
Rusia, Moscow, tepat setelah membalas pesan Caca, Khalid menuju keruang kerjanya untuk menyelesaikan pekerjaannya yang masih tersisa. Triiiiiiiiiiiingggggggg...Triiiiiiiiiing Telepon berdering. Sang empunya tidak menyadari bahwa sudah 2x telpon meja CEOnya berdering bahkan telpon itu tepat di hadapannya. Khalid memiliki kecenderungan jika sudah fokus maka dia akan melupakan hal-hal sekitarnya.
Mark Yaziid, sang asisten berdarah dingin, 11:12 sama sepertinya bosnya "Khalid", masuk ke ruangan khalid tanpa mengetuk pintu dan terlihat sedang buru-buru. "Tuannn...Tuan muda" Panggil Mark yang sudah di depan meja sang bossnya. Khalid berhenti sekejap dan melihat ke arah mark, "Ada apa ?" Jawab Khalid dingin
"Begini tuan, anak perusahaan kita yang berada di Indonesia sedang mengalami masalah. Ini berkasnya tuan muda". Ucap sang asisten kepercayaan Khalid. Lalu Khalid mengambil berkas itu , melihat dan membaca dengan teliti lalu " Braaaaaaakkkkkkkkk.........Biadaaab !! Siapa yang berani menggangguku kali ini !"Teriak marah Khalid sambil membanting berkas itu ke lantai.
Mark, yang sudah bekerja dengan keluarga Vyawdger lebih dari 8 tahun, sangat memahami sifat dan watak tuan mudanya. Bahkan semua orang mengakui Mark merupakan asisten yang dapat di handalkan tindak hanya di dunia bisnis tetapi juga di dunia bawah tanah.
Mark berusaha untuk tetap tenang "Akan saya siapkan segera jet pribadi tuan muda". dengan sigap Mark menelepon pilot pribadi untuk mempersiapkan penerbangan ke Indonesia. setelah selesai menelpon, Mark angkat berbicara "Tuan muda, apakah perlu kita membawa rombongan seperti biasa ?" Tanya Mark kepada tuannya. Rombongan yang dimaksud adalah pasukan khusus yang dilatih secara rahasia oleh keluarga Vyawdger selama 20 Tahun lamanya.
"Tidak perlu Mark, kita berangkat saja berdua. aku ingin segera menyelesaikan pekerjaan itu secepatnya ". Ucap Khalid dengan penuh amarah
__ADS_1
"Apa tuan yakin ? tuan muda tidak ingin sekalian bertemu dengan nona Caca ?" Mark berusaha menanyakan kembali, karena keselamatan tuan muda menjadi prioritas.
"Caca !" Khalid kaget setengah mati. "Kau meretas ponselku Mark ?" Tanya Khalid dengan penuh selidik.
"Maaf tuan, saya hanya mematuhi perintah tuan besar saat itu". Jawab Mark dengan jujur. Sejujurnya, Mark sudah meretas ponsel pribadi milik tuan mudanya hampir 2 tahun belakangan dikarenakan keluarga besarnya sangat khawatir dengan apa yang terjadi pada putranya, sehingga sang ayah menyuruh Mark untuk memantau pergerakan sang anak.
"Apa ini ulah Daddyku, Mark ?" Selidik Khalid, dan hanya diangguki oleh Mark sebagai jawaban.
"Baiklah, bawa pasukan khusus, kau sudah mengetahui gadis spesialku. Mari kita berkemas, dan kita akan tinggal di Indonesia selama 3 bulan." Ucap Khalid dengan sombong dan angkuh.
Mark dengan sigap langsung menelpon ke markas pusat dan melaporkan kejadian ini kepada tuan besarnya. Saat hendak melajukan mobil menuju bandara pribadi keluarga Vyawdger. Tiba-tiba Khalid "Mark, Mampirlah ke mall. Aku ingin membeli sebuah berlian untuknya". Ucapk Khalid dengan senyum tulus
__ADS_1
Mark yang melihat tingkah bossnya melalui kaca spion dalam mobil hanya menggangguk dan tersenyum tipis, melihat tuan mudanya bisa kembali seperti dulu. "Kan saya jaga nona Caca untuk tuan muda" Batin Mark dan lekas menjalankan mobilnya menuju sebuah Mall.
Sesampainya di sebuah Mall terbesar di Rusia yaitu Mall Mosaic, lebih tepatnya Mall itu adalah salah satu milik keluarga Vyawdger. Khalid dan Mark memasuki mall tersebut, berjalan dengan santai dan langsung menuju ke toko perhiasan berlian. Sesampainya di toko perhiasan, mereka berdua disambut oleh semua karyawan termasuk para manager. Mereka berbaris dan mengucapkan "Selamat datang tuan muda" secara bersama sambil membungkukan badan mereka. Mereka tidak akan berani mengangkat badan kecuali Khalid menyuruhnya.
"Sudah cepat layani aku, aku sedang buru-buru" Ucap Khalid sambil menyusuri setiap meja perhiasan. "Ooh ini cantik, bagaiman menurutmu Mark ?" Tanya sang boss kepada Asistennya. Mark hanya menganggukan kepala tanda setuju dengan tuannya.
"Bungkus ini segera" Kata Khalid dengan sombong. Pelayan itu pun langsung membungkus kalung berlian bernilai $ 5 juta. Harga cukup fantastis untuk sebuah berlian simpel.
Yaa..Khalid tidak ingin membuat Caca menolak hadiahnya hanya karena kalung mewah, sehingga Khalid memilih kalung yang simple tetapi dengan harga fantastis.
Khalid dan Mark akhirnya sampai ke bandara keluarga Vyawdger. Disana sudah terlihat 20 orang pasukan khusus yang akan Khalid bawa ke Indonesia untuk melindunginya. Lalu dengan sigap semua pasukan khusus itu membungkuk dan memberi hormat kepada tuan mudanya. Berangkatlah rombongan Khalid menuju tanah air, negara dimana Caca besar dan tinggal.
__ADS_1