PACARKU PERJAKA TULEN

PACARKU PERJAKA TULEN
Temu Janji


__ADS_3

"Di mana lu La? Gue udah sampe nih."


"Gue bentar lagi sampe kok, sabar ngapa bawel."


"Oke, gak pake lama."


Sinchan panggilannya, namanya Sinta. Dia anaknya asik, baik, royal, kocak, error, pinter bahasa Jepang, Arab dan simpenan orang Jepang.


Ulala ... Cucok meong ya kan bocah satu ini. Jam terbang tinggi juga nih bocah kalah Lala, kidding!


Udah ya perkenalannya sama Sinchan yang kelakuannya juga kadang konyol.


Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit naik taxi, akhirnya sampe juga di lokasi tempat Lala janjian sama Sinchan.


Untung saja malam itu jalanan sepi, lancar, jadi cepet sampe tujuan. Gimana gak sepi jalanan, jam udah nunjukin pukul setengah tiga dini hari.


Waktu itu Lala belum punya kendaraan pribadi, masih naik angkutan umum.


Handphone masih jaman nokia jadul, jadi belum keluar aplikasi chat kaya sekarang WA, LINE dan lain lain. Dulu cuma sms dan telepon.


"Halo, gue udah sampe nih lu di mana Sinchan?"


"Gue lagi di Kfc nih laper, cepetan sini."


"Oh ya udah, gue bayar taxi dulu."


"Duh tuh bocah bukan sms kalau di Kfc, biar gue berenti depan Kfcnya masa harus muter lagi nih taxinya jauh aja, haiz! Kan gue gak harus jalan kaki lagi kesitu, dasar pea." gerutunya.


Dari kejauhan udah kelihatan tuh batang hidungnya Sinchan, dia nyengir sambil melambaikan tangan kirinya ke arahnya dan tangan kanannya sibuk sama makanannya.


"Ngerjain gue nih bocah malah nyengir, sue." gumamnya.


Di Kfc...


Duduk lah Lala depan-depanan sama Sinchan, tasnya disimpan di bangku sebelahnya, kaget Lala liat meja penuh.


"Laper lu? Banyak amat pesen makannya, oh em ji."


"Ho'oh, Pake nanya lu. Gue udah pesenin buat lu sama Indah, dia lagi otw tuh."


"Indah mau ke sini juga? Ya udah bagus lah biar tambah seru."


"Yup, udah makan lu itu aja udah agak dingin."


"Bentar gue cuci tangan dulu keles, gue juga laper."


Oh iya lupa, sambil makan kenalin juga nih sama satu lagi sahabat Lala namanya Indah. Dia sifat dan kelakuannya gak jauh beda sama Sinchan cuma bedanya dia bukan simpenan orang Jepang, Arab atau yang namanya gadun ya. Dia lagi punya pacar terus kalau ngomong logatnya sunda bingit, rambut seneng di warnain ngejreng and then dia dangdut lovers guys.


Kadang Lala panggil Indah Si Megalomen karena warna rambutnya yang selalu ngejreng dan panjang.


Lala pribadi juga suka dangdut tapi dia lebih ke rockdut alias rock dangdut, hahay icikiwir aweu aweu.


Udah cukup ya guys perkenalannya sama sahabat Lala, Megalomen Indah.

__ADS_1


Biasanya mereka berlima tapi yang dua lagi pulkam dulu ceritanya ... Ala ala tuh bocah dua pake acara pulkam segala.


Itulah Sinchan dan Megalomen dua sahabatnya yang pada gesrek, edan eling tapi luar biasa ini.


Jangan tanya soal solidaritasnya, setia kawannya mereka, they are really the real friends not fake friends.


Oke lanjuuttt...


Lala lihat jam di tangannya, jarum pendek menunjuk ke angka tiga dan jarum panjangnya ke angka dua berarti udah jam tiga lewat sepuluh dini hari. Hampir selesai makannya tapi belum nongol juga tuh batang hidungnya Megalomen.


"Mana Si Megalomen, ini? Belum nongol juga lama amir, coba lu telepon Sinchan."


"Kalau udah kejepit kont*l lupa daratan tuh anak!"


"Samanya kaya lu, pea."


"Gigi lu meletak, lu juga."


Auto mereka berdua langsung ngakak kenceng udah kaya mak lampir tuh suara ketawa, langsung pada pecah ya kan kaca-kaca di Kfc karna suara ketawa mereka berdua, lebay anjrit, menggilakan.


