om duda, merry me

om duda, merry me
Bab 34 : Gael mulai bergerak


__ADS_3

Malam semakin larut dan jam sudah menunjukan pukul 12 malam, kebetulan besok adalah hari weekend jadi Gael tidak perlu khawatir jika besok akan mengantuk di kantor.


" DM gak ya ?" Gumam Gael bingung, saat ini ia sedang men'stalker sosial media milik Ica.


Gael takut jika Ica sudah tidur dan menganggu gadis itu, tapi jika tidak maka rasa penasaran nya masih terus saja menghantui mengakibat kan ia tidak bisa tidur.


" Di coba aja dulu deh siapa tau beruntung !" Gumam Gael lagi dan segera mengirim pesan pada Ica dan ternyata hanya ceklis satu.


" Udah tidur kali ya, udah jam segini juga gak mungkin dia masih melek !" Ucap Gael pada diri nya sendiri, kemudian ia pun mencharger ponsel nya dan beranjak untuk tidur karna mata nya yang mulai sepet seperti buah jambu baru tumbuh.


**


Pagi hari nya Gael tidak melakukan aktivitas apapun setelah solat subuh tadi, dan Gael juga sempat kecewa karna saat tadi ia mengecek handpone nya ternyata Ica belum membalas pesan yang ia kirim, tapi saat ia keluar kamar dan berniat olah raga ia berpapasan dengan Carol yang seperti nya hendak olahraga juga.


" Mau jogging Ca ?" Tanya Gael sambil meneliti penampilan Carol dari atas hingga bawah yang memakai celana training fan juga kaos over size.


" Iya Uncle, udah janjian mau CFD bareng Ica sama Kinan !" Ceplos Carol membuat senyum Gael seketika terbit mendengar nya.


" Sama Ica ?" Gumam Gael lagi seraya senyum-senyum tidak jelas membuat Carol bergidik ngeri melihat nya.


" Uncle kenapa senyum-senyum kaya gitu ?" Tanya Carol sambil memandang heran Uncle nya itu.


" Uncle ikut ya !" Sahut Gael tanpa menjawab pertanyaan sang keponakan.


" Hah gak salah, tumben Uncle mau ikut CFD ?" Kaget Carol pasal nya selama ini Gael sangat tidak suka berolahraga di tempat yang terlalu ramai tapi sekarang lelaki itu malah ingin ikut CFD bersama Carol.


Carol lupa jika sang Uncle sedang dalam mode kucing garong dan tanpa sadar Carol sudah memberi umpan dengan ia memberi tau akan pergi bersama Ica.


" Iya lah, udah ayo keburu siang nih !" Ajak Gael dengan semangat 45 dan raut wajah nya pun berubah menjadi cerah tidak seperti tadi yang terkesan mendung.

__ADS_1


Carol hanya mampu mengikuti langkah sang Uncle dengan perasaan heran nya, Carol lupa jika Gael menyukai Ica dan otomatis ia akan bersemangat untuk bertemu dengan pujaan hati nya itu.


Gael langsung memasuki mobil nya dan di ikuti Carol yang duduk di kursi penumpang sebelah nya, Carol hanya diam saja melihat sang uncle yang begitu nampak exticed.


Tadi nya Carol mau membawa mobil sendiri untuk menjemput Ica dan Kinan lebih dulu, karna mereka sudah janjian untuk pergi bersama, tapi rencana hanya tinggal rencana.


" Kita ke rumah Ica dulu Uncle, aku udah janji mau jemput dia sama Kinan soal nya !" Ucap Carol tiba-tiba semakin menambah rasa semangat di diri Gael.


" Siapp !" Jawab Gael penuh semangat


Dalam hati Gael sudah merencanakan segala sesuatu untuk nanti mendekati Ica dan membuat senyum nya semakin mengembang, Carol semakin heran melihat tingkah Uncle nya itu yang menurut nya sangat aneh.


" Ca tolongin Uncle dong !" Ucap Gael membuat Carol bergidik mendengar nya.


" Minta tolong apa Uncle ?" Tanya Carol sambil mengernyit kan kening nya menatap ke arah Gael.


