nya Echi akan up setiap hari paling engga satu kali 😊
__ADS_1
Jangan lupa dukungan nya ya guys, terima kasih 🙏🙏🙏🙏