Perang Atau Mati

Perang Atau Mati
perang atau mati (hilang)


__ADS_3

Perang atau mati 34 (hilang)


“hilang?!”


tanya jiro yang sedang membawa obor kecil. “iya! Mereka kemana ya....?” tanya


alosie sambi mengginggiti kuku dan berkeringat dingin. “kita cari saja, mungkin


mereka tidak kenapa kenapa, tapi...” ucap angel yang ikut rombongan itu juga,


sementara yang lain hanya menunggu jawaban nya, “mungkin saja mereka mengalami


kendala...” lanjut angel yang sedang menggaruk punggung nya yang tidak gatal


itu, citizen of alosca pun langsung panik.


Keadaan


varde dan laras...


“huwaaaa! Aku ingin pulang!! Andai waktu bisa di ulang!!”


rengek laras sambil menarik narik rambut ungu cerah milik varde, sementara


varde hanya dapat diam dan menyaksikan pemandangan pasir yang ada di depan nya.


“varde! Aku ingin pulang!” tangis laras sambil menarik narik penutup mata yang


varde pakai, lagi lagi varde hanya diam tak berkutik. “aku juga ingin pulang,


laras.... tapi aku tidak tahu cara untuk kembali ke rumah....” balas varde


sambil merapikan poni nya, “benarkah begitu?” tanya laras yang tiba tiba


berhenti menangis, “ya, aku merindukan rumah ku, tapi bagaimana kita dapat


bertahan terlalu lama di luar sana? Sementara malaikat maut ada dimana mana,


jadi lakukan lah apa yang bisa kamu lakukan. Kalau kamu ragu, coba lah apa yang


baru.  Tapi kalau semua nya tak dapat di


lakukan, kamu tahu bahasa inggris nya bulan dan pintu?” tanya varde sambil

__ADS_1


mengusap pelan mata kanan nya, “bahasa inggris nya bulan dan pintu kan


‘moondoor’...” jawab laras. “eh bentar, moondoor itu maksud nya mundur” tambah


laras sambil menyipitkan mata dan mengusap ngusap dagu nya, “ya, benar” jawab


varde sambil menghela nafas.


14.50 AM


“aku seharus nya tidur siang sekarang...” ucap laras sambil


mengucek ngucek mata hitam legam milik nya. “bisakah kamu tahan kantukmu itu


sebentar?” tanya lawan bicaranya yang masih sibuk mengurusi pasir dan sekopnya,


“just a moment, okay?” jawab laras sambil menguap, “hanya sebentar sampai kita


menemukan rombongan alosie...” tambah varde sambil melemparkan sedikit pasir


menggunakan sekop ke dekat selokan kecil. “hey! Jangan lempar pasir nya!” perintah


laras sambil menunjuk selokan bekas varde membuang pasir, “bagi ku itu adalah


nya,”ya, ya” ucap laras sambil cemberut dan menggembungkan pipi nya.


Keadaan citizen of alosca....


“hah?! Kalau kita mau menyelamatkan mereka kita harus putar


balik! Arrrghhh!!” kata alosie sambil mengacak ngacak rambut nya. “kita belum


berjalan terlalu jauh, kita masih bisa menyelamatkan mereka, jangan mudah menyerah,


da. Apalagi soal menyelamatkan teman” nasihat mia, “kak mia benar, kak alosie


tidak bole menyerah apapun keadaan nya, selagi teman itu setia, masih bisa kita


perjuangkan kok” tambah jiro sambil ikut ikutan menasihati alosie. “ya ya,


kalian benar. Sepertinya tidak ada kata menyerah untuk hari ini, esok, dan


selama lama nya!” semangat alosie sambil membenarkan mahkota bunga miliknya. “aku

__ADS_1


suka semangat! Ayo kita selamatkan varde dan mia!” kata angel menyemangati, dan


citizen of alosca sepakat untuk menemui kembali teman teman nya. “bagaimana kalau


selama perjalanan kita bermain tebak tebakan yang bisa mengeluarkan semangat


kita?” usul angel, “ah, aku sedang tertarik untuk bermain” jawab alosie. Jika alosie


mau, pasti yang lain juga mau. “sayur apa yang paling bersinar?” tanya jiro


memulai teka teki nya. “uummm.... tomat?” jawab mia asal asalan, “mungkin kol?”


jawab angel, “ahhh.... mungkin bayam” jawab alosie bangga. “kalian semua


jawaban nya salah” ucap jiro sambil menyilangkan tangan nya. “entahlah, memang


apa jawaban yang tepat?” tanya alosie. “jawaban nya adalah terong, karena habis


gelap terbitlah terong, bwahaahhah!!” tawa jiro sambil memegangi perut nya,


sementara yang lain hanya saling berpandangan. “sapi apa yang banyak warna nya?”


sekarang angel yang bertanya, dan yang lain hanya berpikir keras memikirkan


jawaban yang tepat. “aku tidak tahu jawaban nya apa...” bisik mia. “i surrender!”


kata jiro menyerah dengan pertanyaan yang angel berikan, serumit itu?!. “jawaban


nya adalah sapidol” kata angel sambil mengangkat ke dua tangan nya. “ooh,


sepidol....” kata alosie sambil membulatkan bibir nya. “sekarang siapa lagi


yang ingin bertanya?” tanya alosie, “entah, apa jawaban nya?” kata jiro sambil


membuat pose gaya berpikir. “aku bertanya, bukan memberikan pertanyaan...” kata


alosie sambil menepuk jidat nya”. Saat itu mereka semua berbelok dari tikungan


ke tikungan, namun berakhir dengan menyasar.... “apakah kita baru saja.... berputar?”


tanya angel dengan nada dingin. “kurasa  begitu...” bisik alosie.


PERANG ATAU MATI 35 ON GOING!

__ADS_1


__ADS_2