Pelabuhan Hati Sang CEO

Pelabuhan Hati Sang CEO
Alex Cemburu ?


__ADS_3

Caca dan Hanna berusaha masuk ke dalam kelas. Yaaa...Mereka saat ini seperti artis yang tengah di buru oleh para wartawan infotaiment. Gara-gara ulah Hanna, mereka mendadak menjadi artis. Dengan usaha ekstra luarbiasa, Caca dan hanna bisa masuk ke dalam kelas dengan selamat tanpa lecet sedikitpun.


"Haaaa.... ini semua ulahmu. Kalau kamu enggak berbuat sembrono, pasti enggak akan begini han"Ucap Caca kesal sambil menipas nipas rambut Caca yang sudah basah. Hanna yang dikatain malah tersenyum kuda " Peace beb, hehehee..aku juga enggak nyangka bakal begini Ca". Ujar Hanna dengan memelas


"Apalah nasi udah jadi bubur, bodo lah, toh juga enggak beneran beritanya". Batin Caca sambil tersenyum kecut, lalu melirik ke arah Hanna dan geleng-geleng, melihat tingkah sahabatnya kini berubah menjadi kepiting rebus.


Saat Caca ingin berbicara, tiba-tiba dosen killer masuk, dan kuliahpun dimulai. Selama 2 jam penuh, Caca sangat menikmati pelajaran itu, tanpa babibubebo..Kuliahpun berakhir, Caca dengan sigap menyambar tas dan bukunya, sambil teriak "Han, aku duluan yeee ! Byee..semoga selamat pulangnya nanti ". Teriak Caca sambil berlari meninggalkan Hanna yang masih bengong.


"Gilaaaa...aku di tinggal ! sialaaan ! Mampus, aku harus cepat pergi dari sini". Ucap dalam hati Hanna sambil berdoa dalam hati, semoga para orang-orang kepo dan fans Caca sudah pulang. Ternyata, doa yang Hanna harapkan hanya didalam mimpi, faktanya mereka sedang berjalan menuju ruangan Hanna saat itu.

__ADS_1


"MAATIIIIII AKUUU !! ARRRRRGGGHHH......"Teriak Hanna sambil lari tergopoh-gopoh. Saat sedang berusaha sembunyi dari kejaran fans fanatik Caca, Hanna tiba-tiba menabrak Alex. Alex kaget bukan main dan langsung melotot ke arah sepupunya yaitu Hanna.


"Ngapain sih lu han ?"Tanya Alex terheran-heran


"Itu ...itu haduh bantuin aku lex, itu fansnya Caca semua kayak kesurupan. aduuh aku harus kabur.. minggir sono". Jawab Hanna dengan muka paniknya. Alex yang melihat kepanikan saudara sepupunya pun membantu Hanna untuk bersembunyi.


Kini mereka bersembunyi dibawah tangga, dan beruntung karena Alex membantunya, Hanna selamat dari kejaran Fans Caca. "Huuufft...untung...untung...Makasih ya udah dibantu". Ucap Hanna sambil ngelus dadanya akibat senam jantung.


"Caca udah balik, hahahaa..dia takut bakal dikerubungi fansnya dia". Jawab Hanna sambil ketawa membayangkan muka Caca saat itu

__ADS_1


"Memang ada apa sih ?" Tanya Alex yang masih heran dengan kejadian tadi. Hanna pun langsung menceritakan, tiba-tiba mimik muka Alex yang biasanya dingin berubah menjadi kaget dan jujur, Alex merasa sakit, lebih tepatnya "CEMBURU"


Alex berusaha memastikan kembali, "Apa benar hanna ?" Alex berusaha tenang saat bertanya mengenai berita itu. Dengan enteng hanna "Entahlah, tapi kemungkinan besar, IYAA ". Ucap Hanna dengan mantap.


Jedddeeerrrrr !! seperti suara petir tiba-tiba menyambar Alex. Alex dengan tidak sadar berubah mimik muka menjadi dingin. Yaaa... Alexander Galvino CEMBURU !


Hannya yang melihat perubahan mimik muka saudara sepupunya pun, sadar jika Alex ada yang aneh. "Lex, kamu kenapa ? kamu enggak lagiĀ  ngeliat setan kan ?" Ucap Hanna sambil berusaha menyadarkan Alex


"Lex !! Alexander Galvinoooo pleaseee jawab !!!" Teriak Hanna ketakutan saat melihat Alex tidak menjawab atau menggubris Hanna. Seketika itu, Alex sadar dan langsung melihat saudara sepupunya

__ADS_1


"Enggak ! Gue balik dulu ya " Ketus Alex dan meninggalkan Hanna sendirian dibawah tangga.


__ADS_2