Pelabuhan Hati Sang CEO

Pelabuhan Hati Sang CEO
Ria Galvino


__ADS_3

setelah 20 menit perjalanan, akhirnya caca dan alex sampai di ambarukmo plaza. mereka berdua dengan tergesa-gesanya berlari dari bassment menuju foodcourt. Alex dan Caca mencari keberadaan seorang wanita cantik "RIA GALVINO" yang tidak lain adalah ibu dari Alexander Galvino yang merupakan pengusaha sukses serta investor berbagai perusahaan rintisan teknologi di Indonesia. Akhirnya mereka berdua menemukan sosok wanita tua cantik dan anggun.


"Mami, kenapa disini sendiri ?" tanya alex langsung merebut kursi yang akan caca duduki. Dengan berat hati caca menarik kursi sebelah alex.


"Hai sayangku, kok kamu bisa bareng caca sih ?" tanya sang ibu kepada putra kesayangannya. Tetapi yang ditanya merasa tidak senang sehingga memilih untuk diam.


"Halo tante ria ". Sapa caca dengan mengulurkan tangan kepada wanita cantik ini.


"Ohhh..ya ampun sayang, akhirnya kita ketemu juga. ya ampun tante pangling sekali denganmu caca. Bagaimana kabarmu sayang ?" tanya ria galvino sambil cipika cipiki dan tersenyum pertanda wanita tua cantik ini senang bukan main.


"Alhamdulillah tante, saya baik-baik saja." jawab singkat caca sambil memarkan senyuman paling manisnya.


"Senang tante mendengarnya. Begini cantik, tante dengar dari alex (sambil melirik putra semata wayangnya) kamu mengikuti ajang startup ? Sudah sejauh mana kalau boleh tante tahu ?" Tanya Ria sambil menatap ekspresi putra dan wanita muda cantik disebelah putranya.


"Eehm... iii-yaa tante, ehm..saat ini saya masih berusaha untuk menentukan model bisnisnya dulu agar lebih cocok dengan market yang dibutuhkan. Memangnya ada apa tante ?" Tanya caca dengan wajah kebingungan melihat tingga wanita tua cantik ini.


"Sayang, apa kamu tahu kalau tante ini adalah seorang investor ? heem... tante sekilas saja melihat berkas alex dan mendengar cerita singkat darinya. tante pikir, model bisnis seperti ini akan luar biasa sekali jika kamu bisa mengatasinya, sayang. Bukan begitu Alex ?" Tanya Ria yang ingin mencoba memancing Alex agar sependapat dengan ibunya.

__ADS_1


"Eehmm... iyaa begitulah. tapi memang benar yang dikatakan mami, hanya saja, model bisnis kamu itu perlu ditajamkan lagi. kamu paham kan bagaimana ekosistem Indonesia seperti apa. Apalagi model bisnis yang ingin kamu bangun benar-benar membutuhkan waktu untuk merubah segala sistem yg dimiliki Indonesia." Jawab Alex dengan lugas dan bersungguh-sungguh.


"Betul sekali. Maka dari tante ingin bertemu denganmu karena tante ingin, agar anak tante yang ganteng ini dapat menjadi mentor pribadimu caca. Jika ekspektasi tante benar, maka tante akan dengan senang hati menjadi investor pertama mu. Bagaimana ?" Jawab Ria Galvino dengan enteng dan lugas


"Apa tidak apa-apa tante, jika saya merepotkan putra tante ? tante tahu sendiri kan, saya juga masih baru mendalami dunia startup teknologi ini." Jawab Caca sambil melihat Alex dengan muka bingung. Seketika itu, Alex pun melihat caca untuk beberapa saat.


"Yaampun caca, kamu itu sama siapa aja sih, ini lho tante ria, teman baik ayahmu. Jangan pernah sungkan denganku maupun Alex. Mengerti caca !" Jawab Ria Galvino dengan lugas sambil menggenggam tangan caca dengan lemah lembut.


"Baik tante, terimakasih banyak atas bantuannya." Caca pun membalas tangan tante ria dengan lemah lembut. Disaat ingin menanyakan sesuatu kepada tante ria, tiba-tiba telpon caca berbunyi.


"Halo...ooh iyaa..heem...okee..aku kesana ya." Jawab caca singkat di panggilan tersebut. Caca melirik ke arah tante Ria dan Alex secara bergantian. Rupanya kedua orang yang dilirik paham dengan situasi tersebut.


"Iyaaa... yaudah sih ca, ayo kita balik. Mami, aku pulang dulu." Jawab Alex dengan muka sewot sambil mengambil tangan sang ibu untuk berpamitan.


"Tante, saya pamit dulu. Terimakasih tante saya ucapkan sekali lagi."  Pamit caca sambil mencium tangan tante Ria dan berkemas meninggalkan food court bersama dengan Alex disampingnya.


Menuju ke bassment roda 4, Caca berjalan bersama dengan Alex sambil menimbang-nimbang ingin bertanya sesuatu kepada pemuda tersebut. heem... gimana aku tanya ke orang ini ya (batin caca sambil berjalan lambat tanpa memperhatikan langkah Alex yang tiba-tiba berhenti). Dan terjadilah.....

__ADS_1


"DUUUUUK....! Haduuh kepalaku." Teriak caca yang kaget karena orang didepannya tiba-tiba berhenti mendadak, sambil mengelus kepalanya yang kecil.  Lalu caca mendongakkan kepala dan ingin sekali memaki orang tersebut tetapi yang yang dimaki malah tersenyum jahat kearah caca.


"Kenapa ? mau marah ?" Tanya Alex dengan muka devilnya


"IIssh..bisa enggak sih kalau mau berhenti bilang-bilang dulu kek." Jawab Caca dengan sengit. Inginnya kabur dari sana tetapi dengan sigap Alex menarik tangan Caca dengan cepat. Spontan, Caca kaget dan seketika itu juga, tubuh Caca langsung berada dipelukan laki-laki tersebut. Dengan sekuat tenaga Caca ingin melepaskan pelukan tersebut tetapi dengan kuatnya Alex menahan tubuh Caca.


"IIIhhh..Lepasin enggak !" Garang Caca sambil menatap mata Alex dengan sengit.


"Ikut gue sekarang !" Perintah Alex sambil menarik paksa tangan Caca saat itu juga.


"EEEhhhhh... mobilku gimanaa ???? WOOOOYY...Mobilku gimana ALEXXXXX !!" Teriak caca sambil berusaha melepaskan tangannya.


"Biar Sopir gue yang nganter kerumah lu." Jawab enteng Alex sambil menelopon orang suruhannya. Menunggu sekitar 15 menit, akhirnya orang suruhannya datang, dan Alex langsung memberikan kunci mobilnya Caca ke sopir keluarganya.


Caca yang melihat tingkah Alex hanya menggelengkan kepalanya. Caca berusaha tenang dan tidak berfikiran negative. Alex melihat tingkah Caca tersebut tersenyum dan geleng-geleng,( pasti cewek satu ini sedang berfikir yang tidak-tidak, Batin Alex).


"Ayoo masuk, dan duduk diam !" Perintah Alex yang dianggukin kepala Caca sebagai tanda setuju. Lalu kedua orang tersebut meninggalkan Mall saat itu, dan melajukan kendaraannya kearah Solo. Tanpa sadar, Alex melihat orang yang berada disampingnya dan kaget.

__ADS_1


"Haaah..ini cewek malah tidur. Aaah berasa supirr gue, sialan !" Maki Alex didalam hati ketika melihat cewek cantik tersebut sedang tidur dengan nyaman di dalam mobilnya.


__ADS_2