Sahara kasihku ... Nada sambung ponsel Megalomen ... Eeeaaa


"Halo, eh Indah udah di mana lu? Udah jam berapa nih lama amit lu."


"Nih gue baru sampe, lu di Kfcnya kan? Gue jalan ke situ."


"Ya udah cepetan, udah dingin ini makanan lu."


"Oke."


"Woy sorry, kelamaan ye gue?"


Dengan ciri khas kental logat sundanya itu Megalomen menyapa mereka berdua pas dia sampai.


"Gak, gak salah lagi."


"Ya udah makan tuh Kfc lu, udah makan belom lu?"


"Ho'oh, tadi sore udah. Ya udah gue makan dulu nih Kfc kan sayang, mubadzir ini."


"Ngebut makannya lu, keburu ada satpol pp."


"Anjay ..." serempak Lala dan Megalomen seketika mereka bertiga tertawa terbahak-bahak.


Masih di Kfc...


Megalomen duduk di sebelah Sinchan, dia langsung mau eksekusi jatah Kfcnya.


"Cuci tangan dulu sono."


"Eh iya lupa gue."


Sedangkan Sinchan lagi asik sama ponselnya dan Lala lagi ngerasain perut yang kekenyangan.

__ADS_1


Di sela-sela Megalomen sedang menikmati Kfc dengan begitu lahapnya.


"Laki lu gak ikut?"


"Kagak, dia juga lagi ada urusan katanya, lagian lu orang pada gak bawa laki masa iya gue bawa, gak etis dong."


"Jangan bilang lu juga cerita sama laki lu kalau gue baru putus sama cowok gue, Si Ayung."


"Ho'oh."


Ayung ... Nama seorang pria cina yang saat itu mengkhianati Lala dengan cewek yang jadi mantannya, menggilakan, hina!


Jadi pertemuan mereka bertiga pagi-pagi buta begini di Kfc karna Lala baru putus sama Ayung, mereka berdua mau hibur Lala. lovely bestie.


Padahal mau lagi happy, senang, susah, dilema, gegana, masih pacaran atau putus tetep aja mereka pergi clubbing or dugem tiap weekend. Berangkat sabtu pulang senin.


"Ya udah cepet makannya udah mau pagi nih, meleleh ntar gue kalau kena matahari secara ya kan orang cantik."


"Lilin kale ah lu meleleh."


Kembali mereka bertiga tertawa terbahak-bahak renyah kaya kerupuk kaleng yang putih seribuan itu.


"Emang mau ke mana kita habis ini?"


"Terserah bos tuh."


"Gue mah ngikut aja mau ke mana kek, di mana kek, yang penting gigi ngancing."


"Gue juga mau."


Karena saat itu lagi di Kfc yang lokasinya daerah Mangga Besar yang biasa orang sebut Lokasari, jadi mereka bertiga memutuskan untuk ke Miles or Exotic aja yang deket.


Tiap minggu juga mereka orang rutin bolak balik kedua tempat itu, kadang clubbing kadang dugem gimana mood aja.


Pergi gemuk pulang kurus, kalau belum habis duit gak pulang aja judulnya, boros euy!


Ala-ala emang.


Namanya juga pergaulan dan kehidupan di kota besar metropolitan, kalau gak di rusak ya ngerusak!


Tapi kalau Lala dan sahabat-sahabatnya sih emang udah pada soak duluan sebelum saling kenal dan jadi sahabat.


Setelah setiap hari capek, lelah dengan segala macam jenis pekerjaan di saat penghujung hari alias weekend butuh hiburan juga ya kan.


Harta, duit bisa di cari lagi, tapi nyawa cuma satu, hidup cuma sekali kalau udah mati mana bisa menikmati hidup.


Jadi sebisa mungkin Lala manfaatin waktu hidup di dunia ini dengan menikmati hidup yang Allah SWT kasih, she always begratefull with her life.


Setelah sepakat Miles yang di tuju saat itu, mereka bertiga bersiap-siap untuk jalan meninggalkan Kfc menuju Miles.


Deket kok jarak dari Kfc ke Miles cuma seratus meter kurang lebih jalan kaki.


Selama perjalanan mereka berjalan kaki sambil bersenda gurau, gak jarang sesekali

__ADS_1


tertawa terbahak-bahak.


Hari-hari Lala dipenuhi senda gurau bersama para sahabatnya karna mereka orang-orang yang doyan bercanda, humoris, something like that lah ya.


__ADS_2