Penantian Kita

Penantian Kita
Satu


__ADS_3

Tuuut .. Tuuut... Tuuut...


Terdenger suara panggilan masuk tapi tak kunjung di jawab oleh si penerima telepon tersebut.


"Kamu kemana sih mas udah seminggu gak ada kabar?"


Rieta bermonolog dengan gawai yang berada di tangannya.


Rieta Alina atau yang di panggil dengan nama tata oleh orang - orang yang ada di dekatnya.


Tata adalah gadis berusia 26 tahun, dia merupakan anak dari pasangan Riko Aliansyah dan Tasya Saluna.


Tata saat ini berhubungan dengan seorang pria yang dikenalnya saat masih di salah satu kampus yang ada di kota kelahirannya.


Tata sudah berpacaran selama 7 tahun, dan dia sangat mempercayai kekasihnya, karena kekasihnya termasuk tipe yang setia, jadi biarpun saat mereka tidak dalam satu kota sekalipun ,baik Tata maupun Johan tidak menaruh curiga terhadap satu sama lain.


Johan Putra atau sering di sapa jojo itu merupakan kekasih Tata,


Orang tua mereka juga sudah kenal, bahkan orang tua Jojo sudah sempat membicarakan perihal tunangan kepada tata.


Namun sampai saat ini belum ada keputusan baik dari Tata atau pun Jojo, sebab keduanya masih di sibukkan oleh pekerjaan mereka.


Orang tua tata memiliki perusahaan yang bergerak di bidang industri dan Jasa. sedangkan orang tua Jojo merupakan seorang Pegawai Negeri yang bekerja di salah satu Rumah Sakit yang berada di Luar daerah tempat tinggal Tata saat ini. Jojo merupakan anak perantauan.


Sedangkan Ibu Jojo hanya ibu rumah tangga.


Biarpun tata anak dari pasangan yang bisa dikatakan hidup berkecukupan, tapi Tata termasuk orang yang rendah hati, tidak pernah memandang orang lain dari hartanya.


sebab ibu Tata selalu berpesan, "Mencari pasangan itu jangan dilihat dari harta, harta bisa di cari, tapi lihat dari ilmu Agama dan Ilmu dunianya. sebab orang Kaya belum tentu beriman".


***


Tok tok tok...


"Masuk aja gak Tata Kunci Bun"


"Nak, Bunda udah siapin sarapan tu, adek gak kerja?"


Bunda bertanya di balik pintu yang hanya menampakkan wajah bunda saja.


"Kerja bunda, baru selesai pakaian, wah bunda terbaik, terimakasih ,bunbun" Tata menghampiri bundanya dan mencium sekilas pipi bunda


"Ayok ayah udah berangkat dari tadi, kamu bawa mobil dek?" Bunda berbicara sambil menarik kursi untuk tata duduk.

__ADS_1


"Gak Bun, mau bawa Nani aja, pingin kena angin pagi bun"


Tata menjawab sembari mengambil sarapan yang sudah disediakan bundanya.


"Yaudah, nanti siang bunda mau ke rumah Tante kamu, kalau kamu udah pulang tapi bunda gak ada kamu nyusul aja ya, sepupu kamu baru lahiran tu, bunda mau lihat cucu bunda" Bunda menuang susu ke gelas tata.


"Okidoki Bunbunku"


Setelah selesai sarapan Tata pergi dari rumah menggunakan sepeda motornya yang diberi nama Nani, Tata termasuk Tomboi, namun kalem. Tata memiliki 2 Motor, satu digunakan untuk mengantar bunda, yang satunya lagi motor yang biasa digunakan Tata untuk pribadinya, bahkan tata ikut komunitas motor yang isinya hampir 90% Laki - laki.


Tata merupakan seorang pendidik di salah satu sekolah Swasta, Sekolah itu dibawah naungan keluarga Tata.


Tapi tata menolak untuk menjadi pengurus Tata lebih senang menjadi pendidik di sana.


Kakak Tata lah yang menjadi pengurusnya, dimana kakaknya juga bekerja di perusahaan milik sang ayah.


Setelah berkendara cukup lama Tata langsung parkir di parkiran Khusus Guru, biarpun dia bisa dikatakan pemilik sekolah itu, namun tata tidak pernah mau menunjukkan kepada guru - guru yang lain, bahkan dia masuk sebagai guru saja di seleksi seperti guru - guru yang lain.


