
Perang atau mati 27 (bertemu lagi)
Laras pun
menoleh ke arah suara tersebut...
“m-mia?”
tanya laras terbata bata karena melihat teman nya yang sudah ia tinggal kan
selama 5 jam ke belakang.
“laras, aku rindu
kamu....” ucap mia sambil memeluk laras,
“aku juga, tapi aku senang kamu sudah pergi ke alam sana...” kata laras
memelas, “aku masih hidup tau! Hmmpphh!” jawab mia sambil menggembungkan pipi
nya, “ohayou laras!” sapa a yeong, laras berbalik ke belakang dan mendapati a
yeong yang sudah banyak berubah mulai dari penampilan, tinggi badan, dan nada bicara. Mungkin karena berbeda alam..
Tiba tiba
bunyi alarm darurat Alosca berbunyi dengan cepat, tanda ada mara bahaya yang
sedang mendekati mereka.
Sfx: TET TET
TET TET TET TET
Dan begitu
seterus nya, dalam jangka tempo 110 tahun, alarm itu belum pernah berbunyi.
“ada sekumpulan
__ADS_1
zombie datang kemari!” teriak seorang penjaga gerbang utama, hei! Itu mitsuki! Rasa
nya laras ingin menghampiri nya, tapi bagaimana kalau nanti saja? Karena zombie
itu sudah datang.
Alosca
memang tidak punya pintu, tapi mempunyai cahaya pelindung yang berfungsi ketika
siapapun itu datang, pasti cahaya itu membawa orang itu menuju dimensi lain.
Bukan nya
terbawa ke dimensi lain, zombie itu malah bisa menembus cahaya tersebut. Alosca benar benar panik! Meski mereka
arwah, mereka sudah terikat hubungan nya dengan dunia manusia, jadi citizen of
alosca dapat merasakan hidup yang kedua kali nya dalam kurun waktu 12 hari.
“semua nya
mengikuti kata komandan yang tak lain adalah angel.
Setelah semua
berada di titik evakuasi, satu persatu mantan dokter Alosca memeriksa semua
citizen of Alosca, hasil nya semua selamat...
Tapi setelah
melihat satu persatu dokter, mia melihat lina yang sedang jongkok melihat
sebuah bunga matahari kecil yang sedang bermekaran. “huufft... pekerjaan ini
cukup melelahkan ya, reesan?” tanya lina sambil mengusap daun bunga kecil itu,
dan bunga itu mengangguk seperti mengiyakan perkataan lina. “aku sungguh
__ADS_1
merindukan teman teman ku, menurut mu apakah mereka merindukan ku juga, reesan?”
tanya lina lagi dengan senyuman nya, dengan cepat reesan malah menggelengkan
kepala, seperti nya reesan tidak setuju.
“mengapa
kamu berpikiran seperti itu?” tanya lina lagi dengan wajah membingungkan. Lalu bunga
itu mengeluarkan suara suara aneh yang tidak mia mengerti, setelah mendengar bunyi
yang merupakan suara reesan. “ooh...” jawab lina dengan nada seperti mengerti
apa yang reesan bicara kan. “aku pergi dulu ya? Jaga diri baik baik!” kata lina
sambil melambaikan tangan pada bunga itu, bunga itu pun membalas dengan
mengayunkan tangan nya , karena kangen sahabat nya itu, mia menghampiri lina. “dobrrey
‘den, lina!” sapa mia sambil memegang pundak lina. Lina malah tertegun dan
berrdiam diri cukup lama, tak lama lina memegang kembali tangan mia dan
menyingkirkan dari pundak mia, “dobrrey ‘den...” jawab lina dingin, “what are you
doing?” tanya mia dengan logat bahasa inggris, setelah mia mengatakan itu, lina
malah berlari... “iznivate, mia!” teriak lina sambil menutup muka dan berlari
menjauh. Karena penasaran, mia menghampiri bunga kecil tadi yang lina panggil reesan, “umm...
ohayou reesan..!” sapa mia pada reesan dan dibalas dengan senyuman dari reesan.
“kau tahu, mengapa sikap lina berubah?” tanya mia sambil menutup mata nya....
PERANG ATAU
MATI 28 ON GOING!!
__ADS_1