Pendekar Wanita Pembantai

Pendekar Wanita Pembantai
Berhasil Mengahdapi


__ADS_3

Beberapa orang yang melihat serigala salju sudah mati mengepalkan tangan, inti hati serigala itu juga sudah tidak ada bahkan anaknya juga sudah ada yang mengambilnya. Yuei Ketua serikat Azzura tidak terima melihat hasil buruannya diambil orang lain, Yuei meminta semua pengikutnya mengejar siapapun yang berani mengambil miliknya.


Di tempat berbeda Aying yang sudah menjauh masih bingung apa yang harus dilakukannya dengan anak serigala di tangannya, Aying tau di belakangnya banyak yang sedang mengejarnya walau masih cukup jauh.


Aying menghentikan langkahnya sambil menatap anak serigala putih yang menatapnya, tiba-tiba saja Aying mengingat kata-kata terakhir ibu serigala yang menyuruhnya memberikan hati ibu serigala ke anaknya.


"Tunggu, apa yang mau kamu lakukan?" tanya Wang.


"Memberikan hati serigala salju pada anaknya," ucap Aying.


"Jika kamu memberikannya sekarang dia akan langsung menjadi besar, dia bisa saja menyerangmu," sahut Wang.


"Lalu bagaimana? Apa yang harus aku lakukan?" tanya Aying.


"Buat perjanjian darah pada anak serigala itu, dengan begitu dia tidak akan menyerangmu dan akan menuruti kemauanku," ucap Wang.


"Baiklah kalau begitu, lagipula waktunya tidak banyak," sahut Aying.


Aying mengeluarkan pisau dari unsur logamnya dan langsung mengiris tangannya, darahnya yang sudah keluar di teteskan nya ke mulut serigala kecil yang ditaruh di depannya.


Darah Aying ditelan serigala kecil, tubuh serigala kecil sekilas bersinar keemasan. Perjanjian darah antara Aying dan serigala kecil berhasil, sinar keemasan yang keluar dari tubuh serigala kecil adalah salah satu tanda keberhasilannya.


"Sekarang kamu sudah bisa berikan hati ibu serigala itu," ucap Wang yang disambut anggukan kepala Aying.


Aying menaruh hati serigala salju di depan anaknya, beberapa menit kemudian hati serigala salju habis dimakan oleh anaknya sendiri.


Selesai melihat serigala kecil memakan gigitan terakhir Aying berjalan mundur, saat ini di depannya anak serigala perlahan berubah menjadi besar dan bulu-bulu serigala mengembang seperti serigala besar.


"Itu dia yang mengambil inti hati spiritual serigala putih buruanku," teriak Yuei.


Aying langsung melihat ke arah Yuei yang berteriak keras, Aying yang sadar serigala kecil belum tumbuh sempurna berpikir untuk melindunginya.


"Berikan serigala itu padaku aku akan melepaskan mu," ucap Yuei menatap Aying dengan tajam.


"Kamu pikir untuk apa aku membawanya pergi kalau hanya untuk kuberikan padamu, aku sudah melakukan perjanjian darah padanya serigala itu milikku dan hanya akan menurutiku" sahut Aying.


"Beraninya kamu menentang keinginanku, apa kamu tidak tau aku siapa," teriak Yuei yang merasa sangat kesal.


"Walau kamu Dewa sekalipun aku tidak peduli, yang menjadi milik ku akan tetap menjadi milikku," ucap Aying menyunggingkan bibirnya.


"Aku adalah Yuei Ketua dari serikat Azzura beraninya kamu menentangku, akan aku pastikan seluruh keluargamu akan mati bersamamu," sahut Yuei.

__ADS_1


Blaaaaaaaar.


Mendengar perkataan Yuei Aying merasa seperti disambar petir, mendengar ancaman yang membawa keluarganya Aying tidak terima, mereka semua harus mati tidak peduli bagaimanapun caranya.


"Tinju Dewa," teriak Aying.


Ini pertama kalinya ng mengeluarkan jurusnya. Tiga pengikut Yuei yang terkena jurus Aying mati terbelah, sisanya sempat menghindar walau ada beberapa yang terluka.


"Formasi," ucap Yuei.


Serikat Azzura mengembangkan teknik menyerap energi dan kultivasi, enam orang pengikut Yuei langsung berpencar membentuk heksagon bersiap menyerap kultivasi Aying.


