
Sebelum pulang ,dimas pun berencana mengajak evita makan malam di luar.
Dimas pun melajukan mobilnya menunju warung angkringan langgananya semasa berkuliah dulu,bahkan dimas pun sudah sering mengajak evita kesana semasa pacaran dulu.
Walapun dimas anak orang kaya ia tak begitu suka makan di restoran ,ia lebih suka makanan pinggir jalan.
"Kita sebenarnya mau kemana sih mas"tanya evita sambil melihat jalanan sekelilingnya yang bukan menuju rumahnya.
"Kita mau kewarung Mbok Djum sayang,aku mau bernostalgia disana mengenang masa' pacaran kita dulu"ucap dimas sambil mengusap' kepala evita.
Setelah tiga puluh menit ,dimas pun sampai tujuanya.
Evita dan Dimas pun bergegas turun dari mobilnya menuju warung Mbok Djum.
Warung mbok Djum terletak di pusat kota,warung mbok Djum hanya sebuah warung tenda biasa ,yang menyediakan makanan khas Jogjakarta,seperti nasi gudek,sambel goreng krecek,telur bacem dan sebagainya.
"permisi bapak ,ibu,mau pesan apa?"tanya pramusaji sambil menyodorkan buku kecil yang merupakan daftar menu kepada evita .
" Saya pesan nasi Gudeg dua,sambel goreng krecek dua,telur bacem dua,dan juga sate usus satu ya mbk ya"ucap evita.
"Oh,,baik,tunggu sebentar ya bu ya"ucap sang pelayan sambil melangkahkan meninggalkan evita .
Walaupun cuman warung pinggir jalan ,jualan Mbok Djum tidak pernah sepi pengunjung ,harus mengantri panjang jika ingin menikmati gudegnya.
Sembari menunggu evita dan dimas pun memainkan ponselnya masing'.
Dimas pun tersenyum' sendiri mengingat' masa' pacaran dengan evita,karna warung mbok Djum lah yang menjadi saksinya.
Flasback on
dimas mengenal evita, ketika evita makan di warung mbok Djum dan tak dapat membayarnya karna uangnya tertinggal di kosan,dimas yang melihat evita kebingungan pun langsung membantunya dengan membayarkanya,dan sebagai gantinya dimas meminta nomer handphonya,seiring berjalanya waktu dimas pun mulai jatuh cinta dengan evita,sebaliknya juga evita.
Walapun berkuliah di universitas yang sama dimas dan evita tak saling mengenal karna beda jurusan.
Dimas mengambil jurusan Bisnis Manjmen,sedang evita mengambil jurusan Psikologi.
Falsback of.
"Mas ayo makan,makannya sudah datang nih!"ucap evita sambil menepuk pundaknya,dan membuyarkan lamunannya.
"Mas"ucap evita lagi.
"Eeh, iya sayang maaf aq tadi sedang bernostalgia mengenang awal pertemuan kita"ucap dimas.
__ADS_1
"Ouh, ya sudah ayo kita makan mas ,aku pengen cepat' pulang mas ,aq lelah sekali"ucap evita sambil menyendok makanan dan memasukan ke mulutnya.
Setelah selesai makan dimas dan evita pun bergegas pulang ke rumah.
Sesampainya dirumah evita dan dimas pun langsung membersihkan diri dan tidur.
Pagi pun tiba,tak seperti biasa Evita yang selalu bangun duluan kini pun masih tidur dengan pulasnya.
Sedangkan dimas sudah terlihat rapi,dan bersiap pergi untuk bertemu seseorang.
Melihat Evita yang masih tidur dan terlihat kelelahan,Dimas pun berinisiatip untuk membuatkan sarapan untuk evita.
Dimas pun mulai mengambil roti yang ada di kulkas dan mengoleskanya dengan selai coklat ,lalu menutupnya kembali dengan roti diatasnya,tak lupa dimas juga membuatkan coklat hangat untuk evita,setelah selesai dimas pun berniat untuk membangunkan evita .
"Sayang ayo bangun"ucap dimas lembut sambil mengecup kening evita.
"Jam berapa ini mas?"tanya evita sambil mengucek' matanya.
"jam 08:00 pagi sayang"ucap dimas sambil membuka gorden yang menutupi jendela kamarnya.
