Perang Atau Mati

Perang Atau Mati
perang atau mati 28 (tunggu!)


__ADS_3

Perang atau mati 28


Reesan  menggeleng pelan, “tak tahu...” jawab reesan.


”oh ya, tadi kamu bicara apa dengan lina?” tanya mia dengan nada polos agar tidak


salah tingkah yang membuat reesan curiga. “te bitsune...” jawab reesan sambil


menundukan kepala nya, “apa nya yang tidak ada apa apa?! Kamu sudah membuat lina


marah pada ku! Lebih baik aku pergi saja!” bentak mia kepada reesan, lalu mia


berlari meninggalkan reesan, “gomenasai!!” teriak reesan sambil meminta maaf


pada mia, tapi mia sudah berlari menjauh.


“percuma


saja aku bertanya kepada reesan!! Dia hanya berkata  tidak apa apa! Apa nya yang tidak ada apa


apa?!” omel mia sambil menendang sebuah batu hingga masuk ke kali. Saat ia


melihat ke kali, ada bayangan lina, ternyata mia ada di seberang kali. “niat


reesan memang bagus, tapi mengapa aku merasa tidak enak sama mia?” tanya lina


kepada diri nya. Sebenar nya lina sudah tau bahwa disana akan ada mia.


Selesai mengatakan


itu, lina berjalan hingga tak lagi di depan mia, “hmm... lina mau kemana ya?”

__ADS_1


gumam mia. Mia melihat palang bertuliskan ‘ZOMBIE DANGEROUS’ berarti bahaya


zombie. Berarti di hutan tempat lina berjalan adalah kawasan zombie! Diam diam


mia mengikuti lina sampai ke perbatasan pemisah antara arwahmanusia dan zombie.


Lina sudah melewati garis pemisah itu, “lina!!!” panggil mia. Lina hanya berdiam,


berbalik badan, dan tersenyum, “arigatou gozaimasu, mia chan...” salam  lina sambil melambaikan pelan tangan nya. Karena


takut lina kenapa kenapa, mia menerobos pagar pembatasan. Saat sudah masuk,


terkejut nya mia karena di belakang lina ada zombie yang sudah siap memangsa nya,


“lina, apa  yang kamu lakukan?!” teriak


mia memanggil lina, tapi sebenarnya mia yakin bahwa lina sudah banyak berubah,


marun, pakaian jas dokter nya tergantikan  celana selutut dan hoodie hitam, rambut gerai nya  tergantikan kunciran ponytail. Dari situlah


mia yakin bahwa itu bukan lina yang ia kenal. “lina! Dengarkan aku dan jawab pertanyaan


ku! Aku...” mia tidak melanjutkan kata kata nya karena ucapan itu keluar begitu


saja dari mulut nya tanpa ia pikir matang matang. “apa? Kau bodoh!...” bentak


lina kepada mia. Mia sangat kaget dengan perkataan lina, karena lina yang dulu


terkenal perkataan nya yang halus dan suka bercanda, beda dengan yang mia lihat


di depan nya. Perlahan lahan, lina sudah lenyap di hadapan nya dan zombie itu

__ADS_1


berjalan mendekati mia, oh tidak! Pagar pembatasan itu telah berubah menjadi


cahaya pengantar dimensi lain, mia lebih memilih mati di gigit zombie dan hidup


di Alosca selama lama nya daripada mati kelaparan di dimensi lain.


Jarak 3


meter memisahkan mia dan zombie itu. Mia sangat takut, berangkali ia masih


menyayangi nyawa nya. Tiba tiba ada sebuah tangan dari dalam cahaya yang menarik


bahu mia hingga ia terjatuh  ke dalam nya.


“kyaaaaaaaa!!” teriak mia. Mia sangat yakin bahwa  tangan itu adalah tangan milik alien, tapi


mengapa alien itu memakai sarung tangan?


“shtt... ini


aku mia!” bisik orag itu, “kamu siapa ya?” tanya mia terheran heran. Saat mia


menyapu pandangan nya, terlihat lah laras, jiro, yeong, dan citizen of alosca


yang mengkhawatirkan nya. “aku adalah...”  kata orang itu  yang menyelamat


kan mia.


PERANG ATAU MATI


29 ON GOING!

__ADS_1


__ADS_2