
Sementara Mirna sibuk dikamar,Evita dan Dimas pun sibuk di dapur menyiapkan makan malam.
Terlihat dimas sedang membantu evita memotong sawi putih yang akan di buat ca,sedangkan evita terlihat sedang membuat bumbu,untuk membubui ikan bawal yang baru ia keluarkan dari frezzer.
Makan malam pun sudah tersaji dimeja,evita dan dimas pun memutuskan untuk mandi dulu sebelum makan.
Setelah selesai mandi evita pun mengetuk pintu kamar mirna dan mengajaknya makan malam.
"Tok,Tok,mirna ayo makan malam"ucap evita.
"Iya, ibu tunggu aja di meja makan,sebentar lagi mirna nyusul"ucap mirna yang sedang memainkan ponselnya.
Evita pun melangkahkan kakinya meninggalkan kamar mirna menuju meja makan.
"Mirna mana sayang?"tanya dimas yang sedang mengambil nasi.
"Mirna masih di kamar mas,sebentar lagi pasti dia datang"ucap evita .
Tak perlu menunggu lama mirna pun keluar ,terlihat mirna sudah berganti pakaian dari seragam toko menjadi piyama lengan pendek.
"Mirna pun duduk di samping evita .
"Mir ambil nasi sama lauknya yang banyak aja, jangan sungkan dengan kami'"ucap evita pada mirna yang terlihat sedang mengambil lauk dan nasi.
"Iya bu"ucap mirna yang kini terlihat sedang memasukan nasi ke mulutnya.
Dimas pun menyuapi mirna dan mengambilkan daging ikan yang masih menempel pada duri'nya.
"Lihat nih sayang kamu makannya berantakan"ucap dimas sambil mengambi nasi yang ada di unjung bibir evita.
Evita dan dimas pun saling menatap penuh cinta,evita terus memegangi tangan dimas agar tetap menempel di pipinya.
Melihat kemesraan Mereka ,Mirna pun membayangkan jika yang di posisi evita sekarang itu adalah dirinya.
Seketika mirna pun senyum' sendiri.
"Ouh apaan sih lo mir,inget pak dimas itu milik bu evita"gumam mirna,menyadarkan lamunanya.
Setelah selesai makan mirna pun berniat untuk membantu evita memberereskan meja makan,tapi evita melarangnya karna ini bukan pekerjaanya.
Ya walapun tinggal dirumahnya Evita tak akan menjadikan mirna seperti pembantunya,karna pekerjaan mirna hanya di toko bukan rumah.
__ADS_1
"Mir kamu tidur aja,biar ini semua ibu dan bapak yang beresin"ucap evita.
"Tapi bu ,saya kan"ucap mirna yang merasa tak enak hati.
"Mir kamu bukan hanya saya anggap sebagai karyawa,tapi saya menggap kamu sudah seperti keluarga saya sendiri,jadi kamu nggak boleh malu atau sungkan"ucap evita.
"Makasih banyak bu evi"ucap mirna sambil memeluk evita.
Mirna pun langsung masuk untuk istirahat di kamarnya.
Sementara evita dan dimas sedang sibuk mencuci piring sambil bercanda tawa.
Setelah selesai dimas dan evita pun tidur.
Di kamar Mirna terlihat masih belum tidur ,mirna sedang memikirkan seseorang.
"Kenapa ya ?,gue sejak pertama kali ketemu pak dimas jantung gue langsung berdebar,apa jangan',Ough jangan konyol dan mikirin suami orang mirna"ucap mirna pada dirinya sendiri, sambil memukul' kepalanya dengan tanganya sendiri.
"Haduhh pak dimas knp sih loe ganteng banget"ucap mirna sambil memandangi foto dimas dilayar ponselnya.
Mirna mendapatkan foto dimas ketika sedang makan malam,ia memoto setiap gerak'ik dimas di meja makan.
Mirna pun tertidur sambil memeluk ponselnya,ia berharap agar bisa bertemu dimas dalam mimpinya.
