PELET WANITA NAKAL

PELET WANITA NAKAL
resepsi ke 2 pernikahan


__ADS_3

Jika pagi hari acara pernikahan Evita menggunakan pakaian adat jawa dan hijab pada ijab kobulnya ,malam nanti Evita akan menggunakan baju gaun tanpa lengan, karna tema resepsi ke-2nya internasional.


Sambil menunggu dimas mandi dan MUA datang ,evita pun duduk di samping ranjang dan memainkan handpohnya,ia membuka satu persatu pesan whatshap dari teman'ya", yang tidak bisa menghadiri acaranya,mereka memberikan ucapan selamat atas pernikahanya dan dimas.


Tok...tok..terdengar ketukan pintu dari luar kamar evita pun segera membukanya,ia tau yang datang pasti Vivi mua langganan ibu mertuanya....


"Kak evita ya?"tanya vivi sambil menunjuk kearah evita...


"Ya betul,mbk Vivi kan!"ucap evita yang bertanya balik pada wanita muda,cantik,dan berambut pirang itu.


"Ya ka,bisa saya masuk dan merias kak sekarang"ucap vivi sembari berjalan masuk menuju kamar evita.


Evita pun mempersilhkan vivi dan asistenya untuk masuk.


"Ka evi ganti baju dulu ya,ini tadi ada titipan baju dari bu Puji(ibu mertua evita)"ucap vivi sambil mengeluarkan baju dari dalam koper kecil miliknya.


Dimas pun keluar dari toilet dan kini bergantian evita yang masuk untuk mengganti baju yang sudah disiapkan mertuanya.


Setelah selesai Evita pun segera keluar kamar dan meminta Vivi untuk segera meriasnya.


"Cepat sedikit ya mbk"ucap evita memburu' vivi.


Melihat dimas yang sedang duduk di ranjang,Vivi pun meminta asistenya untuk segera merias dimas.


"Pak dimas mari sini saya rias!"ucap sang asisten sembari menyiapkan alat make up nya.


Dimas pun menolaknya dia tidak ingin dirias karna ketika di rias ia malah merasa tidak percaya diri,ia merasa seperti badut ketika make up di pakaikan kewajahnya,ia ingin tampil natural tanpa polesan apapun.


30 menit di rias evita pun sudah siap.


Ia terlihat mempesona menggunakan gaun putih panjang khas pernikahan,dengan rambut terurai dan makhota di kepalanya kian membuat sempurna penampilanya .


Il



ilustrasi penampilan evita sekarang.


Dimas pun melongo memandangi wajah cantik evita.


"Mas ayo turun ,kita sudah telat!"ucap evita sembari menepuk pundak suaminya.


Dimas pun terkejut ,ia dan evitapun segera turun menuju altar pernikahan.


Terlihat ballroom hotel sudah penuh dengan tamu" VIP keluarga dimas,mereka sedang menikmati hidangan yang sudah di siapkan di meja.


Pandangan tamu pun teralih ketika evita melewati tengah" mereka,


"Cantik sekali ya mantu bu Puji"ucap para tamu berbisik pada tamu lainnya.


"Tapi sayang cuman cantik tapi tidak kaya"sahut tamu satunya.


Bu puji pun kesal mendengar mereka mencemooh ekonomi keluarga evita,bu puji yang kesal pun langsung menuju altar untuk menemani dimas dan evita.


" Selamat atas pernikahanya ya Dimas"ucap wanita paru baya dengan penampilan glamornya.


"Terima kasih tante Raharjo"ucap dimas sambil menjabat bu Raharjo kerabat sekaligus teman bisnis ayahnya.


Tak sedikit juga tamu yang mencemooh penampilan Orang tua evita, ibu evita hny menggunakan baju kebaya burkat panjang terusan ,sedangkan ayahnya memakai baju batik,mereka merasa kasihan dengan keluarga dimas yang mendapat mantu dan besan dari keluarga kelas menengah ke bawah.


Acara menemui tamu pun selesai.


Pembawa acara meminta agar semua tamu duduk ,menikmati hidanganya ,dan juga menikmati hiburan yang sudah disediakan oleh dimas sekeluarga.


Dimas dan keluarganya,mengundang grub band ternama,penyayi solo dan tak lupa penyayi lokal yang sudah terkenal di kotanya.


Semua tamu pun berdendang riang mengikuti irama musik .