Mendengar jam 08:00,evita pun segera bangkit dari ranjangnya dan menuju toilet untuk membersihkan diri.
Setelah keluar dari toilet,evita sudah tidak melihat dimas berada di kamar.
Melihat evita yang sudah keluar kamar dimas pun memanggilnya dan mengajaknya untuk sarapan.
Evitapun melangkahkan kakinya menuju dimas,ia pun meminta maaf karna bangun telat dan tidak membuatkanya sarapan.
Dimas pun memafkanya dan memakluminya.
Setelah selesai sarapan,dimas pun berpamitan pada evita untuk pergi ke ruko.
Dimas pun segera bergagas mengambil mobilnya dan melajukanya menuju ruko,untuk bertemu pak Sabar(mandor bangunan)yang akan merenovasi rukonya.
Setalah 15 menit perjalanan dimas pun mencapai rukonya,terlihat seseorang sudah menunggunya didepan rukonya.
"Maaf ,telat pak"ucap dimas yang baru turun dari mobilnya.
"tidak apa' mas dimas"ucap pak sabar.
Dimas pun segera membuka gembok yang menguci rukonya,dan mempersilhkan pak sabar untuk masuk.
Dimas pun memberitahu pada pak sabar, ruangan'an mana saja yang nanti harus di renovasi.
__ADS_1
"Sudah paham kan pak?"tanya dimas.
"Sudah mas dimas,dan saya akan segera meminta anak buah saya untuk mengerjakanya hari ini juga"ucap pak sabar sambil menelpon anak buahnya.
Setelah selesai urusanya dengan pak sabar ,dimas pun segera pergi meningglkan ruko, menuju "Restoran Pelangi" ,untuk bertemu dengan jefry (teman kampusnya)yang kini sudah sukses dan memiliki toko ritail dimana',dimas akan meminta bantuanya untuk mencarikan distributor di toko miliknya .
Dimas pun mencapai "Restoran Pelangi"dan bergegas masuk kedalamnya.
Dimas lalu menelpon jefry untuk mencari tau dimana keberadanya.
"hallo ,elo dimana bro,gue sudah sampai nih"Ucap dimas sambil celingukan kesana kemari .
"Gue ada di meja paling ujung,gue udah nunggu lo tiga puluh menit lebih disini"ucap jefry sambil melambaikan tanganya🤚,agar dimas mengetahui keberadanya.
Setelah 5 menit celingukan ,dimas ahirnya pun menemukan jefry.
"Maaf' gue telat bro"ucap dimas sambil menjabat tangan jefry.
"Iya',gue maklumin kok,lo kan pengantin baru,maaf ya gue nggak bisa datang kepernikahan lo,gue masih di luar negri pas lo menikah"ucap jefry.
"Iya nggak papa kok jef,gue ngundang lo kesini karna gue butuh bantuan lo"ucap dimas.
"memang bantuan apa, yang lo inginkan dari gue bro?"ucap jefry sambil menepuk pundak dimas.
"gue mau lo cariin distributor buat toko baru gue"ucap dimas.
"Gampang kalau soal itu,lo nggak usah khwatir,elo butuh bantuan apa lagi?,ngomong aja jangan sungkan'"ucap jefry.
Dimas pun mengutarakan keinginanya,ia ingin agar jefry juga mencarikan orang untuk menanam saham di perusahanya.
Jefry pun tertawa mendengar perkataan dimas.
Bagaimana mungkin seorang anak dari bos rokok,memintanya mencarikan penanam modal,sedangkan keluarganya sendiri pasti bisa memberikanya.
"Haha...elo minta aja sama bokap lo,bokap lo kan kaya raya"ucap jefry sambil meminum jus jeruk yang di pesanya.
Dimas pun mengatakan ia tak mau menjadi beban untuk ayahnya,ia ingin semua yang ia bangun dari hasil jerih payahnya sendiri, tanpa harus berpangku tangan pada kedua orang tuanya.
Mendengar alasan dimas,jefry pun menyetujui permintaanya dan akan mencarikanya penanam saham.
Jefry pun menjadi orang pertama yang akan menanam saham di tokonya.
"Makasih banyak ya bro"ucap dimas memeluk jefry.
__ADS_1
Setelah selesai dengan semua urusanya,dimas pun bergagas pulang untuk menemui evita,karna ia sudah meninggalkanya cukup lama.