Perang Atau Mati

Perang Atau Mati
perang atau mati 29 (aku...)


__ADS_3

Per ang atau


mati 29


“varde....” jawab orang itu sambil


mengacungi jari telunjuk nya, “yang mana?” tanya mia dengan nada polos karena


baru saja  memembus cahaya  yang bisa menghilangkan sebagian ingatan


seseorang. “de varde yang  menyelamatkan


kamu dari zombie dan merelakan mobil nya untuk rusak gara gara KAMU” jelas


varde panjang lebar. Mana ada orang seperjuangan yang melupakan sahabat nya


karena cahaya. “ooh... kamu tidak ikhlas mobil nya hancur ya? Berapa biaya nya?


Nanti saya bayar...” cetus mia, padahal dalam hati nya ia ingin membuat varde


merasa bersalah. “lupakan masalah itu. Mengapa kamu melewati pagar pembatasan


wilayah?”  tanya varde yang dari tadi


menunggu ‘utama’ nya, “uhmm... aku...” “mia!” seseorang memanggil mia dari


jarak jauh dan suara nya terdengar familiar. “lina?” saat mia menoleh teman


bertahan hidup nya itu. Tapi warna mata nya tetap warna hijau, tapi siapa yang


mia lihat gadis bermata merah marun tersebut?

__ADS_1


“mia, aku  sangat mengkhawatirkan kamu!” ucap lina


dengan keras nya. “kamu bukan lina yang mata nya berwarna merah marun, kan?”


tanya mia yang terheran heran dengan perubahan drastis tadi. Yang tadi mia


lihat merupakan sosok yang ambisius, sementara yang ini sangat peduli. Yang mana


lina yang asli?


“hah? Mata berwarna merah marun?!”


ucap lina dengan tampang kaget, citizen of alosca juga ikut terkejut. “hai mia!


Kamu kenapa dan darimana?” tanya alosie kepada mia. “d-dia melihat n-neko!”


jawab varde terbata bata, “neko?” tanya mia sambil menengklekan kepala nya ke


licik dan jahat. Semasa di dunia  ia


selalu di bully teman teman nya karena nilai ulangan nya yang jelek dan


memutuskan menjadi psikopat yang paling jahat. Pada tahun 2002  silam, ia dijatuhkan hukuman mati dan menjadi


arwah jahat yang haus akan balas dendam. Ketika kamu bertemu dia, ucapkan ‘10’


karena ia sangat membenci angka tersebut. Maka kamu akan selamat...”  jelas lina panjang lebar. “tapi aku melihat


dia seperti kamu!” ucap mia sambil berteriak dan muka memelas.


“dia bisa berpenampilan seperti siapa

__ADS_1


saja. Bisa seperti aku, varde, lina, dan siapapun yang ia lihat. Tapi sebaik


nya jangan pernah melihat sosok neko...” bisik alosie dengan pelan. “memang


kenapa?” tanya mia penasaran, “jika kamu melihat nya ataupun terlanjur, kamu


pasti akan di katakan ‘bodoh’ dan bermasalah dengan hidup mu...” jelas angel


yang baru saja datang, “barusan  aku


melihat nya” ucap mia dengan santai, sebenar nya kata kata itu tak sengaja di


keluarkan oleh mia dan tak memikirkan akibat jika ia meengucapkan itu. “apa?!”


teriak semua warga alosca termasuk teman teman nya sendiri. “pasti neko tidak


segan segan mengganggu kita...” cetus lina sambil melihat bunga yang ia panggil


‘reesan’ tersebut. “bukan kah tadi kamu berbicara dengan bunga itu?” tanya  mia kepada lina sambil  menunjuk bunga yang ia maksud, “aku tidak


pernah berbicara dengan bunga...” jawab lina sambil mengangkat alis kanan. “bunga


sunflower adalah lambang alosca kingdom, siapa saja bisa berbicara dengan nya. Nama


bunga itu adalah reesan..” jawab alosie sambil melipat tangan nya. “dimana


laras dan jiro?” tanya mia, “laras di toilet, sementara jiro masih berdebat


dengan kursi” jawab alosie enteng. “oh ya, malam ini kamu tidur di tempat


senjata!” kata alosie sambil memberitahu, “kenapa?”  tanya mia.

__ADS_1


PERANG ATAU MATI 30 ON GOING!


__ADS_2