Di ujung acara,Pembawa acara pun meminta Dimas dan evita untuk ke atas panggung dan menyanyikan lagu romantis,Evita pun malu", tapi dimas terus meyakinkanya dan memegang tanganya lalu mereka naik ke atas panggung dan menyayikan lagu romantis dari Ed Shereen yang berjudul"prefec".evita pun mengengam erat tangan suaminya lalu mereka menyanyi bersama,suara merdu evita pun membius para tamu undangan yang hadir.e


__ADS_1




lirik lagu perefec yang dibawakan evita dan dimas.


melihat kemesraan dimas dan evita,para tamu pun terbawa suasana.


Setelah selesai menyanyi,para tamu pun memberi tepuk tangan pada dimas dan evita.


"Merdu bukan suara pengantin kita"ucap pembawa acara yang berlagak kemayu itu.


"sangat merdu"ucap para tamu serentak.


Wajah evita pun terlihat memerah karna malu .


Mari kita lanjut acara berikutnya,"Sudah siap, ibu' ,bapak'?"ucap sang pembawa acara,,,


"Siap"ucap para tamu


pembawa acara pun meminta evita untuk segera melemparkan buket bunga yang di bawanya ke arah para tamu.


"lempar,lempar"ucap para tamu bersahut'an.


Evita pun menghadap kebelakang dan segera melemparkan buket bunganya.


Para tamupun memperebutkan bunga yang dilempar Evita.


Tanpa merebut, bunga itupun jatuh kepada ayah mertuanya sendiri yaitu Pak Hartono.


"Cie ,sebentar lagi pasti nambah istri lagi nih"ucap para tamu menggoda pak hartono.


Bu puji yang mendengar candaan teman" suaminya pun kesal dan memalingkan wajahnya dari suaminya yang berada di sebelahnya.


"Mereka hanya bercanda mah,cuman mamah yang ada di hati papah selamanya"ucap pak hartono,yang merayu istrinya,yang sedang cemberut.


Pembawa acara pun menyampaikan doa,serta ucapan selamat kepada Dimas dan Evita di ujung acaranya.


Setelah sampai dikamar evita langsung menuju meja rias,ia membersihkan sisa" make up yang menempel diwajahnya,dan juga mencopoti semua aksesoris yang menempel di badanya.


Dimas pun keluar dari toilet setelah membersihkan diri dan mengganti pakaianya,melihat istrinya yang sedang kesusahan membuka reselting belakang bajunya ,dimas pun berinisiatif untuk membantunya.


"Mau aq bantu sayang"ucap dimas berbisik di telinga evita dengan nada manja.


Evita pun mengangguk.


Seperti pengantin lainya dimas dan evitapun melakukan malam pertama(memadu kasih).


Setelah empat jam memadu kasih bersama evita ,dimas ahirnya pun kelelahan dan menyelesaikan percintaan mereka .


Dimas membaringkan tubuhnya disebalah Evita,ia mengehela nafas panjang....huahhh....


"Makasih banyak ya sayang, aku puas sekali"ucap dimas sembari mengecup kening evita.


Evita pun mengangguk dan mengulas senyum di bibir manisnya.


Evita pun bangkit dari tidurnya dan menuju toilet untuk membersihkan diri,ia pun berjalan tertatih' karna nyeri luar biasa di area kewanitanya.


Setelah keluar dari toilet Evita pun melihat dimas yang sudah tertidur pulas tanpa membersihkan dirinya terlebih dahulu.


"Dasar jorok"ucap evita sambil menyelimuti tubuh dimas.


Evita pun segera menyusul dimas untuk tidur,ia merasakan lelah dan sakit yang luar biasa di area intimnya dan juga nyeri di area sendi'nya.


Baru saja tertidur pulas, tiba" saja alaram ponselnya sudah membangunkanya,dan menujukan waktu pukul 06:00 pagi...


Drud..drudd..teng..teng(suara musik)


Evita yang mendengar kebisingan diatas kepalanya, ia pun segera meraih ponselnya dan mematikan alarmnya, lalu ia pun menarik kembali selimutnya dan tertidur lagi.


Ditempat laen terlihat pak ramlan dan bu siti sudah mengemasi baju" nya kedalam tas hitam ransell miliknya,mereka pun bersiap pergi meninggalkan hotel.

