Perawan Anak Lima 2

Perawan Anak Lima 2
di mulai


__ADS_3

5 hari kemudian.


delapan anak laki laki ini yg akan menempuh waktu selama 2 hari lagi untuk sunat.


" bagimana kalok sunat nya besok saja selesai ambil rapot " kata Maiza.


" bagus juga sih lusa kita buat syukuran nya kan " kata Anna.


" alah mak harinya di percepat " batin mereka ber8.


" assalamualaikum " kata dewa masuk kedalam rumah.


" waalaikum salam " kata mereka.


" baru datang 5 lari yg lalu kemana istri baru nya di bawa ngak " kata Anna.


" bawa kok Aska ayo kesini " kata dewa kepada aska yg masih di pembatas antara ruang tamu dan ruang keluarga.


" ayo masuk ngapain malu " kata Anna.


" assalamualaikum hallo " kata aska.


" waalaikum salam " kata mereka memperhatikan Aska dari bawah hingga atas.


" ayo duduk Aska ngapin berdiri. ini lagi dewa suruh Aska duduk kok diemin " kata zufla.


" iya Tante Aska Ayuk duduk " kata dewa.


" baik lah " kata Aska duduk di samping dewa.


" cucu jida apa kabar kangen nya ayah kalian itu ngak mau bawa kalian kemari mentang mentang baru nikah " kata Anna menggendong hanaf.


"La abuela te extraño" kata zufla


" bahasa apa itu " batin Aska kebingungan.


" mama mungkin kk Aska bingung sama yg mama katakan " Kat tulif.


" maaf mama kelepasan hehe " kata zufla.


" gila mereka orang bule semua ya mukanya ngak ada yg indo apa " batin Aska.


" kai sama Ika kemana " kata dewa.


" mereka masih di rumah sakit. dan Alhamdulillah nya raja udah bisa bernafas dengan tidak mengunakan semua alat yg di pasang di tubuhnya " kata Maiza kesenangan melihat kondisi raja yg setiap hari kunjung membaik.


" Alhamdulillah bagus lah. " kata dewa.


" Andre kok keringatan kali ruangan nya dingin kok " kata putra yg memerhatikan Andre.

__ADS_1


" ngak papa kok om " kata Andre.


" sunat nya om Abi hari ini saja biar acara nya lusa mereka udah bisa sedikit berjalan " kata dewa.


" betul juga itu lagian masih pagi juga " kata Safwan.


" boleh juga " kata mereka.


" TIDAK " kata mereka ber8.


" loh kok tidak cepat sana bersiap siap " kata Safwan.


" baik lah " kata mereka berjalan lemas menuju kamar.


" hehehe " kata dewa.


" kenapa kk " kata putra merasa aneh.


" kk sengaja biar mereka sunat hari ini lebih bagus " kata dewa.


" sudah ketebak " kata mereka semua.


" keluarga suami ku aneh ya " batin Aska.


mereka bersiap siap menuju rumah sunatan.


di rumah sunatan.


" jadi kalok pakai yg ini kayak di tembak nanti baru di kasi bius 4 kali bekas jahitan nya ngak boleh kena air " kata dokter memperaktekkannya di sebuah kayu yg telah di ukir.


" hhmmm " kata mereka.


" jadi mau pakai yg cara pertama kedua apa yg terakhir " kata dokter.


" lebih baik yg ini aja dok gak pendarahan kan" kata anak anak ketakutan.


" tidak pakai yg cara terakhir saja " kata Safwan zafwan Raihan dan Rahman.


" bunda Andre ngak mau di suntik sampai 4 kali " kata Andre memeluk Sarah.


" dek ini ngak pakai jarum ini hanya di tembak saja liat ngak ada jarumnya " kata dokter.


" mama ngak mau " kata Rasyid dan Rayi memeluk Anna.


" kami juga ngak mau ma " kata Taufik dan Syakir.


" apa lagi kami mom " kata Ali dan Isa


mereka masing masing memeluk ibu mereka saking ngak mau di sunat.

__ADS_1


" nanti kalok udah besar dara mau jadi om dokter biar bisa nyunat orang " kata dara menunjuk om dokter tersebut.


" emang mau " kata dokter.


" ya mau lah " kata dara percaya diri.


" udah udah dokter kami pilih yg terakhir yg pakai tembak saya untuk 8 orang ya dok " kata Safwan


" baik lah nanti masuk aja siapa yg mau di Luan di ruang sana " kata dokter menunjukkan satu ruangan.


" baik lah " kata mereka.


" jadi siapa yg mau di Luan " kata Rahman.


" KK RASYID " kata mereka menunjukkan Rasyid.


" loh kok kk sih rayi saja dulu " kata Rasyid.


" lebih baik Taufik saja " kata Rasyid.


" Syakir aja " Taufik.


" Andra lebih baik " kata Syakir.


" Andre saja dia sangat pemberani " kata Andra.


" Ali saja " kata Andre


" lebih baik Isa saja lah " kata Ali.


" bagaimana kalok km Rasyid saya dia kan di Luan lahir " kata Isa.


" yg mana di Luan ini " kata zafwan heran melihat mereka ber8.


" gini aja kk punya cara kita kocok nama saya yg yg pertama keluar dia harus diluan" kata dewa.


" setuju " kata mereka.


dewa mengambil mengocok nama mereka dan urutan nya ialah Rasyid Andra Ali Taufik Isa syakir Rayi dan terakhir terakhir Andre.


" Rasyid ayo masuk " kata Safwan.


" nasip banget bisa nya sama aku yg keluar " batin Rasyid pasrah mengikuti Safwan masuk kedalam ruangan.


Rasyid baring di tempat tidur. di ruangan hanya ada Safwan zafwan Raihan dan Rahman serta dewa yg siap memvidiokan.


" kita mulai ya " kata dokter.


" astaghfirullah astaghfirullah' astaghfirullah astaghfirullah' jangan sampai putus " kata Rasyid

__ADS_1


¥¥¥¥¥¥


nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya


__ADS_2