Setibanya Tata di Kantor tata mendudukkan dirinya dan langsung mengambil gawainya.


"Kenapa belum ada kabar juga sih mas" Bathin Tata


Tak lama dibukanya Aplikasi Chatingan yang berwarna hijau, dan mengetik untuk si penerima


namun hanya centang dua, dan tak berubah warna.


Tata kembali memasukkan Gawainya ke dalam Tas, dan bersiap pagi ini ada Kegiatan rutin yang diadakan disekolah tersebut.


Seharin ini Tata disibukkan dengan kegiatan di sekolahnya, sekolah tata termasuk sekolah unggulan, sekolah yang di mulai jam 7.30 pagi dan berakhir jam 17.00 WIB.


Karena hari ini tata tidak dapat giliran untuk piket Tata pulang siang.


Saat siang akan pulang Tata mengambil Gawainya lagi dan dilihatnya pesan sudah terbaca namun tidak dibalas oleh si penerima.


"Haah! Siapa suruh elu LDR Ta.. Taa" Tata bermonolog Sendiri.


🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️


Tak berapa lama Tata sudah sampai di pekarangan rumahnya, disambut oleh satpam yang bertugas di depan pintu gerbang.


"Assalamualaikum bang Juno, Udah makan belom?"


Sapa tata ramah kepada satpam

__ADS_1


"Waalaikumsalam neng, udah atuh. Neng tata tumben pulang cepat?"


"Hehe iya ni bang, lagi gak jadwal piket soalnya. Oia bang, bunda udah pulang belum?" Tanya Tata lagi


"Belum neng, ibu masih di rumah bu Daniah"


"Okedeh bang, Tata mau ganti baju langsung nyusul bunda, makasih ya bang jun, udah bukain pintu" Tata menstarter motornya kembali dan jalan kedalam garasi"


dan dibalas anggukan oleh sang satpam.


Sekitar 30 menit Tata bebersih diri dan bersiap - siap lagi namu diurungkannya sebab gawainya berbunyi.


🗨️"Assalamualaikum mas, kemana aja? adek nungguin kabarnya lo yank"


💭"Maaf dek, mas lagi sibuk seminggu ini, kamu udah pulang?"


🗨️"Udah mas, ini mau pergi lagi nyusul bunda kerumahnya ante, kak Naya baru lahiran, cewek anaknya yank kata bunda


💭" Oia? salam buat kak Naya dan dedek bayinya ya dek, salam juga buat bunda"


🗨️"Sama akunya gak yank, salam apa gitu? hehe"


💭"Sama adek salam rindu aja boleh? bilangin masnya rindu berat, seberat rindu adek buat mas"


🗨️"Ih, kata siapa adek rindu kamu yank, gak ya. udah ilang meluap rindunya ke tetangga sebelah"


💭" Dih lagunya gak rindu, tapi telpon terus"


🗨️"Itu bukan rindu yank, adek khawatir aja, mas udah seminggu gak ada kabar, masa iya Tata belum nikah udah janda yank" Ejek tata ke sang Pacar


💭"Bener ni gak rindu, tau gitu gak mas telpon ni, mas cari tetangga sebelah juga"


🗨️"Coba aja yank, kalau dia yang lebih baik dari adek, adek ikhlas kok lepas kamunya yank" Jawabku sambil tertawa


💭"Yakin yank? beneran lho ini"


🗨️"Dih ngancam dong,hahahaha" Tata tertawa bahagia sebab candaannya dan candaan sang pacar.


💭"Ya udah kamu berangkat jam berapa dek? mas masih ada deadline yang harus di setor dulu ke atasan. Mas matikan ya sayang, mas rindu kamu"


🗨️"Ini mau pergi sayang, iyaa sayang adek juga rindu mas. Love you sayang, adek tutup ya sayang, Assalamualaikum"


💭" Huft, Iya sayang Love You too"

__ADS_1


Panggilan berakhir, Tata mengeluarkan mobilnya untuk menyusul bunda, dipastikan pulangnya saat menjelang atau bahkan setelah isya, oleh sebab itu Tata membawa mobil, karena angin malam gak bagus buat bunda dan juga buatnya.


__ADS_2