"Bahaya, menjauh," teriak Wang


Wang yang keluar dari tubuh Aying membuat pelindung, kultivasi Aying beserta penguasaan 4 elemennya akan diserap Yuei sebagai guru dirinya tidak akan membiarkan hal seperti itu terjadi.


"Siapa orang yang melindunginya itu," ucap Yuei kesal.


"Mereka sangat berbahaya, mereka ingin menyerap kultivasi dan semua energi yang kamu miliki, jika itu terjadi kamu tidak akan ada bedanya dengan mayat hidup," ucap Wang.


"Tapi aku mau mereka semua mati, walau aku tidak memiliki keluarga aku tidak suka jika mereka mengancam atas nama keluarga," sahut Wang.


Auuuuuuuuuu.


"Kalau kamu berlari tidak akan cukup waktumu untuk menghabisi mereka, ikuti saja serigala itu," ucap Wang.


"Apa kamu yakin, dia baru saja tumbuh besar," sahut Aying.


"Cepatlah, aku tidak bisa menahannya lebih lama," ucap Wang.


Ayingg langsung menaiki serigala salju berekor 3. Yuei yang fokus dengan formasinya tidak melihat Aying yang memutar bersiap menyerangnya.


"Tendangan semesta."


Booooooooooooooooom.


"Telapak Sakti."


Aying mengeluarkan 2 jurusnya sekaligus, tepat setelah memisahkan Yuei dengan pengikutnya Aying mengeluarkan jurus telapak Dewa yang langsung turun dari atas.


Duuuuuuuuuuuuaaaaaaaaar.

__ADS_1


Tiga pengikut Yuei hancur tanpa sisa, formasi menyerap kultivasi yang ditahan Wang hancur seketika.


Wang kembali masuk ke tubuh Aying setelah formasi menghilang. Saat ini Aying yang masih menaiki serigala berada tidak jauh dari Yuei Aying yang menatapnya dengan tatapan membunuh membuat Yue perlahan mundur.


"Sial, dia tidak bisa diremehkan," ucap Yuei pelan.


"Setelah mengancamku kamu mau pergi. Heeeeh, tidak semudah itu," ucap Aying.


"Walau kamu hebat kamu tidak bisa membunuhku, sudah aku bilang aku Ketua asosiasi Asura," sahut Yuei.


"Aku juga sudah bilang tidak peduli siapapun kamu, walau suruhan pencabut nyawa sekalipun aku akan menghabisi mu," ucap Aying.


"Serigala," teriak Aying.


"Pertahanan," ucap Yuei.


Pelindung kaca andalan Azzura membuat Yuei tersenyum setelah memasangnya, pelindung kaca Azzura tidak akan bisa dihancurkan dengan apapun.


Aying mengeluarkan pedang miliknya sambil meminta serigala berlari cepat ke arah Yuei, pedanya yang bukan sembarang pedanh berhasil menghancurkan pelindung kaca Azzura, pelindung yang lebih hebat dari itu juga bisa dihancurkannya.


Whuuuuuuuuuuuuussssss.


Traaaaaaaaak, traaaaaaaak, traaaaaak.


Pelindung kaca Yuei hancur seketika, tebasan Aying yang sangat kuat dan cepat tidak bisa dihindari oleh Yuei.


"Tidak mungkin," ucap Yuei sebelum tubuhnya terbagi menjadi dua.


"Suda aku bilang, walaupun kamu utusan Dewa aku akan tetap membunuhmu jika kamu berani mengancam ku," ucap Aying sambil menyimpan kembali pedangnya.


Aying yang turun dari serigalanya menatap sang serigala, di depannya saat ini serigala kecil sudah menjadi dewasa walau sudah membuat perjanjian darah Feng ragu ingin membawa serigala itu pergi dengannya.


"Wang bagaimana menurutmu," ucap Aying.


"Dia sudah memiliki perjanjian darah padamu, biarkan saja dia mengikutimu dia akan menjadi teman yang paling setia untukmu," sahut Wang.


"Baiklah kalau kamu mengatakannya seperti itu," ucap Aying.


"Mulai dari sekarang aku akan memberimu nama Hi ku tidak tau kamu jantan atau betina tapi nama Hi sepertinya cocok untukmu," sambung Aying sambil mengusap kepala serigala.


Auuuuuuuuuu.

__ADS_1


Auman serigala seperti menyukai nama pemberian Aying, Hi serigala salju berekor 3 itu langsung menjilati Aying layaknya peliharaannya.


__ADS_2