__ADS_1


"Pak apa nggak sebaiknya kita pamitan dulu sama evita?"tanya bu Siti pada pak Ramlan suaminya.


"Bu mereka itu kan pengantin baru,Ibu tau sendiri lah,lebih baek jangan mengganggu mereka bu,kasihan Evita dan Dimas pasti kecapean,dan pasti mereka juga belum bangun,"ucap pak Ramlan.


"Ya sudah kalau begitu,ayo kita pulang pak"ucap bu siti sembaring menenteng tas ransel miliknya dan meningglkan kamar hotel.


Bu siti dan pak Ramlan kini sudah berada di luar hotel,dan sedang berada di sebrang jalan, untuk menunggu angkutan yang lewat.


Setelah 5 menit menunggu,angkutan pun datang .


"pak,pak"ucap pak ramlan sembari melambaian tanganya pada supir angkutan umum.


Sopir pun segera menghampiri pak Ramlan dan bu siti,mereka pun segera naik.


"Nanti turun dimana pak?"ucap sang sopir


"Terminal penggaron ya pak"ucap bu Siti dan pak Ramlan,serentak.


Terminal Penggaron adalan terminal kota semarang yang menghubungkan dengan kota purwodadi,tempat dimana orang tua evita tinggal.


Kini bu siti dan pak ramlan sudah sampai tempat tujuanya,mereka pun langsung turun dan membayarnya.


Kini pak Ramlan dan istrinya mencari bus besar yang akan di tumpanginya,mereka pun sudah menemukanya dan langsung menaikinya.


Di tempat laen evita pun terbangun dari tidurnya,ia meraih ponsel yang berada di atas kepalanya.


Matanya melotot seketika, ketika ia membuka ponselnya dan waktu sudah menunjukan pukul 12:00 WIB.


Ia pun segera bangun, untuk membersihkan dirinya,baru saja akan beranjak dari tempat tidurnya, Dimas pun juga ikut terbangun dan langsung menarik tangan Evita dari belakang , hingga membuat evita terjatuh kedalam pelukannya.


"Sayang mau lagi "ucap dimas manja.


"Tapi mas,,,"ucap evita..


Belum selesai evita berbicara, dimas tanpa bosa'i pun langsung melakukan kemaunya.


Mereka pun memadu kasih.


Setelah selesai evitapun bangkit dari ranjangnya dan bergegas menuju toilet untuk membersihkan dirinya.


Melihat evita yang berjalan tertatih" karna ulahnya,dimas pun langsung menggendongnya menuju toilet.


Mereka pun mandi bersama dan melakukan hal' romantis.


Setelah selasai mandi ,Evita pun make up dan menyisir rambutnya di depan meja rias.


Sementara dimas terlihat memasukan baju'nya kedalam koper dan bersiap' untuk pulang kerumah mereka.


"Mas aq mau keluar dulu ya,mau ke kamar ibu sebentar"ucap evita sembari melangkahkan kakinya keluar kamar.


Dimas yang sedang sibuk pun tak begitu merespon perkataan istrinya,dia hanya menganggukan kepalanya..


Evita sudah berada di depan kamar no 245 ,tapi kamar sudah dalam keadaan kosong dan terlihat seorang pelayaan sedang membersihkanya.


Dan kamar di sebelahnya no 246 tempat menginap ibu mertuanya pun juga sudah terlihat kosong.


Evita pun kembali ke ruanganya.


"Ayo makan dulu sayang!"Ucap dimas sambil menyodorkan satu piring nasi putih dan ayam goreng di dalamnya.


Ketika Evita keluar ,dimas yang perutnya kroncongan ,menelpon resepsonis dan meminta pramusaji untuk mengatarkan makanan ke kamarnya.


Tak menunggu lama Evita yang kelaparan pun langsung menyantap habis makananya.


"Kamu tadi keluar cari siapa?"tanya dimas pada evita


"ibu,sama bapak mas,tapi ternyata mereka sudah pulang"ucap evita sambil menekuk wajahnya.


"Kan masih ada aq sayang ,lagian kamu kan sudah menikah,kamu harus terbiasa dengan semua ini sayang ,jauh dari orang tua kamu,agar kita lebih mandiri"ucap dimas sambil menepuk pundak istrinya..


"Ayo kita pulang kerumah baru kita"ucap dimas sembari menyeret kopernya kearah luar kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2