
Tiga hari sudah dimas dirawat di rumah sakit,dan hari ini dokter memperbolehkan dimas untuk pulang,dimas dan keluarganya kini pun sudah berada mobil dan bersiap untuk pulang.
Sepanjang perjalanan evita hanya diam saja tak ada hasrat untuknya berbicara dengan suaminya,rasanya lara masih memenuhi hatinya mengingat kejadiaan tempo hari,ia berusaha meyakinkan hatinya kalau semua itu hanya kebetulan ,tapi hati kecilnya selalu menolak semua keyakinanya.
"Vi,kamu kenapa?"tanya bu piji sambil memegang tangan evita yang berada di sebelahnya,sedangkan dimas duduk di depan bersama ayahnya.
"Nggak papa kok mah,evi hanya capek"ucap evita.
Ya selama tiga hari evita memang tak pulang hanya demi menemani dimas,walapun selalu bersama tapi mereka tak saling mengobrol,evita hanya bicara pada suaminya jika ada hal penting.
"Nanti kalau sampai rumah kamu langsung tidur ya biar capeknya hilang"bu puji.
Evita hanya mengangguk tak ada selera untuk bicara pada siapapun.
Sementara di depan dimas terus memainkan ponselnya,ia sibuk mengirim pesan pada mirna,dimas memberi nama( pak bambang )pada nomer mirna agar istrinya tak curiga.
"Sayang aku sudah otw,kamu siap' ya,dan jangan lupa dandan yang cantik,i love you sayang😍💑"bunyi pesan dimas untuk mirna.
Pesan dimas sudah terkirim tapi masih centang satu,yang mengartikan mirna sedang of
Sementara Mirna di rumah baru saja selesai masak kesukaan dimas yaitu sop kaki kambing,dan tempe goreng,juga sambel kecap sebagai pelengkapnya.
Mirna tau hari ini dimas datang karena semalam dimas sudah memberitahunya lewat pesan WA.
Setelah selesai masak Mirna langsung menghidupakan data ponselnya dan "drud,drud,drud"pesan whatshap pun langsung memenuhi ponselnya seketika.
__ADS_1
Mirna pun tersenyum ketika membaca pesan dimas,ia pun langsung membalasnya.
"bucin amat sih sayangku😍,iya nih aq dah siap' mau mandi untuk menyambut kedatangan sugar dadyku😘😍"bunyi pesan mirna pada dimas.
dimas pun langsung tersenyum ketika membaca pesan mirna.
"Nanti malam aku temanin kamu baby😍,eemuachhhhh😘"balas dimas.
Mirna pun tak membalas pesan dimas lagi karena ia sedang mandi.
Melihat dimas yang selalu sibuk dengan ponselnya, membuat bu puji dan evita menatap sinis ke arahnya.
Setelah perjalanan hampir 45 menit dimas dan keluarganya pun sampai dirumahnya.
Tin..tin..tin..(bunyi kalkson mobil pak hartono).
"Selamat datang pak dimas"ucap mirna sambil mengulas senyum manis di bibirnya.
"Terimakasih mir"ucap dimas yang juga mengulas senyum.
Sementara evita dan mertuanya hanya diam saja dan langsung menyelonong masuk.
"Bu saya sudah siapin makan siangnya" ucap mirna pada evita.
"iya makasih banyak mir,saya mau mandi dulu"ucap evita yang langsung masuk kekamarnya diikuti juga dengan mertuanya yang masuk kamar tamu.
__ADS_1
Sementara dimas terlihat sedang duduk santai di sofa ruang tamu,mirna pun menghampiri dimas,bermaksud menawarkan minuman.
"pak dimas mau dibuatin minum apa?"mirna.
Bukanya menjawab dimas malah menaruh jarinya dibibirnya yang mengisyaratkan agar mirna diam.
Tanpa bosa'i dimas pun langsung menarik tangan mirna hingga membuatnya jatuh dipelukanya.
"bapak nekat banget,nanti kalau ada orang yang lihat bagaimana?"ucap mirna lirih.
"Aku dah kangen banget sama kamu"ucap dimas berbisik di telinga mirna, lalu tanpa ragu menciumnya.
Ceklek,,tiba terdangar suara pintu terbuka dari kamar tamu.
Dimas yang gugup pun langsung melepaskan pelukanya,sementara mirna langsung berlari ke arah dapur.
Setelah selesai mandi evita dan keluarganya pun berkumpul di meja makan,mirna pun ikut gabung bersama mereka semua.
Setelah selesai makan siang bu puji dan pak hartono pun berpamitan untuk pulang.
"Mamah kok cuman sebentar sih nginepnya?"ucap evita sambil menyeret koper mertuanya kearah luar.
"Kamu kan tau sendiri vi mamah dan papah ini kan pembisnis,kami sibuk sekali,ini saja pekerjaan di kantor pasti sudah menumpuk,dah mamah,sama papah pulang dulu ya,dan dimas kamu jangan macem' ya! ,jaga istri kamu!"ucap bu puji sambil memeluk evita.
"Iya mah"dimas.
__ADS_1
Bu puji dan pak hartono pun naik kemobilnya dan tak lupa melambaikan tanganya sebagai tanda perpisahan.
evita dan dimas pun masuk kerumah dengan saling acuh satu sama lain.