Perang Atau Mati

Perang Atau Mati
perang atau mati 32 (winter)


__ADS_3

Perang atau mati 32


Benar saja, 1


menit  kemudian varde datang dengan wajah


sedikit tergesa gesa. Raut wajah nya saja tidak dapat di tebak sama sekali. Entah


dia kecewa, marah, khawatir, ataupun gembira. “teman teman! Pergi ke sesuatu


yang lebih tinggi 2 meter, sekarang!!” perintah varde sambil menunjuk sebuah tiang


listrik yang kabel nya saja masih menyala sempurna. “maksud mu kita harus  memanjat  tiang listrik itu?” tanya mia kepada varde, tapi varde sudah tidak ada


di depan mia dan laras. Ia menghilang entah kemana.


Alarm alosca


pun langsung berbunyi nyaring, lebih parah nya lagi, alarm itu ada di tempat


mia dan laras berada. Tak lama banyak zombie berkumpul, jumlah nya ratusan


sampai ribuan. Mia dan laras hanya mengginggit jari. Namun mereka cukup


beruntung, karena di bawah mereka ada lubang got, laras langsung membuka tutup


nya dan langsung melompat  kedalam nya,


tak lupa ia menarik kaki mia yang sudah membeku dan penuh keringat.


“mia! Kita berlari


dulu saja! Ternyata ini terowongan bawah tanah!” pandu laras sambil terus memperhatikan

__ADS_1


keadaan di depan nya, mia pun mengekor dari belakang. Ribuan zombie malah ikut


jatuh ke dalam terowongan itu dan mengejar mia dan laras. Sudah beberapa kali


laras dan mia melewati tikungan, zombie itu masih saja terus mengejar. “laras! Aku


sudah kelelahan! Bagaimana ini?!” teriak mia sambil ngos ngosan dan berlari,  karena kelamaan berlari, mia tak sengaja


tersandung oleh batu yang ukuran nya  lumayan besar, sebesar  kepalan


tangan orang dewasa. “laras! Lari!!!” perintah mia sambil memegangi kaki nya


yang cedera.


Laras adalah


orang yang mempunyai perasaan yang baik. Jadi tak mungkin dia meninggalkan mia


di kanan dan kiri laras adalah pasir, ya! Pasir! Laras pun langsung melemparkan


pasir tersebut ke wajah wajah para zombie terus menerus, akhir nya zombie itu menggesak


gesakan mata mereka. Tanpa basa basi, mia langsung berdiri memegangi kaki nya


yang cederan dan langsung mengajak laras pergi dari tempat tersebut.


Sekarang mereka


berjalan melewati koridor. Sebenar nya ada apa? Ada serangan zombie tiba tiba? Atau


ada neko? “aku sangat haus, ada air bersih disini?” tanya mia sambil mengusap


ngusap tenggorokan nya dan tangan sebelah nya memegangi kaki nya yang cukup

__ADS_1


cedera parah, “ada air, tapi kotor...” jawab laras sambil menunjuk bak air yang


masih bersih tapi di dalam nya ada air yang kotor dan sedikit bercak  bercak darah. “mungkin istirahat sebentar


akan menyejukan tenggorokan ku” kata mia sambil menduduki sebuah batu, namun


berbentuk kursi ala kerajaan.


Tiba tiba


ada cahaya kecil berawarna kuning muncul di sebelah mia, laras dan mia pun langsung


memegangi pasir yang ada di sekitar nya dan berjalan mundur ke belakang.  “mia?” panggil seseorang, karena tak sempat


melihat nya, laras langsung melemparkan gundukan pasir tersebut hingga mengenai


muka mia juga. “apa apaan kalian?!” kata seseorang yang tak lain adalah jiro,


ia meletakan tangan nya di pinggang seolah olah ia sedang marah.


“kami pikir


kalian zombie yang membawa senter!” teriak laras sambil membersihkan baju nya


yang terkena noda dari pasir tersebut. Ternyata ada varde juga di sana, varde pun


langsung berlari mendekati mia. “mia, kamu tidak apa apa?” tanya varde sambil


menunjuk luka di kaki mia.


PERANG ATAU


MATI 33 ON GOING!

__ADS_1


__ADS_2