PELET WANITA NAKAL

PELET WANITA NAKAL
Ritual memanggil makhluq ghaib.


__ADS_3

Empat puluh hari sudah mirna menjalani puasa mutih.


Dan hari ini ia akan segera melakukan ritualnya.


Sebelum ritual, ki jarwo meminta mirna untuk mandi menggunakan kembang tujuh rupa.


Mirna pun sudah melakukanya.


Tahap selanjutnya ,ki jarwo pun meminta mirna untuk memakan bunga kantil 12 buah.



gambar bunga kantil yang akan dimakan mirna.


Baru saja makan satu bunga,mirna langsung memuntahkanya.


"Uwek,uwek,mirna nggak bisa makan ini pak!"ucap mirna.


"Itu semua terserah kamu mir,kamu ingin misimu gagal atau berhasil" ucap ki jarwo dengan mata melotot kearah mirna.


Dengan penuh keterpaksaan mirna pun memakan bunga kantil.


Mirna pun terus memaksa dirinya untuk memakan bunga tersebut hingga akhirnya ia selesai menghabiskan semuanya.


"Apa lagi yang harus mirna lakukan pak?"tanya mirna pada ki jarwo.


Ki jarwo pun menyodorkan satu gelas blimbing penuh darah ayam cemani, dan meminta mirna untuk segera meminumnya.


Tanpa membantah lagi, mirna pun langsung meneguk darah ayam tadi sambil menutup hidungnya.


Setelah selesai minum, ki jarwo pun mengajak mirna untuk masuk kamar khususnya dan melakukan ritual.


Di dalam kamar terlihat ki jarwo sudah menyiapkan sesaji untuk makhluq ghaib tersebut.



ilustrasi sesajen ki jarwo.


Untuk ritual sendiri mirna akan di temani oleh kedua orang tuanya.


Mirna dan kedua orang tuanya pun segera memulai ritualnya.


Ki jarwo pun meminta mirna untuk mengikuti setiap mantra yang ia baca.


Tiba' angin pun masuk di ruangan tersebut,hingga membuat semua barang' berjatuh.

__ADS_1


Ki jarwo pun terlihat tetap tenang dan terus membaca mantra.


Mirna yang ketakutan pun mencoba tetap tenang ,karna ayahnya sudah mewanti'nya untuk tidak takut.


Tak berselang lama kabut hitam pun datang keruangan tersebut,kabut itu berubah menjadi wanita cantik dengan pakaian serba hijau,dan makhkota di kepalanya,sepertinya makhluk ghaib itu Ratu pantai selatan.


Walapun cantik makhluk itu tetap menakutkan.



ilustrasi gambar makluk ghaib yang datang.


Tiba' suara tawa pun memenuhi seisi tersebut ,"Wkwkwk,wkwkk" suara tawa khas hantu,yang membuat suasana kian mencekam.


"Ada apa kau memanggilku jarwo?"ucap wanita berpakaian serba hijau itu.


"Ampun nyai,jarwo mohon ampun"ucap ki jarwo sambil bersujud di hadapan makhluk tersebut.


"Apa yang kamu inginkan jarwo?,hingga kau mengangguku"ucap nyai(makluk halus).


"Jarwo mau minta pengasihan nyai"ki jarwo.


"Pengasihan seperti apa yang kamu inginkan jarwo"ucap sang nyai.


"Apa yang akan kau berikan padaku?,jika aku menuruti perintahmu"ucap nyai.


"Apapun yang nyai minta akan kami turuti!"ucap ki jarwo diikuti dengan mirna,dan sutilah yang terlihat mengangguk.


"Baik,aku akan menurutimu,aku minta kau tumbalkan laki' perjaka untuku di malam jumat kliwon"ucap nyai.


"Baik nyai,kami akan melakukan perintah nyai"ucap ki jarwo.


"Tapi ingat jarwo, jika sampai kau lupa dengan kesepakatanmu dan mengingkarinya, kau akan menanggung akibatnya"ucap sang nyai memperingatkan.


"Tidak nyai, kami tidak akan mengingkarinya"ki jarwo.


Makhluk ghaib itu pun segera mengeluarkan benda pusaka dari tanganya yang berupa keris kecil.


"goreskan belati ini pergelangan tangan putrimu"ucap sang nyai sambil memberikan keris itu ke jarwo.


Tanpa menunggu lama ki jarwo pun langsung melakukanya.


"Aughhhh,sakit bapak"jerit mirna keras hingga mengema keselur ruangan.


Darah pun terlihat menetes' dari tangan mirna.

__ADS_1


"Ambil foto laki' itu,teteskan semua darah putrimu keanggota tubuh laki' itu!"perintah sang nyai.


Ki jarwo pun mengikuti perintah sang nyai.


"genggam ,keris itu!"perintah sang nyai kepada mirna.


Mirna pun langsung megenggam keris tersebut,keris itu menghilang begitu saja dikuti luka di tangan mirna yang sembuh seketika tanpa meninggalkan bekas apa' .


"Apakah kami sudah selesai nyai?"ki jarwo.


"Belum, masih ada satu tugas lagi yang harus kalian lakukan!"nyai.


"Apa iti nyai"ki jarwo.


"Malam ini kamu harus mengubur 1 ayam cemani hidup',5 buah jarum,5 telur ayam kampung yang sudah di erami,dan foto laki' yang sudah kalian tetesi darah tadi,dan semuanya harus dibungkus kain kafan seperti layaknya membungkus mayit, kalian harus menguburnya di pemakaman, malam ini juga!"ucap sang nyai.


Ilu



Gambar ilustrasi kain kafan.


"Baik nyai"ucap ki jarwo sambil menyembah' di depanya.


Dan makhluk ghaib itupun hilang seketika.


Ki jarwo pun langsung mengambil ayam cemani yang ada dikandangnya.


Ki jarwo memang memelihara ayam sendiri,karna ia seorang dukun dan pasti membutuhkanya sewaktu'.


Setelah semua syarat di bungkus kain kafan,ki jarwo pun mengajak mirna untuk menuju pemakaman umum desa setempat.


Jam pun menunjukan pukul 12:00 malam.


Mirna dan ki jarwo pun mulai memasuki area pemakaman.


seketika bulu di tubuh mirna pun berdiri, karna ia merasa ada makhluq tinggi besar mengikutinya.


"Pak mirna takut pak"ucap mirna sambil mencengkram baju milik ayahnya.


Ki jarwo pun tetap diam,ia hanya memberi isyarat kalau mirna harus tetap tenang.


Ki jarwo pun langsung mencangkul tanah yang ada di pemakaman tersebut,setelah tergali ia langsung memasukan kain kafan tersebut lalu menutupnya kembali.


Setelah selesai ki jarwo pun mengajak mirna untuk pulang.

__ADS_1


__ADS_2