Perang Atau Mati

Perang Atau Mati
Perang atau mati 37 (memang siapa?)


__ADS_3

Perang atau mati 37 (memang siapa?)


..............


“maaf, aku lupa kamu siapa” ucap varde tanpa merasa bersalah.


“aku nako, aku masih di sini” kata nako memperkenalkan diri, yang lain hanya


bersiap siap jika ada serangan  tiba tiba


dari nako. “pemimpin brutal dari para brutal disini”  tambah nya lagi sambil menunjukan sikap


bangga. “maaf, aku sudah mengenal mu” tolak jiro mentah mentah. “kalian kurang


ajar!” tunjuk nako ke arah jiro. “aku akan balas dendam!!” tambah nya lagi.


“modus nya apa?” ejek alosie yang mengengerti banyak proposal hukum. “tak


penting, OLOLOLOLOLOLO!!!” balas nako dan entah ia mengucapkan mantra apa.


Tiba tiba bumi terasa bergetar, pijakan kaki mereka serasa


berputar hingga munculah sosok yang bisa kita sebut zombie. “sial! Ia


mengucapkan hal aneh!” omel laras dan akhirnya tangan seseorang menyentuh


pundak mereka dan menjatuhkan nya ke dalam sebuah lubang berwarna kuning


keemasan.


BRUUGHH!


“ouch, sakit sekali...” rintih mia. Saat mia menyadari bahwa

__ADS_1


diri nya tidak bersama teman teman nya, tapi ia menemukan varde yang mondar


mandir seperti memikirkan sesuatu. “sudah bangun ya? Sekarang kau tahu, kita


ada dimana?” tanya varde sambil melihat sungai dekat mia yang berwarna putih


bersih tercampur bunga mawar yang ikut terbawa arus tersebut, benar benar


indah!   “tadi kan, aku mau bertanya itu


kepadamu” jawab mia sambil menepuk pelan debu di rok nya.


Keadaan laras dan lina....


“awwww!!” pekik laras ketika jatuh ke tanah yang dapat kita


katakan padang rumput, sementara lina hanya dapat melayang layang. “sepertinya


kita ada di dimensi yang berbeda..” gumam lina  sambil menggerakan alis nya.


“alosie! Kamu tidak apa apa?!” kata jiro yang benar benar


mengkhawatirkan alosie. “nope” balas alosie.


Keadaan yeong, hana dan kitsu...


“gyaaa!! Di tempat game!!” gemas kitsu sambil memainkan


beberapa permainan di sana, yeong yang mengobrak abrik isi kasir, dan hana yang


mengambil banya peluru mainan disana. “ayo! Kita harus pergi!” ajak hana sambil


menarik pundak kitsu dan akhirnya mereka meninggalkan toko game tersebut.

__ADS_1


Focus mia and varde....


“bagaimana keadaan yang lain?” khawatir mia sambil


mengginggiti kuku dan memikirkan yang tidak tidak tentang keadaan teman mereka,


sementara varde masih sibuk mengumpulkan duri duri bunga yang akan ia sulap


menjadi senjata. “entahlah, mereka akan baik baik saja” tenang varde. Benar


benar derajat kesedihan mia naik drastis karena ketakutan akan keselamatan


teman teman nya. “bagaimana kalau mereka ada di hutan? Bagaimana kalau mereka


ada di kumpulan zombie? Bagaimana jika mereka di bunuh nako?” tanya mia sambil


memainkan air sungai dan duduk akan ke khawatiran yang mendalam. “palingan


mereka mati kelaparan” jawab varde sambil mengerutkan dahi. “duh, panas sekali


cuaca disini, andai aku bisa mandi” gumam varde melihat api kecil di depan nya.


“kamu merasa  panas karena kamu ada di


depan api!” remeh mia, mungkin tujuan nya agar bisa memberikan humor konyol


kepada mia untuk dapat menghilangkan perasaan khawatir kepada mia. Namun tetap


saja cara itu tidak berguna! “oh ya,  kamu dapat salam” bisik varde. “hah?  Dari siapa?” tanya mia bersemangat. Mia memang sangat sangat bersemangat


ketika ada yang menyampaikan salam, mia selalu bersemangat. “malaikat maut”


jawab varde terkekeh, mia hanya dapat menampilkan muka cemberut.

__ADS_1


PERANG ATAU MATI 38 ON GOING!


__ADS_2