Perawan Anak Lima 2

Perawan Anak Lima 2
perasaan


__ADS_3

".ASKA MAU LAYANI MAS SEBANGAI SUAMI " kata aska.


" eh " kata dewa terkejut.


" kali ini Aska betul betul mau " kata aska.


" sudah lah tak usah ngak papa kok " kata dewa memeluk guling nya.


" Aska tau mas nikahi hanya karna mau bertanggung jawab atas Aska saja Aska tau. " kata Aska mau menangis.


" bagus lah kalok kamu tau " kata dewa.


" tapi tolong jangan cuekin aska. Aska ngak mau di cuekin mungkin di luar sana Aska di hina di caci maki di siksa Aska ngak perduli karna Aska udah punya keluarga baru. tapi semua sama saja lebih baik Aska pergi " kata aska Keluarga dari kamar dengan keadaan masih menangis


" astaghfirullah sabar " kata dewa mencoba kembali tidur dan mencoba tidak memperdulikan Aska.


keadaan Aska.


Aska masih memakai pakaian lengkap. Aska menangis turun dari tangga.


" tak seharusnya aku terlalu berharap. hancur telah impian ku yg hanya ingin memiliki keluarga bahagia walaupun sederhana " kata aska menangis melewati ruang keluarga.


di ruang keluarga hanya ada Safwan zafwan Raihan dan Rahman. Anna Zulfa Sarah dan Maiza. mereka sedang berbicara sebelum tidur. mereka melihat Aska berlari keluar sambil menagis.


" Aska kenapa nak " kata Maiza.


" ngak papa Bu" kata aska berlari keluar rumah.


" loh Aska kok nangis sambil keluar dari rumah gitu " kata Sarah.


" ada masalah mungkin sama dewa " kata Raihan.


tak lama kemudian hujan turun dengan sangat lebat dan petir menyambar nyambar.


" astaghfirullah Aska kayak kayak mana itu " kata Maiza khawatir.


" za coba bicara sama dewa" kata Safwan.


" baik lah kk " kata Maiza.


di kamar dewa.


" apa aku salah ya telah membiarkan nya pergi " kata dewa tak tau harus berbuat apa.


karna dewa baru pertama kalinya ada masalah dalam rumah tangga. semenjak dewa menjadi suami bagi Husna tak pernah namanya pertengkaran di dalam keluarga mereka ber2.


" dewa mommy masuk ya " kata maiza.


" iya mom " kata dewa.


" sayang ada masalah sama Aska " kata Maiza.


" dewa menolak untuk Aska melayani dewa " kata dewa. dewa menceritakan apa yg terjadi menangis di pangkuan Maiza.


" dewa itu seorang suami seharusnya dewa ngak boleh gitlu. Aska itu masih 19 tahun . dewa harus mengartin perasaan aska. sekarang dewa cari Aska ya " kata maiza.


" iya mom " kata dewa berjalan mengambil jaket lalu mencari Aska.


keadaan Aska.

__ADS_1


" tak seharusnya aku terlalu berharap lebih " kata aska menangis di tengah derasnya hujan


Aska menangis berjalan menuju taman di tengah derasnya hujan dan malam. tak ada seorang pun di sana hanya Aska sendiri. hujan begitu lebat angin begitu kencang petir menyambar nyambar membaut suasana begitu seram.


" di mana lah Aska " kata dewa mencari Aska di mana mana tali tak jumpa.


dewa mencari Aska dari rumah terminal warung yg masih buka dan terakhir di taman. dewa mematikan mobil nya mengambil payung dan berjalan di taman untuk menjadi Aska.


" astaghfirullah Aska di mana sih " kata dewa mencari di setiap sudut ruangan.


" eh itu bukannya baju yg Aska pakai ya " kata dewa mencoba mendekatinya wanita yg terjatuh di tanah tersebut.


" astaghfirullah iya lah ini aska. bisa bisanya pingsan di sini tapi udah perapa lama " kata dewa mengangkat Aska yg pingsan membawanya pulang ke rumah mereka.


di dalam mobil.


dewa meletakkan Aska di dalam mobil. dan dewa menchat Maiza kalok dewa tidak pulang kerumah utama.


sampai di rumah dewa.


dewa melatakkan Aska di bathtub dan menghidupkan air. dewa mengatur air supaya menjadi hangat. dewa memandikan Aska


" ya Allah ini rambut bisa sampai kotor kayak gini " kata dewa melihat rambut Aska.


" mas maaf udah ngerepotin mas " kata aska yg baru saja sadar.


