
" data mereka" kaisar
" orang tua anak ini mengalami sakit jantung mereka telah 1 bulan disini mereka berdua akan melakukan operasi jantung tapi karna biyaya yg tidak menyukupi menjadi operasi tidak bisa di jalan kan " kata perawat yg ketakutan
" loh bukan saya sudah merubah peraturan rumah sakit ya kalian tidak membaca nya dengan teliti HAA bagaimana pun kita harus menolong mereka soal pembayaran saya akan tanggung " kaisar sangat marah kali ini.
" tapi " serektak mereka.
" DIAM SIAP KAN SAJA RUANGAN OPERASI " kaisar. mereka di sana terkejut baru kali ini kaisar sangat marah.
" om terimakasi om tanpa om orang tua saya gak akan selamat " anak tersebut.
" apa yg mereka bilang sama kamu nak " kaisar dengan lembut.
" mereka bilang mereka gak akan melakukan pertolongan apapun kalok tidak membayar administrasi nya om ini sudah berlangsung 1 Minggu. mereka membiarkan orang tua saya om " tangis anak itu.
" udah jangan nangis lagi ya. dan siapa aja yg bilang kayak gitu sayang" kaisar.
anak tersebut menunjukkan 3 orang suster di sana dan 1 orang dokter.
" kalian dalam masa percobaan Ketika saya mendengar masalah lagi yg berasal dari kalian jangan harap bisa bekerja lagi " kata kaisar mengendong anak tersebut membawanya ke ruangan nya.
Jamil tetap tinggal di sana.
" kalian saya gak menyangka kerja kalian kayak gini. dokter kai baru pertama kali nya ia sangat marah seperti ini. " Jamil memarihi mereka.
" kalok kalian melakukan kesalan lagi saya gak akan bertanggung jawab bahwa ijin praktek kalian akan di cabut oleh dokter kai " Jamil meninggal kan mereka.
di ruangan kaisar.
ruangan kaisar adalah lantai paling atas rumah sakit ini yg berlantai 30 dan kai di lantai 31. lantai 31 satu hanya para petinggi kedokteran di sana.
" siapa namanya " kaisar memakai kan perban di kepala anak laki laki tersebut.
" nama saya bintang om " bintang.
" umurnya berapa " kaisar.
" umur saya 8 tahun om " bintang.
" berarti kelas 2 SD ya " kaisar.
__ADS_1
" saya gak SD tapi pesantren om " bintang.
" wah hebat dong " kaisar.
" tinggal nya di mana biar om antar " kaisar.
" saya gak tau saya tinggal di mana " bintang.
" loh nomer yg bisa di hubungi " kaisar.
" ngak tau sejak kecil saya hanya di besarkan di rumah tidak boleh keluar sama mama dan papa." bintang.
" pesantren mana " kaisar.
" ngak tau om bintang gak ingat bintang hanya ingat mama papa dan pesantren. " bintang menangis.
" lalu bintang tidur di mana makan apa " kaisar.
" bintang tidur di jalan raya kalok makan bintang belum makan selama 3 hari " bintang.
" kalok gitu om akan pesankan makanan ya biar di bawa kesini " kaisar menelpon ob untuk mengantarkan makanan
" bintang mandi yuk bintang bau loh nanti banyak kuman " kaisar.
" kebetulan baju keponakan om ada 1 di sini pakai itu dulu ya nanti kita beli." kaisar.
kaisar memandikan bintang menyiapinya makan lalu menemani bintang di ruang tunggu operasi.
di ruang tunggu operasi.
operasi jantung itu sangat lama membutuhkan ketelitian yg sangat dalam atau operasi akan gagal.
Tania keluar dari ruang dengan muka sedih. kaisar melihat itu tau bahwa operasi telah gagal.
" dokter bagaimana mama dan papa apa mama dan papa baik baik saja " bintang.
" kai " Tania tak tau harus bagaimana menceritakan nya karna anak ini amesia permanen
" jujur saja " kai.
" maaf kan dokter sayang Allah lebih sayang sama mama dan papa mu " Tania memeluk bintang.
__ADS_1
" Allah emang sayang sama mama papa " bintang.
" bintang mama papa udah pergi untuk selamanya " Tania memeluk erat bintang.
" gak mama papa gak akan meninggal bintang sendiri gak bintang gak mau " bintang melepaskan pelukan nya dan menangis.
" bintang itu sudah takdir sayang itu sudah takdir " kaisar.
" ngak om mama papa gak boleh meninggalkan gak boleh " bintang.
kaisar mengendong bintang bintang tak menolak ia malah nangis dalam pelukan kaisar.
" Tania siap kan pemakaman kita akan melakukan nya sekarang tak baik juga membiarkan nya lama lama " kaisar.
" iya" Tania.
sehabis Magrib mereka langsung memakamkan ke2 orang tua bintang. bintang nangis terus di pelukan kaisar hingga pemakaman selesai.
karna kaisar sedang sif malam maka bintang tidur di ruangan kaisar.
" kai kau serius mau adopsi bintang " Jamil.
" ia aku serius kasian dia gak ada yg ngerawat " kaisar.
" orang tua mu dan keluarga setuju " Tania.
" mereka setuju cuman " kaisar.
" cuman apa " Ilham.
" sari tak suka anak anak " kaisar.
" tapi tak papa setelah semua selesai permasalahan adopsi bintang akan ku masuk kan kedalam pesantren." sambung kaisar.
" kasian loh kecil lagi udah di masuk kan ke dalam pesantren " dewi.
" sebenarnya
¥¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya
__ADS_1
jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan yang.