" Bantuin Uncle buat deketin temen kamu, ICA !" Jawab Gael dengan senyum manis nya membuat Carol langsung melotot kan mata nya mendengar ucapan sang Uncle.


" NO, Uncle serius Ca dan mungkin kamu akan anggap Uncle gila atau apalah itu terserah kamu inti nya Uncle serius mau mendekati Arissa, teman kamu !" Jawab Gael dari sorot mata nya pun Carol bisa melihat jika sang Uncle memang beneran tulus saat mengatakan itu, tapi apa Ica akan mau dengan lelaki dewasa seperti sang Uncle apa lagi sudah menyandang status duda di usia nya yang baru kepala 3.


" Oke Caca akan bantu Uncle untuk deketin Ica dan selebih nya itu jadi urusan Uncle, Caca gak mau jika sampai pertemanan Caca rusak dengan mereka hanya karna Om Caca suka sama salah satu sahabat Caca !" ucap Carol membuat Gael tersenyum senang mendengar nya.


" Makasih, nanti Uncle transfer buat uang jajan kamu !" Sahut Gael dan hanya di angguki oleh Carol.


Tidak lama mobil yang di kendarai oleh Gael pun tiba di depan rumah Ica, ia dan Carol pun segera turun dari dalam mobil menghampiri Ica dan Kinan yang sudah menunggu di teras rumah Ica.


" Assalamuallaikum !" Ucap Gael dan Carol secara bersamaan.


" Wa'allaikum salam !" Jawab Ica dan Kinan dengan tampang cengo saat melihat keberadaan om dari sahabat nya itu.

__ADS_1


" Ca, Nan boleh kan kalo Uncle aku ikut kita CFD ?" Tanya Carol seraya tersenyum kaku sebelum kedua sahabat nya itu mengajukan pertanyaan.


" Boleh dong, boleh banget malah !" Jawab Ica dengan penuh semangat membuat Gael mengulum senyum akibat salah tingkah.


" Ya udah ayo kita berangkat udah siang nih !" Ajak Kinan yang sedari tadi hanya diam dan berjalan menuju ke arah motor nya.


" Kita bawa motor ?" Tanya Carol dan di angguki oleh Ica dan Kinan dengan kompak.


" Ya iya lah, lu mau pake mobil, ini CAR FREE DAY cuy bukan becak free day !" Jawab Kinan dengan ketus dan di tertawai oleh Ica sementara Carol hanya merengut sebal.


" Ya udah ayo, aku sama kamu ya Nan !" Ucap Carol dan tanpa persetujuan sang empunya pun ia langsung naik ke atas motor Kinan, untung saja Kinam sigap sehingga mereka tidak terjungkal.


" Loh terus Uncle sama siapa Ca ?" Tanya Gael kura-kura dalam perahu


" Minta bonceng sama Ica aja Uncle !" Jawab Carol dengan santai membuat Gael bersorak dalam hati.


Gael melirik ragu ke arah Ica dalam hati ia berharap jika gadis itu tidak menolak sehingga mereka bisa berboncengan berdua menuju lokasi CFD.


" Skuy lah Om ganteng, tapi Om yang bawa ya !" Jawab Ica dengan santai semakin membuat Gael memekik senang dalam hati.


" Oke, tapi kamu beneran gapapa kalo saya yang bawa motor kamu ?" Tanya Gael karna ia takut jika Ica risih berbincengan dengan nya.


" Gapapa lah emang kenapa, kapan lagi Ica bisa di bonceng sama cowo ganteng yekan !" Jawab Ica dengan gaya centil nya membuat jantung Gael berdiako ria.


" Ayo ah, lama banget ih keburu panas nanti !" Pekik Carol karna Kinan sudah menjalan kan motor nya lebih dulu meninggalkan Ica dan Gaek di belakang.


Gael segera menaiki motor metic milil Ica dan Ica pun segera naik di jok belakang, Gael pun segera melajukan kuda besi itu menyusul Carol dan Kinan sementara mobil nya ia tinggal di depan halaman rumah Ica dan menitip kan nya pada Enyak Romlah pada saat mereka berpamitan tadi.


*

__ADS_1


*


JEJAK, JEJAK, JEJAK YA BESTY 😘😘😘


__ADS_2