
Triiiiing...Triiing... "Iya tuan muda, Baik saya akan mengikuti dari belakang. Hati-hati dijalan tuan muda."Jawab Mark dengan lugas dan patuh.
"Malam ini biar kan aku mengantar mu pulang, ini sudah malam, aku tidak mau kamu terjadi sesuatu Caca." Ucap Khalid menatap Caca dengan lembut dan cinta
"Tapi bagaimana dengan mobilku Khalid?" Jawab Caca dengan bingung
"Aku akan menyuruh asistenku untuk mengantarkan mobilmu kerumah, kamu tidak usah khawatir. Lebih baik sekarang aku mengantar mu, ok." Ujar Khalid , lalu langsung menarik tangan Caca agar masuk kedalam mobil Khalid.
Caca pun menuruti keinginan Khalid dan duduk disamping pengemudi. Di dalam mobil Khalid tidak banyak berbicara tetapi ada hal yang berbeda yang dirasakan oleh Caca. Khalid menyetir tanpa mau melepaskan tangannya dan itu membuat Caca semakin deg-deg an setengah mati.
__ADS_1
"Ehmm..Khalid, apa kamu bisa menyetir dengan tangan satu ? menurutku itu sangat berbahaya." Caca berusaha mengeluarkan suaranya yang mungkin hanya bisa di dengar oleh dirinya sendiri. Tetapi betapa kagetnya Khalid ternyata mendengar suara lirih nya Caca.
"Tidak, aku tidak kerepotan bahkan aku sangat ahli menyetir dengan menggunakan tangan satu." Ujar Khalid sambil memamerkan gigi putihnya yang rapi dan indah.
"OOww... Baiklah kalau begitu." Caca Mengulum senyum dan menoleh ke arah jendela.
Khalid yang melihat tingkah Caca semakin gemas dan berusaha untuk menahan diri agar tidak menerkam Caca yang dimatanya saat ini, Caca sangatlah imut dan manis.
"Aku sudah bilang, bahwa aku sangat mengenal mu Caca." Jawab Singkat Khalid disertai senyum cinta
__ADS_1
"Baiklah...aku percaya. Tungguu... itu ?" Caca terperanjat melihat mobilnya tiba-tiba sudah berada dirumah sebelum dirinya sampai. "Bagaimana bisa ???" Caca menoleh kearah Khalid dan Khalid hanya memasang senyum indahnya dihadapan Caca.
"Well..ini sudah malam sayang, kamu lebih baik masuk dan beristirahat. Selamat tidur sayangku, besok aku akan membawamu ke suatu tempat yang indah." Ujar Khalid sambil mencium kening Caca dengan lembut dan penuh cinta.
Caca kaget bukan main atas perlakuan lembut yang di dapat dari Khalid. Tanpa sadar, Caca tersenyum dengan cantik dan mengangguk tanda bahwa ia setuju dengan tawaran Khalid.
Khalid bersama dengan asistennya pun pergi meninggalkan kediaman Caca dan langsung menuju ke Istana megah Sang King Mafia.
Saat perjalanan menuju kediaman sang king mafia
__ADS_1
"Mark, tolong kamu atur tempat romantis untuk ku dan Caca besok malam. Aku ingin tidak ada satupun nyamuk yang mengganggu malam romantisku, Ingat itu Mark !" Tegas Khalid kepada Mark.
Mark pun mengangguk patuh "Baik tuan muda." Jawab singkat Mark