PELET WANITA NAKAL

PELET WANITA NAKAL
Balas dendam.


__ADS_3

Mirna bersyukur ahirnya pagi pun tiba,


Ia sudah tidak bisa menahan hasratnya untuk bertemu dengan dimas.


Sebelum Pergi ke dapur Mirna pun merias dirinya,ia ingin tampil cantik di depan dimas,Mirna akan menggunakan pakaian ketat ,ia ingin agar dimas tergoda padanya dan mencintainya.


Mirna pun bergagas keluar kamarnya seperti biasa ia akan membersihkan rumah sebelum memasak.


Mirna sengaja mengepel lantai berlama',di depan kamar evita,agar nanti jika dimas keluar bisa melihat dirinya.


Dan benar saja tiba" ada yang membuka pintu kamar evita dari dalam tapi yang keluar bukanlah dimas melainkan evita.


"pagi bu"ucap mirna.


"Pagi juga mir,tumben pagi' kamu dah rapi ,dan tumben banget kamu pakai baju ketat sekali mir?"ucap evita.


"Iya bu tadi mirna gugup, jadi mirna keluar masih pakai pakaian tidur"ucap mirna beralasan.


"Ya sudah kamu ganti baju dulu,biar saya yang masak,lagian anak gadis nggak baik kalau pakai pakain begitu mir,pakaianmu itu mengundang syahwat laki'"ucap evita memberi nasehat halus pada mirna.


"Iya maaf bu,saya akan segera mengganti pakaian saya"mirna.

__ADS_1


Mirna pun bergegas menunju kamarnya dan bergumam dalam hatinya.


"Sial,kenapa sih harus dia yang keluar ,bukanya pak dimas",Mirna pun terlihat duduk di lantai dan melamun.


Entah mengapa ada perasaan benci pada dirinya terhadap evita,ia merasa evit sudah merebut kebahagianya dan menghalang'inya untuk memiliki dimas.


"Aku akan segera menyingkirkanmu evita,dimas hanya miliku dan akan segera menjadi miliku"gumam mirna sambil meremas' gemas tanganya.


Di dapur terlihat Evita sedang Sibuk memasak,Pagi ini evita memasak sup branenbond(sup kacang merah)dan pangsit goreng sebagai pelengkapnya.


Aroma wangi masakan evita pun tercium hingga kamar dimas.


"Hmm wangi banget sih aroma masakan bumil cantiku"ucap dimas menggoda evita dan memeluknya dari belakang.


"Lagi dan lagi gombal kamu mas"ucap evita sambil menyingkirkan tangan dimas yang melingkar di pinggangnya.


Bukanya melepaskan dimas malah semakin erat memeluk evita.


"Apa'an sih mas kamu ganggu orang masak aja"ucap evita yang masih berusaha melepaskan tangan dimas.


"Oke aku nggak akan ganggu kamu tapi ada syaratnya"ucap dimas.

__ADS_1


"Syarat apa lagi sih mas?"tanya evita yang terlihat sedang sibuk membubui supnya.


Dimas pun menunjuk pipinya dan meminta evita untuk menciumnya.


"Malu mas, nanti kalau dilihat mirna gimana?,kan nggak enak!"ucap evita.


"Ya udah kalau kamu nggak mau,mas nggak akan lepasin kamu kalau begitu!"ucap dimas.


Melihat dimas yang terus merengek seperti bayi ,evita pun menuruti permintanya dan menciumnya.


"Dah puas mas?"tanya evita.


"Sudah sayang,makasih banyak untuk semangat pagi yang telah kamu berikan padaku"ucap dimas sambil melangkahkan kakinya menuju kamarnya.


Mirna yang sedari tadi mengintip dari balik pintu kamarnya pun marah besar , walapun dimas bukan suaminya ia merasa cemburu berat


Kini seakan ada sakit yang luar biasa yang ia rasakan dalam hatinya,rasanya dadanya seperti sedang di tusuk oleh belati berkali' hingga hancur tak tersisa.


"Aku membencimu evita,aku membencimu,uhuk,uhuk"ucap mirna sambil menangis terisak'.


Ada harga yang harus kau bayar evita,untuk semua kesakitaan yang saat ini aku alami,kau lah penyebab kesakitanku ini!,tunggu pembalasanku!.

__ADS_1


__ADS_2