Pagi pun tiba ,Mirna pun segera bangun dari tidurnya,ia melangkahkan kakinya menuju keluar pintu kamarnya.
"Sepi banget sih,apa belum pada bangun ya"ucapnya dalam hati sambil menuju saklar lampu untuk mematikanya,karna matahari terlihat sudah mulai meninggi.
Melihat bosnya belum bangun,mirna pun berinisiatif membersihkan rumah dan membuatkan sarapan.
Mirna pun celingak'uk kesana kemari mencari lap pel dan juga embernya.
Dan ahirnya pun menemukanya ternyata lap pel dan embernya berada di sebelah mesin cuci.
Setelah selesai membersihkan rumah ,mirna pun berniat untuk membuat sarapan, sesui bahan yang ada di kulkas,mirna pun menemukan bayam dan tempe,lalu memasaknya.
"Masak sudah,beres sudah,apa lagi ya yang harus aq kerjain?"gumam mirna dalam hati,ouh ya aq kan lupa, belum masukin mesin cuci baju kotor bu evita dan pak dimas.
Mirna pun langsung mengambil baju' kotor dimas dan evita yang berada di luar pintu kamar mereka.
"Hmm harum banget sih pak bajumu''ucap mirna sambil menciumi baju dimas, dan memasukanya ke dalam mesin cuci.
__ADS_1
Dimas dan evita pun bangun dari tidurnya.
Sementara evita mandi ,dimas pun bergagas menuju dapur untuk membuatkan sarapan istrinya,tapi alangkah terkejutnya dimas ketika rumahnya sudah rapi,baju' kotor sudah terjemur di jemuran,dan makanan sudah tersaji dimeja makan.
Dimas pun menghampiri mirna yang terlihat masih menjemur bajunya.
"Kamu ngapain' repot' mir?"ucap dimas.
Mendengar suara dimas,membuat mirna kaget.
"Maaf pak dimas, sekali lagi saya minta maaf,maaf kalau saya sudah lancang melakukan semuanya"ucap mirna sambil menekuk tanganya🙏mirna terlihat ketakutan.
Melihat mirna yang ketakutan dimas pun tertawa,"wkwkwk,ngapain kamu minta maaf mir,justru saya kesini mau berterima kasih sama kamu,karna kamu sudah membantu pekerjaan istri saya"ucap dimas sambil menepuk pundak mirna.
"Jadi bapak nggak marah sama saya?"tanya mirna.
"Sama sekali tidak mir"ucap dimas sambil memberi sedikit uang tips pada mirna.
"Mas aku sudah selesai mandi,"ucap evita dari dalam kamar.
"Iya sayang,aku segera datang"Ucap dimas sambil berlalang meninggalkan mirna.
"Ternyata pak dimas humoris juga ya,beruntung sekali bu evita memiliki suami tampan dan kaya raya"gumam mirna.
Dimas dan Evita pun keluar dari kamarnya dan bersiap untuk sarapan.
Sementara mirna baru saja selesai mandi,dan langsung mengganti baju piyamanya menjadi baju kerja.
"Ayo mir makan"panggil evita yang melihat mirna keluar dari kamarnya .
Mirna pun memilih duduk disamping dimas,agar bisa lebih dekat denganya.
"Mir masakaan kamu enak banget,makasiih banyak ya sudah bantuin aku"ucap evita.
"Iya bener banget kata bu evi mir,masakan kamu enak banget,nanti pasti suami kamu betah di rumah"sambung dimas yang juga memuji masakan mirna.
Mendengar pujiaan dimas jantung mirna pun berdebar tak karuan ,ia pun merasa sedang terbang keangkasa.
"Bapak,ibu bisa aja mujinya"ucap mirna sambil mengulas senyum di bibir pink miliknya.
Setelah selesai sarapan Evita,Mirna,Dimas pun langsung pergi ke toko.
__ADS_1
Di perjalanan mirna melamun,ia berharap ada sedikit celah di hati dimas untuknya.