
Perang atau mati 37 (memang siapa?)
..............
“maaf, aku lupa kamu siapa” ucap varde tanpa merasa bersalah.
“aku nako, aku masih di sini” kata nako memperkenalkan diri, yang lain hanya
bersiap siap jika ada serangan tiba tiba
dari nako. “pemimpin brutal dari para brutal disini” tambah nya lagi sambil menunjukan sikap
bangga. “maaf, aku sudah mengenal mu” tolak jiro mentah mentah. “kalian kurang
ajar!” tunjuk nako ke arah jiro. “aku akan balas dendam!!” tambah nya lagi.
“modus nya apa?” ejek alosie yang mengengerti banyak proposal hukum. “tak
penting, OLOLOLOLOLOLO!!!” balas nako dan entah ia mengucapkan mantra apa.
Tiba tiba bumi terasa bergetar, pijakan kaki mereka serasa
berputar hingga munculah sosok yang bisa kita sebut zombie. “sial! Ia
mengucapkan hal aneh!” omel laras dan akhirnya tangan seseorang menyentuh
pundak mereka dan menjatuhkan nya ke dalam sebuah lubang berwarna kuning
keemasan.
BRUUGHH!
“ouch, sakit sekali...” rintih mia. Saat mia menyadari bahwa
__ADS_1
diri nya tidak bersama teman teman nya, tapi ia menemukan varde yang mondar
mandir seperti memikirkan sesuatu. “sudah bangun ya? Sekarang kau tahu, kita
ada dimana?” tanya varde sambil melihat sungai dekat mia yang berwarna putih
bersih tercampur bunga mawar yang ikut terbawa arus tersebut, benar benar
indah! “tadi kan, aku mau bertanya itu
kepadamu” jawab mia sambil menepuk pelan debu di rok nya.
Keadaan laras dan lina....
“awwww!!” pekik laras ketika jatuh ke tanah yang dapat kita
katakan padang rumput, sementara lina hanya dapat melayang layang. “sepertinya
kita ada di dimensi yang berbeda..” gumam lina sambil menggerakan alis nya.
“alosie! Kamu tidak apa apa?!” kata jiro yang benar benar
mengkhawatirkan alosie. “nope” balas alosie.
Keadaan yeong, hana dan kitsu...
“gyaaa!! Di tempat game!!” gemas kitsu sambil memainkan
beberapa permainan di sana, yeong yang mengobrak abrik isi kasir, dan hana yang
mengambil banya peluru mainan disana. “ayo! Kita harus pergi!” ajak hana sambil
menarik pundak kitsu dan akhirnya mereka meninggalkan toko game tersebut.
__ADS_1
Focus mia and varde....
“bagaimana keadaan yang lain?” khawatir mia sambil
mengginggiti kuku dan memikirkan yang tidak tidak tentang keadaan teman mereka,
sementara varde masih sibuk mengumpulkan duri duri bunga yang akan ia sulap
menjadi senjata. “entahlah, mereka akan baik baik saja” tenang varde. Benar
benar derajat kesedihan mia naik drastis karena ketakutan akan keselamatan
teman teman nya. “bagaimana kalau mereka ada di hutan? Bagaimana kalau mereka
ada di kumpulan zombie? Bagaimana jika mereka di bunuh nako?” tanya mia sambil
memainkan air sungai dan duduk akan ke khawatiran yang mendalam. “palingan
mereka mati kelaparan” jawab varde sambil mengerutkan dahi. “duh, panas sekali
cuaca disini, andai aku bisa mandi” gumam varde melihat api kecil di depan nya.
“kamu merasa panas karena kamu ada di
depan api!” remeh mia, mungkin tujuan nya agar bisa memberikan humor konyol
kepada mia untuk dapat menghilangkan perasaan khawatir kepada mia. Namun tetap
saja cara itu tidak berguna! “oh ya, kamu dapat salam” bisik varde. “hah? Dari siapa?” tanya mia bersemangat. Mia memang sangat sangat bersemangat
ketika ada yang menyampaikan salam, mia selalu bersemangat. “malaikat maut”
jawab varde terkekeh, mia hanya dapat menampilkan muka cemberut.
__ADS_1
PERANG ATAU MATI 38 ON GOING!