" Aska itu istri saya. Aska ketika saya mengucapkan ijab Kabul dan para saksi bilang sah di situlah semua yg ada pada Aska menjadi tanggung jawab saya " kata dewa.


" makasi ya mas " kata aska masih menangis.


" aturnya itu saya yg minta maaf karna saya ngak ngerti perasaan aska. jujur ketika saya sama almarhum istri saya.. saya ngak pernah ada di posisi seperti ini. kami saling jujur apapun yg terjadi. kalok Aska tidak Aska lebih baik menyimpan segala sesuatu yg terjadi ketibang mau bercerita sama saya. saya pastikan kok saya akan mendengar dengan baik " kata dewa.


" maaf maaf tadi baju Aska kenak lumpur dan saya buka lagain saya juga udah liat dari bawah sampai atas ngak perlu malu " kata dewa membuka seluruh bajunya dan ikut berendam di belakang Aska


" kok aku malah ikut berendam " batin dewa.


" itu mas " kata aska grogi.


" iya " kata dewa.


" mas kok ngak ada suara hanaf dan Hasna ya " kata aska.


" hanaf dan Hasna di rumah utama bukan di rumah ini " kata dewa memeluk Aska dari belakang.


" astaghfirullah aku harus apa " batin Aska.


" boleh peluk kan cuman sebentar saja ngak lama kok " kata dewa.


" boleh kok " kata aska.


Aska merasakan sesuatu yg sedang bangkit di bawah sana. Aska mengetahui apa itu


" mas mau " kata aska melihat wajah dewa


" mana mungkin mas ngak mau " kata dewa.


" kalok gitu Ayuk lakukan sekarang " kata aska. membalikkan tubuh nya menghadap dewa.


" untuk sementara peluk saja dulu nanti lanjut di tempat tidur " kata dewa memeluk Aska.

__ADS_1


tubuh mereka menempel tanpa adanya batasan dengan kain. selesai mandi mereka menuju tempat tidur.


" ayo mulai " kata dewa menatap Aska.


" hheemm " kaga aska.


akhirnya mereka melakukan nya. dengan nikmat nya suasana yg dingin menambah gairah mereka. di balik kenikmatan mereka ada orang yg tersiksa.


di kamar dewa.


" astaghfirullah hanaf jangan nangis dong " kata anna.


" Hasna juga jangan nangis lah " kata zufla.


" mereka mau nya apa sih susu ngak mau popok masih ringan atau jangan jangan mau asi " kata Sarah.


" tapi Aska ngak ada di sini " kata Maiza.


" jadi siapa dong mereka ngak mau diam cucu kakek yg ganteng ini masih gantengan kakek lagi diam ya " kata Raihan.


" Lisa kan habis melahirkan biasanya nya Lisa sedot asi bawa ke rumah sakit untuk anak mereka kan " kata Safwan.


" tapi ini jam 2 malam mereka udah tidur kk kita juga harus tidur " kata zafwan yg sudah sangat mengantuk


" coba ke kamar mereka aja mana tau Lisa mau kasi asi nya sedikit " kata Rahman juga mengantuk.


akhirnya mereka ke kamar putra


" putra bangun put " kata Safwan mengedor gedor pintu.


" bukannya itu suara om Safwan ya " kata putra yg baru selesai sholat tahajud.


" iya om kenapa " kata putra membukakan pintu.


"Lisa asinya banyak ngak " kata Anna.


" lumayan sih Tante tapi kalok untuk asi yg udah di pompa ngak ada " kata putra.


" boleh nggak hanaf sama Hasna minta ASI-nya mereka nangis ini kasian " kata Maiza.


" loh Aska mana " kata putra.


" aska sama dewa udah pulang mereka nitip dulu Hasna sama hanaf " kata zafwan


" tunggu dulu di sini putra bangunin Lisa dulu " kata putra menutup pintu.


" lah kami ngak di kasi masuk " kata Raihan ngak terima.


" siapa bg " kata Lisa.


" itu mereka hanaf sama Hasna nangis Aska dan kk dewa ada di rumah mereka. boleh ngak hanaf sama Hasna minum asi Lisa dulu untuk ini malam aja " kata putra.


" boleh kok bawa aja hanaf sama Hasna nya kemari biar tidur sama kita " kata Lisa.


" ook kalok gitu itung itung tunggu anak kita pulang ke rumah sama kita ya " putra.


¥¥¥¥¥¥


nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya

__ADS_1


__ADS_2